DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Peristiwa

Perampok Dengan Menggunakan Senjata Api, Diciduk Tim Resmob Polres Rohul Dan Personil Polsek Tambusai

Berita Utama | Sabtu, 28 Sep 2024 - 03:29 WIB

Sabtu, 28 Sep 2024 - 03:29 WIB

Mediakompasnews.Com – Rokan Hulu – Daftar Pencarian Orang (DPO) dugaan Tindak Pidana (TP) Pencucian Dengan Kekerasan…

Putra dari Atih Meninggal Dunia, Dugaan Malpraktik RS Hastien

Berita Utama | Senin, 2 Sep 2024 - 12:30 WIB

Senin, 2 Sep 2024 - 12:30 WIB

http://Mediakompasnews.com – Kab. Karawang – Diduga gegara malpraktik, Atih (64), warga Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meninggal…

Kasus Dugaan Perencanaan Pengeroyokan dan Penganiayaan Oleh Beberapa Oknum

Berita Utama | Sabtu, 31 Agu 2024 - 07:05 WIB

Sabtu, 31 Agu 2024 - 07:05 WIB

http://Mediakompasnews.com – Kab. Sabu Raijua – Terkait kasus dugaan perencanaan pengeroyokan dan penganiayaan terhadap atas nama Yulius…

AMAK Gelar Aksi Damai Terkait Ada Dugaan Surat Tanah Palsu Untuk Kepentingan PSN PIK 2

Berita Utama | Kamis, 29 Agu 2024 - 15:30 WIB

Kamis, 29 Agu 2024 - 15:30 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Tangerang – Aliansi Masyarakat Anti Kezaliman (AMAK) gelar aksi damai untuk penyampaian pendapat…

Pelaku Curanmor Tewas, Didor saat akan Ditangkap Polisi di Tangerang

Berita Utama | Sabtu, 3 Agu 2024 - 05:58 WIB

Sabtu, 3 Agu 2024 - 05:58 WIB

Pelaku Curanmor Tewas Didor saat akan Ditangkap Polisi di Tangerang

http://Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) menjadi perhatian masyarakat dan Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya guna mengungkapnya dan tidak segan-segan Polisi akan lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelakunya.

Tindakan tegas terukur diberikan anggota Reskrim Polsek Ciledug terhadap pelaku curanmor pasca berhasil membawa kabur motor hasil curian dari depan salah satu toko material di Jalan Graha Raya, Kecamatan Pinang, kota Tangerang.

Satu orang pelaku berinisial I alias Gawong diberikan tindakan tegas terukur hingga tewas, lantaran mengeluarkan senjata api rakitan dan menodongkan senpi tersebut kepada petugas saat hendak ditangkap. Sementara satu pelaku lain berinisial IS (26) berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, didampingi Kapolsek Ciledug Kompol Saiful dan Kasi Humas Kompol Aryono mengatakan awal peristiwa tersebut pada Jumat pagi (2/8/2024) saat tim Opsnal Reskrim Polsek Ciledug melaksanakan patroli dan monitoring di wilayah hukumnya.

“Saat melaksanakan patroli di jam-jam rawan itu, tim opsnal Reskrim tersebut mencurigai gerak-gerik dua orang berboncengan motor melintas di jalan Raden Saleh, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang. dan dilakukan pembuntutan,” ungkap Zain dalam keterangannya. Jum’at, (2/8/2024).

Kata Zain, Kedua Pelaku tersebut bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain secara random mencari sasaran pencurian. Dan benar saja, pada saat di daerah pasar Lembang, ciledug salah satu pelaku turun dan akan mengambil motor. Namun, tidak jadi karena pemilik motor keburu datang.

Selanjutnya, kedua pelaku itu bergerak ke Jalan Paninggilan, Ciledug. Namun kembali gagal beraksi di toko kelontong, kerena pemilik motor keluar mendengar suara berisik.

“Kemudian saat di jalan Cipadu Raya, tepatnya di sebuah minimarket, pelaku kembali bermaksud akan mengambil motor di depan minimarket itu, Namun gagal lagi, karena pemilik motor keluar dari minimarket itu,” jelasnya.

Lanjut Zain, petugas terus membuntuti aksi kedua pelaku itu hingga melintas di Jalan Graha Raya, Kecamatan Pinang. Tepatnya di depan toko material (TKP) pelaku berhasil merusak kunci motor terparkir dan langsung membawa kabur motor korban.

“Mengetahui kejadian tersebut tim berusaha melakukan pengejaran dan penangkapan. Tetapi kedua pelaku tersebut berusaha meloloskan diri hingga dilakukan pengejaran sampai di lampu merah BSD, Serpong, Tangerang Selatan,” katanya.

Dalam aksi kejar-kejaran tersebut di lokasi lampu merah BSD itu polisi berhasil menyergap keduanya. Akan tetapi saat akan dilakukan penangkapan salah satu pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dari balik bajunya dan menodongkan ke arah petugas.

“Melihat pelaku menodongkan senpi itu ke petugas, karena sangat membahayakan keselamatan petugas, anggota langsung bergerak cepat melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku. Hingga menyebabkan pelaku terjatuh dari motor. Sedangkan pelaku yg lainnya berhasil ditangkap tanpa ada perlawanan,” jelasnya.

Untuk pelaku yang tertembak itu terang Kapolres, langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur oleh polisi guna dilakukan pertolongan. Namun setelah sampai di rumah sakit pelaku berinisial I alias Gawong ini dinyatakan telah meninggal dunia.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas yakni, motor pelaku dan motor korban, satu pucuk senjata api rakitan, warna hitam, 3 butir peluru, kunci L, 8 buah mata kunci L, 1 kunci magnet dan satu handphone warna hitam.

“Terhadap pelaku lain berinisial IS (28) saat ini telah diamankan di Kantor Polsek Ciledug guna pemeriksaan dan pengembangan karena pengakuan pelaku telah melakukan pencurian dengan sasaran sepeda motor (Curanmor) di 20 TKP, baik di wilayah Ciledug, Pinang, Cipondoh, Bintaro maupun Serpong,” tutup Kapolres.

Penulis: Marhamah
Sumber: Kabid Humas Polres Metro Tangerang Kota/Red KJK

Polisi Ringkus Cepat Pelaku Pembunuhan Petani di Teluknaga

Berita Utama | Jumat, 2 Agu 2024 - 12:38 WIB

Jumat, 2 Agu 2024 - 12:38 WIB

http://Mediakompasnews.com – Kab. Tangerang – Kurang dari 24 jam, Tim gabungan Sat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya dan Unit Reskrim Polsek Teluknaga berhasil meringkus cepat pelaku pembunuhan terhadap seorang petani MS (74) di Kampung Cilampe, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 1 Agustus 2024 sekira pukul 12.00 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia bersimbah darah di kebun garapannya, penuh luka di bagian kepala dan wajahnya pada pukul 20.30 wib.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan keluarga korban langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah itu Tim gabungan mendapatkan petunjuk dan mencurigai orang yang diduga sebagai pelakunya berinisial N alias Baron (42) sesama petani tanah garapan di kampung itu kemudian pelaku dicari dan diamankan,” ungkap Kapolres.

Korban yang biasa bertani itu, ditemukan meninggal dunia setelah keluarga curiga hingga menjelang sore korban tidak kunjung pulang kerumahnya. Setelah dilakukan pencarian sekira pukul 18.00 WIB, korban ditemukan tergeletak di kebun dengan kondisi tidak bernyawa penuh luka di bagian kepala dan wajah.

“Pelaku berhasil diamankan dirumahnya, dan setelah dilakukan interogasi secara detail, mengakui bahwa dialah yang telah membunuh korban. Sehingga atas dasar tersebut pelaku langsung dibawa ke kantor polsek teluknaga untuk proses lebih lanjut,” terang Zain.

Adapun berdasarkan keterangan Pelaku N alias Baron mengakui tega menghabisi nyawa teman sesama petani tanah garapan ini karena merasa sakit hati dituduh korban telah mencuri buah tanaman milik korban.

“Pelaku mengakui telah menghabisi nyawa korban dengan cara memukul bagian kepala dan wajah korban dengan menggunakan kayu. Dan mengakibatkan korban meninggal dunia. Bahwa pelaku melakukan perbuatannya, Kamis (1/8/2024) Siang, sekira pukul 11.00 WIB,” ungkap Kapolres.

Kini, pelaku telah diamankan dan mendekam di sel tahanan Polsek Teluknaga, Polres Metro Tangerang Kota, polisi pun masih dilakukan pemeriksaan mendalam terhadap kejiwaan pelaku. Dan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP atau pasal 351 ayat 3.

“N alias Baron dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun,” katanya.

Penulis: Marhamah
Sumber: Kabid Humas Polres Metro Tangerang Kota/Red KJK

Depan Pospol Kutabumi Ada Proyek Bikin Macet, ini Kata Kapolsek Pasar Kemis

Berita Utama | Kamis, 1 Agu 2024 - 15:06 WIB

Kamis, 1 Agu 2024 - 15:06 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Tangerang -Proyek peningkatan Jalan Raya Kota Bumi Gelam Jaya dikeluhkan warga. Pasalnya, sejak dimulainya pengerjaan jalan tersebut mengakibatkan kemacetan saat jam berangkat kerja (Pagi) dan pulang kerja (Sore).

Ironisnya, tak satupun petugas baik dari Dishub Kabupaten Tangerang maupun petugas Kepolisian setempat membantu arus lalu lintas di lokasi proyek tersebut, terkesan ada pembiaran saat terjadi kemacetan.

Untuk diketahui, bahwa Proyek peningkatan jalan Kuta Bumi – Gelam Jaya milik Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPU) itu dikerjakan oleh CV Adi Surya Contractor dengan total anggaran hampir 1,9 Milyar 90 hari kalender.

Salah seorang warga Kotabumi Johan yang sehari-harinya melintasi jalan itu untuk berangkat kerja mengatakan, proyek peningkatan jalan di Jalan Raya Kutabumi tepatnya di depan Pospol Kutabumi, membuat kemacetan panjang, bagi pengguna jalan baik roda 2 maupun 4.

“Lucunya yang mengatur arus lalu lintas di pengerjaan proyek tersebut adalah bukan dari pihak kepolisian atau Dishub, melainkan orang sipil sambil membawa ember dan meminta sumbangan seikhlasnya kepada pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga heran kenapa bukan aparat baik Dishub atau polisi yang mengatur lalu lintas, di tempat penggalian di tengah jalan tersebut. Padahal, lanjut dia, proyek tersebut ada didepan Pospol Kuta Bumi.

“Saya berharap Instansi terkait segera menurunkan aparat dishub atau polisi untuk mengatur di jam sibuk baik pagi atau sore,” harapnya.

Hal serupa juga terjadi di Jalan Raya Cadas Kukun, tepatnya di Desa Gerudug sebelum Teluk Jakarta jika dari arah Cadas arah kukun. Pembangunan peningkatan jalan tersebut juga menyebabkan kemacetan saat jam kerja dan pulang kerja, tanpa bantuan petugas untuk mengatur lalin.

Masyarakat berharap, agar setiap pembangunan yang bersinggungan dengan kepentingan umum agar di koordinasikan dengan pihak terkait. Agar proyek berjalan lancar tanpa mengganggu akses masyarakat saat beraktifitas.

“Sebagai pengguna jalan yang setiap hari melintasi jalan raya Cadas-Kukun terus terang saya merasa terganggu, coba kalau proyek itu dibantu aparat Dishub atau Polisi saat jam kerja dan pulang kerja, yakin jalan juga agak lancar nggak macet-macet amat,” tukas Srn singkat.

Sementara Kapolsek Pasar Kemis, AKP Ucu saat dikonfirmasi wartawan, via WhatsApp Kamis (1/8) terkait hal tersebut mengaku belum ada koordinasi pihak pimpro kepada aparat terkait.

“Belum ada koordinasi, nanti coba saya colek Kanitlantas ya,” jawab AKP Ucu singkat.

Penulis: Marhamah
Sumber: Red KJK

LBH ARB DPC Lebak, Sebut Kades Pasirkembang Maja Pantas Dilaporkan Jika Terbukti Lecehkan Profesi Wartawan Dan LSM

Berita Utama | Selasa, 11 Jun 2024 - 08:15 WIB

Selasa, 11 Jun 2024 - 08:15 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Lebak – Diberitakan sebelumnya bahwa Kepala Desa (Kades) Pasirkembang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebaķ,…

Berbekal Sajam, Puluhan Remaja Hendak Tawuran Diamankan Polisi di Tangerang

Berita Utama | Jumat, 7 Jun 2024 - 07:00 WIB

Jumat, 7 Jun 2024 - 07:00 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Sebanyak 23 pelajar tingkat SMA dan SMP diduga hendak tawuran diamankan…

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus ART Lompat dari Lantai Atap Rumah Majikan di Karawaci

Berita Utama | Kamis, 6 Jun 2024 - 09:56 WIB

Kamis, 6 Jun 2024 - 09:56 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Polisi berhasil mengusut tuntas atas meninggalnya asisten rumah tangga atau ART…

Usai Dirawat selama 8 Hari, ART Lompat dari Atap Rumah Majikan Meninggal Dunia

Berita Utama | Kamis, 6 Jun 2024 - 09:52 WIB

Kamis, 6 Jun 2024 - 09:52 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Usai mendapatkan perawatan medis selama 8 hari sejak tanggal 29 Mei…

Polisi Tetapkan 1 Tersangka ART Loncat dari Lantai Atap Rumah Bertingkat  di Cimone Karawaci

Berita Utama | Sabtu, 1 Jun 2024 - 13:00 WIB

Sabtu, 1 Jun 2024 - 13:00 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota menetapkan 1 (satu) tersangka penyalur Asisten…

Kesal Tidak Dibelikan Rokok, Anak di Pandeglang Bunuh Ayah Kandung

Berita Utama | Kamis, 30 Mei 2024 - 07:46 WIB

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:46 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Pandeglang – Nasib nahas dialami oleh Rasim (55) warga Kampung Bonghas Tonggoh, Desa…

Polisi Amankan Pelaku Pembacokan saat Tawuran Hingga Menewaskan Satu Remaja di Larangan, Kota Tangerang

Berita Utama | Rabu, 29 Mei 2024 - 02:44 WIB

Rabu, 29 Mei 2024 - 02:44 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tangerang – Polisi berhasil menangkap pelaku pembacokan terhadap ASS (21th) yang meninggal dunia…

Naas Nimpa Parwoto, Terlindas Mobil Damkar Saat Bertugas Evakuasi Kebakaran di Kios Pasar Malam

Berita Utama | Selasa, 14 Mei 2024 - 04:17 WIB

Selasa, 14 Mei 2024 - 04:17 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tegal – Nasib naas menimpa Parwoto alias Gareng (57) salah satu petugas Damkar…

Aktifis JCW Sumenep Laporkan Kasus Pemganiayaan

Berita Utama | Senin, 13 Mei 2024 - 11:01 WIB

Senin, 13 Mei 2024 - 11:01 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Sumenep – Profensi Jawa Timur, Aktifis JCW Sumenep Darrin pada hari Jum’at tgl…

Diduga Konsleting Listrik, Sejumlah Kios di Pasar Malam Kota Tegal Ludes Terbakar

Berita Utama | Senin, 13 Mei 2024 - 10:55 WIB

Senin, 13 Mei 2024 - 10:55 WIB

Mediakompasnews.com – Kota Tegal – Kejadian kebakaran melanda pasar tradisional di Jalan Pancasila Kawasan Alun-alun Kota…

Tersangka Kasus Pembunuhan, Tanpa Perlawanan Diamankan Personil Polsek Kuntodarussalam

Berita Utama | Sabtu, 20 Apr 2024 - 03:15 WIB

Sabtu, 20 Apr 2024 - 03:15 WIB

Mediakompasnews.Com – Rokan Hulu – Seorang Pria, Pelaku dugaan Tindak Pidana (TP) pembunuhan, berhasil diringkus, Personil…

Seorang Guru Madrasah di Tegal Jadi Korban Pembacokan Gegara Obat Warung Aceh

Berita Utama | Rabu, 17 Apr 2024 - 15:53 WIB

Rabu, 17 Apr 2024 - 15:53 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Tegal – Nur Khisom,S.Pd (32) seorang guru Madrasah Aliyah di Tegal menjadi korban…

Polsek Cisarua Cek Lakukan Olah TKP Terkait Meledaknya Gas Elpiji Ukuran 12 KG

Berita Utama | Jumat, 12 Apr 2024 - 10:10 WIB

Jumat, 12 Apr 2024 - 10:10 WIB

Mediakompasnews.com – Kab. Bogor – Telah terjadi Ledakan Gas Ukuran 12kg di Kp Gandamanah Ds. Tugu…