DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Peristiwa / Sorotan

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:46 WIB

Kesal Tidak Dibelikan Rokok, Anak di Pandeglang Bunuh Ayah Kandung

Mediakompasnews.com – Kab. Pandeglang – Nasib nahas dialami oleh Rasim (55) warga Kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.

Rasim tewas di tangan anak kandungnya sendiri gara-gara tidak membelikan sebungkus rokok, Rabu (29/5/2024).

Kapolsek Pulosari, Iptu Aap Ahmad Sapei membenarkan peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Johari (25) terhadap ayah kandungnya sendiri. Dugaan sementara pelaku tega menghabisi nyawa ayahnya karena kesal tidak dibelikan rokok.

Baca Juga :  Setya Kita Pancasila Laksanakan Kunjungan Silaturahmi Kepada Kepala BNPT

Sebelum kejadian, pelaku meminta kepada ibunya untuk dibelikan sebungkus rokok di warung dekat rumahnya, namun sang ibu yang tidak memiliki uang akhirnya tidak menuruti permintaan anaknya. Pelaku yang kesal keinginannya tidak dituruti langsung melempari ibunya menggunakan sebongkah batu, pelaku yang masih kesal langsung melampiaskan amarahnya kepada bapaknya hingga bapaknya meninggal dunia.

“Awalnya pelaku meminta rokok pada orangtua nya namun karena sang ibu hanya memiliki uang Rp10 sehingga tidak dibelikan rokok, pelaku yang marah tidak dibelikan rokok langsung melempar sang ibu menggunakan batu, setelah datang bapaknya langsung dihajar menggunakan batu di bagian kepala,” kata Aap.

Baca Juga :  Rutan Tangerang Gelar Screening Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Kata Kapolsek, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Kepalanya pecah dipukul menggunakan batu, korban meninggal akibat kehabisan darah,” terangnya.

Ia menambahkan, berdasarkan catatan medis, pelaku sempat mengalami gangguan kejiwaan dan sempat dirawat di rumah sakit jiwa daerah Grogol. Pelaku dibawa pulang oleh keluarganya karena keadaannya sudah membaik.

Baca Juga :  Presiden: Pembangunan Dasar IKN Telah Dimulai

“Diduga ODGJ karena ada riwayat dirawat di Grogol tapi karena sudah pulih jadi dipulangkan, namun sekarang mungkin sedang kambuh ya,” tutupnya. (Marhamah/Yusuf)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Presiden Jokowi Serahkan Bonus Apresiasi bagi Atlet ASEAN Paragames Ke-11

Sorotan

Direktorat Jendral Bea Cukai Madura ,Sangat Lemah Memberantas Produksi Rokok Ilegal , Terkesan Tutup Mata

Berita Utama

Forwatu Banten: Tak ada lagi Alasan Pemda Nolak Arahan Kemendagri soal Pemindahan RKUD ke Bank Banten

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Perkuat Kepatuhan Pajak Lewat Sosialisasi Coretax

Berita Utama

LSM PKN Desak Pertamina Tindak SPBU 34-45205 Indramayu atas Dugaan Pungli Rp10 Ribu per Jerigen

Berita Utama

Satgas Yonif 511/DY Laksanakan Doa Bersama Lintas Agama Di PLBN Sota-Merauke

Berita Utama

PT. Asdp Puncak Arus Balik Lebaran 1444H/2023, dari Sumatera ke Jawa Terjadi Dua Gelombang

Berita Utama

Staf dan Karyawan PT. PGUN Tbk Hadiri Acara Resepsi Pernikahan Rekan Kerja Junardi