LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Peristiwa / Sorotan

Kamis, 30 Mei 2024 - 07:46 WIB

Kesal Tidak Dibelikan Rokok, Anak di Pandeglang Bunuh Ayah Kandung

Mediakompasnews.com – Kab. Pandeglang – Nasib nahas dialami oleh Rasim (55) warga Kampung Bonghas Tonggoh, Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.

Rasim tewas di tangan anak kandungnya sendiri gara-gara tidak membelikan sebungkus rokok, Rabu (29/5/2024).

Kapolsek Pulosari, Iptu Aap Ahmad Sapei membenarkan peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Johari (25) terhadap ayah kandungnya sendiri. Dugaan sementara pelaku tega menghabisi nyawa ayahnya karena kesal tidak dibelikan rokok.

Baca Juga :  Rutan Tangerang Raih Humas Terbaik II

Sebelum kejadian, pelaku meminta kepada ibunya untuk dibelikan sebungkus rokok di warung dekat rumahnya, namun sang ibu yang tidak memiliki uang akhirnya tidak menuruti permintaan anaknya. Pelaku yang kesal keinginannya tidak dituruti langsung melempari ibunya menggunakan sebongkah batu, pelaku yang masih kesal langsung melampiaskan amarahnya kepada bapaknya hingga bapaknya meninggal dunia.

“Awalnya pelaku meminta rokok pada orangtua nya namun karena sang ibu hanya memiliki uang Rp10 sehingga tidak dibelikan rokok, pelaku yang marah tidak dibelikan rokok langsung melempar sang ibu menggunakan batu, setelah datang bapaknya langsung dihajar menggunakan batu di bagian kepala,” kata Aap.

Baca Juga :  Kapolresta Cirebon Hadiri Gerak Jalan Santai dalam rangka HUT TNI ke - 77 Tahun 2022

Kata Kapolsek, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat kehilangan banyak darah akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian.

“Kepalanya pecah dipukul menggunakan batu, korban meninggal akibat kehabisan darah,” terangnya.

Ia menambahkan, berdasarkan catatan medis, pelaku sempat mengalami gangguan kejiwaan dan sempat dirawat di rumah sakit jiwa daerah Grogol. Pelaku dibawa pulang oleh keluarganya karena keadaannya sudah membaik.

Baca Juga :  Bongkar Kebenaran Fakta Proses Tukar Guling Tanah Kas Desa Yang Geger di Masyarakat Sumenep

“Diduga ODGJ karena ada riwayat dirawat di Grogol tapi karena sudah pulih jadi dipulangkan, namun sekarang mungkin sedang kambuh ya,” tutupnya. (Marhamah/Yusuf)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Hati-hati Modus Penipuan Lewat Telepon, Berikut Ini Tips Cara Hindarinya

Banten

Rapat Paripurna, Perda Kota Layak Anak Disahkan DPRD Kota Tangerang

Berita Utama

Indonesia Usung Pemberantasan Perdagangan Manusia Dibahas Pada KTT Ke-42 ASEAN

Berita Utama

Belum Kantongi Izin, Pemkot Tangerang Hentikan Pembangunan Tower BTS di Buaran Indah

Berita Utama

Tegal Pesisir Karnaval 2023, Pamerkan Keragaman Budaya Tegal

Berita Utama

Sambut Hari Kartini, Kartini Bamus Maskot Tangerang Bersama Karang Taruna Cipondoh Bagikan Takjil dan Santunan Anak Yatim

Berita Utama

Ganjar Pranowo, Ketua Lembaga, Menteri hingga Ketua Umum Parpol Hadiri Pernikahan Putri Ketua MPR RI Bamsoet

Berita Utama

Terkait Pelemparan Rumah Sekdes Hamparan Perak, Jajaran Kepolisian Buru Pelaku