LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Rabu, 3 Desember 2025 - 13:15 WIB

Rutan Kelas I Tangerang Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Bencana di Sumatera

Mediakompasnews.com – Tangerang – Rangkaian bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menghadirkan duka mendalam bagi masyarakat. Sebagai wujud solidaritas, Rutan Kelas I Tangerang melaksanakan Doa Bersama Lintas Agama pada Rabu (3/12), diikuti oleh pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Islam, Kristen, dan Buddha.

Masing-masing pemeluk agama melaksanakan doa di tempat ibadah berbeda-Masjid At-Taubah, Gereja Oikumene, dan Vihara Dharmavira-dipimpin langsung oleh pembina kerohanian dari setiap agama.

Doa bersama tersebut memancarkan suasana haru sekaligus kebersamaan yang kuat. Meski berbeda keyakinan, seluruh peserta dipersatukan oleh rasa kemanusiaan untuk memanjatkan doa demi keselamatan para korban bencana.

Baca Juga :  Jelang Piala Dunia Bola Basket 2023, Progres Pembangunan IMS GBK Capai 74%

Kepala Rutan: “Ini Bentuk Rasa Empati yang Harus Kita Jaga”

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab moral sekaligus penguatan nilai toleransi di lingkungan pemasyarakatan.

“Doa bersama ini adalah wujud empati kita terhadap saudara-saudara yang sedang ditimpa musibah. Melalui doa lintas agama ini, kita berharap mereka diberi kekuatan, perlindungan, dan pemulihan segera oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Irhamuddin.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga pengingat pentingnya persatuan di tengah perbedaan.

Baca Juga :  Ajang F1H2O Jadi Kebanggaan Baru Masyarakat Toba

“Di sini kita belajar bahwa kemanusiaan adalah jembatan yang menghubungkan semua agama. Semangat inilah yang akan terus kami tanamkan kepada seluruh Warga Binaan,” tambahnya.

Perwakilan pembina kerohanian Kristen, Pdt. Samuel, juga menyampaikan pesan penguatan dalam momen ini.

“Kesedihan yang dirasakan saudara-saudara kita di Sumatera adalah kesedihan kita bersama. Doa hari ini adalah bentuk kasih yang menyatukan kita sebagai sesama manusia,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu Warga Binaan dari umat Buddha, Budi Santoso, berharap doa ini menjadi energi positif untuk para korban.

Baca Juga :  Pemdes Bicabbi Melalui BPRS Bhakti Sumekar Realisasikan BLT DD Tahap IV

“Kami di sini mungkin terbatas oleh tembok, tetapi doa kami tidak pernah terbatas. Semoga saudara-saudara kita di Sumatera diberi ketabahan,” tuturnya.

Setelah rangkaian doa selesai, seluruh peserta melakukan sesi refleksi di rumah ibadah masing-masing. Momen ini menjadi pengingat bahwa bencana yang terjadi mengajarkan pentingnya kepedulian dan solidaritas tanpa batas.

‘Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan yang memperkuat nilai kemanusiaan, toleransi, serta persatuan lintas keyakinan,” tutupnya.

Penulis: Marhamah
Sumber: Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sepelekan Peringatan Keras Pj. Gubernur Babel Tambang Ilegal Kace Di Timur Konghin Kembali Beraktifitas

Berita Utama

Pawai Ta’ruf MTQ Ke XLI Inhu,Rohul Peserta Pawai Terpanjang Dan Teramai

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Kiprah Guru Besar UNPAD Prof. Dr. I. Gde Pantja Astawa di Bidang Hukum

Berita Utama

Kasad Resmikan Gedung Siber dan Masjid Abdurachman.

Berita Utama

Jaksa Agung Tegaskan Pentingnya Konsep Penegakan Hukum Humanis

Berita Utama

Pastikan Kamtibmas Kondusif, Bhabinkamtibmas Pejaten Barat Aiptu Sarnadi Rutin Melakukan Patroli di Wilayah Hukumnya

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Gelar Ibadah Natal Penuh Khidmat, Haru Biru Pertemuan Warga Binaan dan Keluarga

Berita Utama

Panitia PHBI Desa Rambah Jaya Gelar Pawai Takbir Keliling Se Desa Rambah Jaya