DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Hukum dan Kriminal

Sabtu, 11 Februari 2023 - 12:27 WIB

Bagai Trik Sulap Rp 3,4 M Pengadaan Meobelair Dispendikbud Madina, KPK Diminta Periksa

Mediakompasnews.com – Madina – Sumatera Utara – Adanya perogram Pengadaan Meubelair di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) tahun anggaran (TA) 2022. Diduga ada permainan bagaikan trik sulap.

Pasalnya, pengadaan meubelair berupa puluhan unit meja, kursi, lemari dan papan tulis bagi para siswa dan guru di 23 set 22 untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 49 set untuk 48 Sekolah Dasar (SD) itu mengindikasikan dugaan adanya ‘permainan persekongkolan jahat’.

“Adapun, untuk nilai SP pada pengadaan meubelair ke Sekolah Menengah Pertama sesuai dengan nomor kontrak 912/115/SP/PPK, Disdik.2022, yakni senilai Rp, 1,119,801, 000,- (Satu Milyar Seratus Sembilan Belas Juta Delapan Ratus Satu Ribu Rupiah).” Ungkap. Syamsuddin Nasution, Ketua DPK Ormas Fron Komunitas Indonesia Satu (FKI 1) Madina kepada wartawan selasa (11-01-2023)

Baca Juga :  Tim Tekab 308 Satreskrim Polsek Penengahan Dan Polres Lampung Selatan Temukan Anak Gadis Hilang

Sedangkan, untuk nilai SP pada pengadaan meubelair ke Sekolah Dasar sesuai dengan nomor kontrak 912/114/SP/PPK-DISDIK/2022, senilai Rp, 2, 375,471,000,- (Dua Milyar Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Juta Empat Ratus Tujuh Puluh Satu  Ribu Rupiah).

“Dan yang paling pital dalam pengadaan tersebut terdapat alamat IP Compiuter atau perangkat yang sama dalam pemesanan barang meubelair itu dan Diduga dikerjakan oleh satu orang dan ada persekongkolan jahat antara Dispendikbud Madina dan Cv.Maju Jaya yang beralamat di kota medan itu.” Ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta mengusut tintas polemik pengadaan meubelair sekolah di Dinas Pendidikan Madina senilai 3,4 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) pada tahun anggaran 2022.

“Pemesanan Barang itu bagaikan trik sulap sekejap mata langsung jadi, Kami akan melaporkan perihal ini ke-Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, karena ada dugaan pengadaan Meobelair Dispendikbud Madina ada kejahatan terselubung.” tegasnya.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Kelola Lahan Perkebunan, Tiba-tiba Muncul Sertifikat Atas Nama Orang Lain

Bahkan ketika Wartawan pertanyakan kepada Saudara Refli Alwi Rifai Siregar diketahu salah satu pihak CV. Maju Jaya perusahaan yang mengerjakan pengadaan meobelair di beberapa Sekolah di Dinas Pendidikan Madina itu bungkem atau enggan memberikan jawaban.

Begini isi pertanyaannya
1. Sebelum proses pemesanan, apakah sebelumnya pihak CV. Maju Jaya (Sdr.Abdul Ibrahim Harahal / Sdr. Refli Alwi Rifai Siregar) sudah pernah melakukan kerjasama dengan pihak Dispendikbud Madina.? (Jawab)

2.Sesuai history alamat GPS atau IP perangkat Compiuter pemesanan tertanggal 24 Nopember 2022. kami temukan, kenapa perangkat tersebut ditemukan dititik koordinat diwilayah yang sama kurang lebihnya di kecamatan Medan denai kota Medan.? (Klarifikasi)

3.Apakah benar Peroses E- Katalognya dilaksanakan didaerah Kecamatan Medan Denai Kota Medan.? (Jawab)

Baca Juga :  Operasi Nila Jaya 2024, Polisi Tangkap 23 Tersangka Berikut Barang Bukti 2,8 kg Sabu, 1.680 Ekstasi dan 7.444 Obat daftar G di Tangerang

4.Apakah dalam peroses pemesanan itu dikerjakan orang yang sama karena kami temukan pemesanan tersebut dengan Perangkat Compiuter yang sama.? (Jawab)

5.Apakah barang/Produk tersebut sudah pernah dijual atau ditawarkan pada periode yang sama dengan harga yang berbeda.? (Jawab)

6. Jika benar, Apa dasar hukum saudara pihak CV.Maju Jaya Melakukan pemesanan dalam satu tempat dengan perangkat compiuter yang sama dan orang yang sama.? (Jawab)

Pertanyaan inipun sempat ditunggu jawabannya 1×24Jam lamanya, aneh Saudara Refli Alwi Rifai Siregar hanya membalas pesan singakt lewat Whatsapnya “Tks
Mantap” Tulisnya.

Ditempat terpisah, Dollar Hafrianto Siregat Plt.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina saat didatangi sedang tidak berada di kantornya, bahkan ketika dihubungi lewat selulernya tidak ada jawaban sama sekali hingga berita ini dibuat.
(GOM GOM)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tersangka Kasus Penggelapan Sepeda Motor, Diamankan Personil Polsek Bonaidarussalam

Berita Utama

Sekertaris DPC AWPI Jakarta Mengecam Keras Terhadap Pelaku Kejahatan Seksual yang Mencabuli Anak di Bawah Umur

Berita Utama

Respon Cepat dari Amuk Warga, Patroli Unit Reskrim Polsek Pinang Amankan Pelaku Transaksi COD Hp Pakai Golok

Berita Utama

Mobil Transportir Tank SKL Datangkan Pengusaha BBM Bio Solar Ilegal

Berita Utama

Dalih “HP Diservis” Disorot, Laporan Dugaan Pencurian di Ciputat Masuk Babak Serius

Berita Utama

Dua Pria Tersangka Sabu Saat Diamankan Oleh Polsek Kabun

Berita Utama

4 Pelaku Tindak Pidana Narkotika di Rokan Hulu Telah Disidang, Satu Diantaranya Ternyata Residivis

Berita Utama

Korban Pencabulan Anak Dibawah Umur di Perkebunan Sawit