LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Kab Lebak / Sorotan

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:55 WIB

Diduga Oknum Kepala Desa Binong Berkali Kali Gadaikan Motor Pentaris Desa Dari Unggahan Video H, Suryadi

Mediakompasnews.com – Lebak – Lagi -lagi Kepala Desa Binong Kecamatan Maja Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadi sorotan. Ketua Ormas Gerakan Masyarakat Peduli Aspirasi Rakyat (Gempar) Kabupaten Lebak, H Suryadi melalui unggahan Video nya, berdurasi 2 menit 58 detik, menuding adanya dugaan penggelapan motor dinas yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Binong Kamis (18/12/2025).

Unggahan itu berupa surat terbuka yang ditujukan kepada Bupati Lebak, Camat Maja, Inspektorat, BPD, hingga Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca Juga :  Polres Rohul Giat Patroli Karhutla Dan Sosialisasi Maklumat Kapolda Riau Tentang Karlahut

“Lebih krusial lagi, gaji RT hingga kini sudah dua tahun tak pernah di bayar. Untuk itu, kami mendesak agar pihak yang berwajib segera mengambil tindakan tegas dan terukur.” ujar Suryadi.

“Khususnya Camat Kecamatan Maja dan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) jangan pasif dan menganggap enteng persoalan ini. Lakukan tupoksi Audit investigasi.” imbuhnya

Baca Juga :  Pria Ini Ditangkap Personil Polsek Kuntodarussalam, Tenyata Begini Kasusnya

Suryadi menambahkan, Berdasarkan Undang Undang nomor 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Apabila terdapat kerugian negara, maka Kepala desa harus mengembalikannya, diberikan waktu selama 60 hari.

“Kalau tidak bisa mengembalikan, maka Inspektorat bisa melayangkan surat rekomendasi terhadap Aparat Penegak Hukum untuk ditindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya

Ia menuturkan, pada tahun 2024, Pemerintah Desa Binong kembali membeli motor dinas, namun lagi-lagi kendaraan tersebut sampai saat ini tak diketahui rimbanya. kata dia, Tindakan ini sudah memenuhi unsur penyalahgunaan wewenang atas aset negara.

Baca Juga :  Lapas Pasir Pangarayan Gandeng TNI Geledah Hunian Warga Binaan

“Melanggar Pasal 374 KUHP tentang penggelapan oleh orang yang menguasai barang karena jabatan, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun,” tegasnya.

Upaya konfirmasi dari awak media masih terus dilakukan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait hingga berita ini ditayangkan.

(Rohim)

Share :

Baca Juga

Banten

FWJ Indonesia Dukung Polri Usut Tuntas Pelaporan Burhanuddin Syamsu

Kota Sukabumi

Viral!!! Adanya Dugaan Rekayasa Anggaran Dana BOS Oleh Oknum Kepala Sekolah Menengah Atas di Kota Sukabumi

Berita Utama

Gudang DPR Kenanga Cipondoh, Diduga Dijadikan Pengoplosan Gas Elpiji

Berita Utama

LSM GANN: APH Polsek Cengkareng Tindak Tegas Peredaran Obat Keras Daftar G

Berita Utama

Kelurahan Bunder Tutup Mata, Tanah Industri yang di Jadiin Usaha Peleburan Aluminium Ilegal

Berita Utama

Presiden Jokowi dan Menteri ESDM Didesak Cabut Izin Tambang PT MSM dan PT TTN, Anak Perusahaan PT ARCHI INDONESIA Tbk

Banten

Wow… Aktivis Muda Lebak Desak Badan Kepegawaian Daerah Berikan Sanksi Disiplin Kepada Kepala UPTD Sertitifikasi Dan DLHK

Berita Utama

Manager PTPN IV Palmco Rigional 3 Pks Sei Rokan Andri Selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari lahirnya Pancasila