LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Kota Sukabumi / Pendidikan / Sorotan

Selasa, 26 November 2024 - 04:59 WIB

Viral!!! Adanya Dugaan Rekayasa Anggaran Dana BOS Oleh Oknum Kepala Sekolah Menengah Atas di Kota Sukabumi

Mediakompasnews.com – Sukabumi – APH akan segera memanggil oknum Kepsek di salah satu sekolah menengah atas di Kota Sukabumi diduga Kepala Sekolah tersebut merekayasa Anggaran dana Bos tahun 2022-2023.

Hasil investigasi dilapangan berkas pelanggaran dana Bos tahun 2022-2023 sudah masuk di Kajati Jabar, dan akan segera dilakukan pemanggilan untuk oknum kepsek dan beberapa staf sekolah. Selasa (26/11/24).

Baca Juga :  Macet Total! PUSKAPTIS Desak Tour de Ijen 2025 Dibatalkan

Dugaan rekayasa anggaran tersebut bernilai cukup fantastis yaitu hampir 900 Juta, selain anggaran dana Bos ada juga DAK, yang jadi permasalahan di sekolah tersebut.

Hary,” selaku Ketua Forum Jurnalis Independen Sukabumi (FJIS) juga seorang aktivis, sangat menyangkan adanya oknum kepsek di sekolah tersebut yang masih bermain dengan dana Bos yang dinilai tidak etis karena dana Bos itu dari APBN yang dimana dapat merugikan uang negara, kita berharap APH bisa profesional dan terbuka dengan kasus ini untuk pembelajaran bagi sekolah-sekolah yang lain untuk tidak bermain-main dengan anggaran yang di keluarkan oleh negara untuk dunia pendidikan,”Ucapnya

Baca Juga :  Gudang DPR Kenanga Cipondoh, Diduga Dijadikan Pengoplosan Gas Elpiji

Lanjut Hary” Selain dana Bos ada pun DAK yang diduga tidak sesuai mekanisme nya setau saya sudah tidak di perbolehkan,”Tuturnya

Selain APH, KCD pun selaku leading sektor terkait harus lebih peka dan ambil tindakan terhadap kasus yang di lakukan oleh salah satu oknum kepsek di sekolah menengah atas tersebut.

Sampai berita ini terbit pihak sekolah belum memberikan klarifikasi secara terbuka kepada awak media dan terkesan tertutup.

Baca Juga :  Dana Desa Milik Rakyat Bukan Milik Pejabat, LIN : Kades Sadari Ambil Sikab

(Tim/Red)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Polres Sumenep Terkesan Lamban Tangani Kasus Ijasah Palsu Kades Kangayan

Berita Utama

Usai Dirawat selama 8 Hari, ART Lompat dari Atap Rumah Majikan Meninggal Dunia

Berita Utama

Kemensos Menyatakan Hoax Adanya Informasi Bantuan Pencairan BLT  Ramadhan 2023 

Berita Utama

Sebanyak 60 Jema’at Ikuti Giat Program Minggu Kasih Personil Polsek Rambah Hilir Di Gereja GPI Kumu Baru

Berita Utama

Pantas Diapresiasi Dibawah Komando Kapolres Rohul,Narkotika Jenis Sabu Di Gulung Habis.

Kabupaten Banyuwangi

Cabang Pendidikan Provinsi Kabupaten Banyuwangi Gelar Retreat Pengawas Baru, Dihadiri Oleh PWMOI Banyuwangi

Banyumas

Ketum FWJ Indonesia: Negara Harus Hadir Dalam Penanganan Air Bersih di 12 Desa Kabupaten Pemalang

Pemerintah Daerah

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu Penyampaian Laporan Badan Anggaran KUA-PPAS