LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Hukum dan Kriminal

Kamis, 9 Februari 2023 - 13:24 WIB

RS. Chevani Tebing Tinggi Terkait meninggal Pasien Belum ditangani Operasi

MediaKompasNews – Batu bara.Sumatra Utara – Yan Sudirman (55) warga kelurahan Indra sakti, Kecmatan Air putih Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera utara pasien Rumah Sakit (RS) Chevani Tebing Tinggi, meninggal dunia,  Rabu malam  (01/02/2023) sekitar pukul 20.30 wib.

Keterangan keluarga anak menantu dari alm. Yan sudirman (55) yang bernama Windi didampingi keluarga, dikediaman rumah Alm. Yan sudirman(55), Jum’at malam (03/02/2023) mengatakan: bahwa  alm yan sudirman (55) mengalami penyakit usus lipat, sebelum dilarikan ke rumah sakit Chevani terlebih dahulu dirawat diklinik dr. Swandy simpang bandar tinggi,  Kecamatan Seisuka, Senin (30/01/2023), Pasien dirawat tidak terlalu lama dan  perawat klinik dokter Swandy menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit Chevani Tebing Tinggi.

Dari klinik dokter Swandy ke rumah sakit Chevani Tebing Tinggi tanpa menggunakan surat rujukan, sang perawat sifatnya hanya koordinasi kepada dokter Swandy yang berketepatan dokter Swandy sebagai dokter Specialis dirumah sakit Chevani Tebing Tinggi.

Baca Juga :  Tewasnya Warga Ancol Oleh Oknum Security Outsourcing, PT. PJA Angkat Bicara

Berdasarkan syaran dari perawat klinik dokter Swandy maka kami sebagai keluarga, Senin petang (30/01/2023) langsung membawa pasien yan sudirman (55) ke rumah sakit Chevani untuk rawat inap dirumah sakit Chevani dan pasien langsung ditempatkan diruangan UGD.

Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit Chevani, pasien alm. Yan sudirman mengalami penyakit usus perutnya dan harus dioperasi, pada hari itu rencananya biaya perobatan menggunakan BPJS, namun karena kartu BPJS tidak aktif, maka keluarga mengambil inisiatif pembayaran perobatan melalui umum  dan saat itu langsung membayar uang Rp.3 juta.

Ketidak aktifan kartu BPJS disebabkan kartu BPJS sebelumnya dipergunakan rawat inap pasien di rumah sakit Sapta medika indrapura dan pasien minta pulang sendiri dan keterangannya kartu BPJS akan aktif setelah 14 hari.

Setelah membayar Rp. 3 juta maka proses rencana operasi penyakit perut alm. Yan sudirman (55) akan dilaksanakan, hasil keterangannya bahwa kondisi pasien kadar gulanya tinggi, sehingga senin malam sampai selasa belum bisa dilaksanakan operasi dan masa itu dalam perawatan.

Baca Juga :  Polres Lampung Selatan Amankan Empat Pelaku Judi

Rabu (01/02/2023) kami keluarga mendapatkan informasi dari petugas rumah sakit, bahwa kondisi pasien kadar gula sudah menurun dan nanti pukul 14.00 wib akan dilaksanakan operasi.

Waktu berjalan pukul 14.00 wib dilalui belum juga ada informasi dilaksanakan pelaksanaan operasi terhadap pasien, dan sekitar pukul 15.30 wib kami mempertanyakan prihal kapan dilaksanakan operasi, pada saat itu petugas menyampaikan bahwa dokter yang menangani pasien untuk operasi sudah dihubungi melalui hp seluler, namun hp tidak diangkat, diWhatsApp hanya dibaca, dan petugas menyebut nama dokter Swandy, sekitar pukul 20.30 wib pasien yan sudirman(55) akhirnya meninggal dunia.ujar Windi.

Kami sungguh kecewa atas pelayanan dirumah sakit Chevani atas keterlambatan pelaksanaan operasi orang tua kami, dan akhirnya meninggal dunia  dan uang Rp, 3 juta sudah dikembalikan, sebutnya.

Baca Juga :  Dalam Kurun Waktu Satu Bulan, Polres Tegal Kota Berhasil Ungkap 8 Kasus Narkoba

Senin (06/02/2023) awak media tim konfirmasi kerumah sakit Chevani dan pihak keamanan rumah sakit mengatakan:  humas tidak ditempat.

Kembali awak media tim, Rabu (09/02/2023) mengunjungi rumah sakit Chevani dan diterima oleh humas yang bernama Lisa, diruangan lantai dua.

Diruangan kerjanya lantai dua, Lisa mengatakan, terkait hal ini sudah selesai, kami sudah ketemu pihak keluarga dan wartawan, jadi kami banyak kerja bukan ini saja pekerjaan.

Mendengar pemaparan Lisa, awak media merasa kesal, sebagai humas sebaiknya memberikan informasi transfaran, bahkan lisa memaparkan ada kenal banyak wartawan diTebing Tinggi dan pernah Terlibat menggeluti wartawan UKW.

Setelah awak media tim memaparkan atas tupoksi awak  media, akhirnya Lisa menyarankan konfirmasi saja ke dokter Swandy, sebutnya.(p.g)

Share :

Baca Juga

Hukum dan Kriminal

Polres Sumenep Terkesan Lamban Tangani Kasus Ijasah Palsu Kades Kangayan

Berita Utama

5 Remaja Konvoi Sambil Bawa Sajam Viral di Medsos Ditangkap Polisi

Hukum dan Kriminal

Warga Desa Terong Dihebohkan dengan Maraknya Pencurian di RT 01 – RW 08

Berita Utama

Polsek Teluknaga Tangkap Pelaku Perampasan Motor Berikut 2 Penadah

Banten

Peredaran Narkoba Yang di Kendalikan Dalam Lapas Kelas IA Tangerang, Bukanlah Hal Yang Baru

Berita Utama

Pengangguran Gondol kumpter, di Cokok TEKAB 308 Presisi Polres Lampung Selatan Polda Lampung

Berita Utama

Tim Gabungan Dit Reskrimsus Dan Sat Intel Brimob Polda Kep Babel Amankan 8 Ton Lebih Timah Balok di kediaman Ramon

Berita Utama

Luar Biasa..! Tersangka Kasus Penggelapan Sepeda Moto Diburu Personil Polsek Bonaidarussalam Sampai ke Kota Dumai