LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Pemerintah RI

Senin, 18 Juli 2022 - 13:48 WIB

Presiden Dorong Percepatan Vaksinasi Penguat bagi Masyarakat dan Jemaah Haji

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Presiden Joko Widodo mendorong jajarannya agar mempercepat pemberian vaksinasi Covid-19 penguat atau _booster_ bagi masyarakat. Untuk itu, pemerintah akan mewajibkan vaksinasi penguat sebagai syarat dalam sejumlah kegiatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan persnya selepas rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 18 Juli 2022.

Baca Juga :  Anggota Koramil 414-04/Membalong Giat Melaksanakan Pembersihan Pangkalannya

“Bapak Presiden memberikan arahan agar vaksinasi _booster_ itu dipercepat. Beberapa kegiatan masyarakat nanti akan kita minta agar diwajibkan vaksinasi _booster_ dengan tujuan untuk melindungi masyarakat, kalau terkena jangan sampai masuk rumah sakit, dan jangan sampai wafat,” ujar Budi.

Selain bagi masyarakat umum, Presiden Jokowi juga mengarahkan agar vaksinasi penguat diberikan kepada para jemaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi. Presiden meminta agar para jemaah divaksinasi saat berada di asrama haji sebelum pulang ke rumahnya masing-masing.

Baca Juga :  Ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Dalam Rangka HUT Kodam XII/TPR ke 64

“Bapak Presiden memberikan arahan untuk semua jemaah haji yang pulang dan belum _di-booster_ diminta sambil menunggu di asrama haji sebelum dijemput oleh keluarganya bisa _di-booster_,” ungkapnya.

Menurut Menkes Budi, vaksinasi penguat telah terbukti efektif dalam memberikan proteksi ekstra bagi masyarakat dari kemungkinan dirawat di rumah sakit maupun meninggal. Menkes menjelaskan bahwa secara persentase, mereka yang meninggal dunia akibat Covid-19 merupakan orang-orang yang belum divaksin atau baru divaksin satu kali.

Baca Juga :  Presiden Bagikan Bansos dan Cek Harga Minyak Goreng di Pasar Baros

“Sedangkan yang sudah divaksin dua kali jauh menurun persentase fatalitasnya atau yang wafat kalau terkena dan yang _di-booster_ sudah sangat menurun persentase yang wafatnya atau kalau kena,” tandasnya.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(Ahmad Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Masyarkat Desa Sukaharja Minta Aparat Hukum Polres Lebak Tindak Tegas Oknum Kades dan Pemilik BRILINK BRI Setempat

Berita Utama

Antisipasi Penyelundupan Senpi dan Munisi Melalui Bandara, Danrem 172/PWY Gelar Brifing dengan Instansi Terkait

Berita Utama

Bupati Lebak Hadiri Milad KPJ Rangkasbitung

Berita Utama

Mengajar Secara Langsung Mengatasi Buta Aksara

Berita Utama

APH Di Minta Turuntangan Tidak Tegas Bank Mekar Emok Yang Sangat Meresahkan Masyarakat Kecamatan Muncang

Berita Utama

Kabid Humas Polda Jabar : Up Date Tim DVI Polri Dalam Penanganan Korban Pasca Gempa Cianjur

Berita Utama

Wakapolri Letakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Al Kostoeri

Berita Utama

RW 005 Pecahkan Rekor Dengan Kemenangan Gemilang Dalam Turnamen Bola Voli HUT Desa Suka Damai Yang Ke 44 Tahun 2023