LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Rabu, 26 Oktober 2022 - 01:04 WIB

Belum Setahun Dibangun Irigasi P3TGAI di Cijaha Kecamatan Sajira Lebak Diduga Ambrol

Mediakompasnews.com – LEBAK – Proyek Pembangunan Irigasi, pada Daerah Irigasi (DI) Cijaha yang dilaksanakan oleh Petani Pemakai Pengguna Air (P3A) Desa Sukamarga Kecamatan Sajira Kabupaten Lebak, tahun anggaran (TA) 2022 sudah ambrol. Padahal proyek irigasi ini belum genap setahun, hal ini dikritisi pegiat sosial di Kabupaten Lebak.

“Yang jelas, jika kegiatan irigasi P3TGAI dilaksanakan sesuai RAB dan DED, Insya Allah hasilnyapun akan baik, tetapi jika umur bangunan belum genap setahun sudah ambrol, berarti ada ketidak beresan dalam pelaksanaannya, sehingga wajib ditelusuri,” kata Arif Hidayat, Sekretaris BK-LSM Kabupaten Lebak. Rabu, (26/10/2022).

Baca Juga :  Wamendes Budi Arie Upayakan Hadir dalam Seminar Nasional Rakernas Pewarna 2022

Menurut Arif, pantauannya di lapangan ditemukan sejumlah Kegiatan Irigasi P3TGAI di Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Lebak, diduga dikerjakan asal-asalan, sehingga manfaatnya belum dirasakan secara maksimal oleh para petani,” ucapnya.

“Sejak beberapa tahun lalu, ada beberapa pekerjaan irigasi P3TGAI di Kabupaten Lebak, yang dikerjakan asal-asalan, namun baik pihak konsultan maupun dinas terkait, terkesan tutup mata, terlebih P3TGAI 2022 ini jelas ini tidak bisa dibiarkan, karena anggarannya pun cukup besar,” tambahnya.

Baca Juga :  Kejar kejaran Pelaku Dengan Polisi Di Jalinsum, Berakhir Di Puskesmas

Senada dikatakan Deden, pemerhati pembangunan asal Kabupaten Lebak. Menurutnya, Direktorat Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA), pada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), segera melakukan evaluasi pembangunan irigasi P3TGAI di Kabupaten Lebak.

“Kami meminta Dirjen SDA pada Kementerian PU, segera turun ke Kabupaten Lebak, agar semua proyek irigasi P3TGAI yang dilaksanakan oleh P3A, dievaluasi ulang, bila perlu uji petik lapangan, sebab kami melihat banyak irigasi P3TGAI di Kabupaten Lebak, tidak sesuai fungsinya,” bebernya.

Baca Juga :  Pemdes Tebat Monok Salurkan Beras dan Minyak Goreng kepada 194 KPM

Diketahui, Proyek Irigasi P3TGAI ini, merupakan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang dianggarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). di Provinsi Banten, Satuan Kerja (Satker) pelaksana Irigasi P3TGAI ini, melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian (BBWSC3), Proyek irigasi P3TGAI ini dilaksanakan secara swakelola oleh P3A, dengan anggaran mencapai Rp.195 juta per kegiatan,” tutupnya.

(Nom/Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pria Asal Sumut Ditangkap Personil Satresnarkoba Polres Rohul Di Desa Menaming Dalam Kasus Daun Ganja Kering

Berita Utama

Program Konversi Kompor LPG ke Kompor Induksi Ini Untuk Menekan Angka Impor LPG

Berita Utama

Berantas Kejahatan, Sat Reskrim Polres Lebak Berhasil Ringkus Tujuh Pelaku Curanmor

Berita Utama

Ngeri! Sepasang Suami Istri Tewas Bersimbah Darah Di Rumahnya

Banten

Diduga Memakai Plat Nomor Dinas TNI Palsu, Denpom Jaya/1 Gelar Patroli Razia

Berita Utama

Kapolres AKBP Pangucap Resmi Buka Lat Pra Ops Keselamatan Lancang Kuning 2023 Polres Rohul

Berita Utama

Donor Darah memperingati Hari Bhakti TNI AU yang Ke -75 dan HUT Lanud Hang Nadim yang ke – 3

Berita Utama

Rapat Paripurna DPRD Lampung Selatan penyampaian Ranperda APBD Tahun 2023