LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 02:41 WIB

Usut Dugaan Penyelewengan Dana Proyek Listrik Desa Sungai Kelik, PLN UP2K Kapuas Raya Didesak Buka Informasi

Mediakompasnews.com – Ketungau Hulu, Kalimantan Barat – Dugaan ketidakberesan dalam penggunaan anggaran proyek pembangunan jaringan listrik di kawasan perbatasan Desa Sungai Kelik, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, tahun anggaran 2023, mulai menjadi sorotan masyarakat.

Warga dan sejumlah aktivis lokal mendesak aparat penegak hukum (APH) melakukan pemeriksaan serta mengusut secara transparan dugaan permasalahan dalam pelaksanaan proyek tersebut, termasuk terkait perencanaan, penggunaan anggaran, pengawasan, hingga penyelesaian pekerjaan.
Sorotan muncul setelah kondisi jaringan listrik di kawasan tersebut hingga kini dinilai belum memberikan manfaat sebagaimana yang diharapkan masyarakat. Selasa (8/9/26).

Baca Juga :  Kepala Sekolah SMPN 1 Cikidang di Laporan Ke Kejaksaan Negeri Cibadak Oleh FKWSB

Di sejumlah lokasi, masih terlihat deretan tiang beton yang telah berdiri, namun belum dilengkapi jaringan kabel maupun infrastruktur pendukung lainnya seperti trafo. Lokasi ini dekat perbatasan dengan Negara Malaysia yang di tempuh dengan kendaraan kurang lebih 15 Menit

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai status proyek, realisasi pekerjaan, nilai anggaran yang telah digunakan, serta penyebab pekerjaan belum dapat diselesaikan. Warga juga meminta adanya penjelasan resmi mengenai penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran tahun 2023.

Baca Juga :  AKP Repelita Ginting Berhasil Bongkar Peredaran Narkoba, Dua Tersangka Ditangkap Dengan 24 Paket Sabu

Masyarakat berharap PLN UP2K Kapuas Raya memberikan informasi secara terbuka mengenai progres proyek tersebut, termasuk kendala yang menyebabkan pembangunan jaringan listrik belum tuntas.

Transparansi dinilai penting agar tidak muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Selain itu, warga dan aktivis lokal mendorong dilakukannya audit atau pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang apabila ditemukan indikasi adanya penyimpangan dalam pelaksanaan maupun penggunaan anggaran proyek.

Mereka juga meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti laporan atau informasi yang memiliki dasar dan bukti yang cukup, sehingga persoalan tersebut dapat diketahui secara terang dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat, khususnya warga di kawasan perbatasan yang masih membutuhkan akses penerangan yang memadai.

Baca Juga :  Cukong Timah Ini Ajak Oknum Anggota APH Tambang Pasir Timah Dikawasan Hutan Lindung Rebo

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PLN UP2K Kapuas Raya terkait dugaan ketidakberesan proyek tersebut. Mediakompasnews.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait guna memberikan penjelasan secara berimbang kepada masyarakat.

(Red/Wilo)

Share :

Baca Juga

Sorotan

Calon Ketua DPD Ormas GMPI Sumenep Gelar Tabur Bunga di Makam Pahlawan

Kota Sukabumi

Viral!!! Adanya Dugaan Rekayasa Anggaran Dana BOS Oleh Oknum Kepala Sekolah Menengah Atas di Kota Sukabumi

Kab.Bogor

Sentul City Buldoser Lahan Milik Tetangga Prabowo di Bojong Koneng, Warga Siap Adu Bukti di Pengadilan

Kab.Sumenep

Kades Paberasan Dan Masyarakatnya Menyampaikan Apresiasi Terhadap Polda Jatim Dan Putusan Hakim PN Surabaya 

Sorotan

Azhari Siregar Beserta Keluarga Tidur dengan Atap Bocor

Berita Utama

Drainase Rs Sitanala Diduga tak Berfungsi, Warga Minta Direktur RS Bertanggung Jawab

Berita Utama

Hindari Spekulasi, Polri Terus Perkuat Pembuktian Ilmiah di Kasus Brigadir J

Kabupaten Sintang

Kades Sukau Bersatu Diduga Pemalsuan Ijazah, Agar Segera Diberhentikan