LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Sorotan

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 00:14 WIB

Proyek Pembangunan Prasarana Penunjang Kantor Bupati Belitung, CV.RANGKUTI Diduga Abaikan K3

Mediakompasnews.Com – Belitung -Proyek Konstruksi Fisik Pembangunan Prasarana Penunjang Kantor Bupati Belitung yang bersumber dari Sekretariat Daerah (Sekda)  Pemerintah Kabupaten Belitung, Dengan nilai kontrak tersebut. Perkantoran Bupati Belitung, Kecamatan Tanjungpinang, Kabupaten Belitung, diduga abaikan K3, Jum’at (26/08/2022).

Pasalnya para pekerja bangunan proyek konstruksi fisik pembangunan prasarana penunjang Kantor Bupati Belitung CV.RANGKUTI didapati tidak satupun yang memakai alat pelindung diri (APD) sedangkan dilokasi terpasang papan K3,

Penelusuran awak media di lokasi pekerjaan, para pekerja tidak ada yang memakai rompi, helm maupun sepatu keselamatan dan alat pelindung diri. Padahal perkerjaan tersebut sangat membahayakan, Dilihat dari pemasangan atap yang begitu tinggi.

Baca Juga :  Momentum Nuzulul Qur’an 1444 H, Prabowo Sambut Hangat Habib Jafar di Kemhan

Saat awak media mendatangi proyek pekerjaan ini untuk menayangkan pengawasan proyek, salah satu pekerja menjawab, “tidak ada pak, “ucapnya salah satu pekerja.

Selain membahayakan para pekerja, dan tidak adanya K3 pada pelaksanaan proyek tersebut menyalahi Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Saat awak media konfirmasi melalui telepon whatsApp kepada Direktur
CV.RANGKUTI Bapak Eka. mengatakan kepada awak media, “emang tidak di pasang oleh parah pekerja. padahal alat pelindung diri (APD) sudah ada. “kata Eka

Baca Juga :  Rutan Tangerang Ikrar Berantas Halinar

Lanjut dia, padahal sudah sering saya ingatkan kepada pekerja untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) waktu bekerja, “ucapnnya

“Ini juga sebagai mausakan berarti bagi kita dan juga kita akan tegaskan lagi kepada pekerja. Untuk mengunakan helem, rompi sebagai pengaman.

Awak media juga sempat menanyakan untuk alat pelindung diri (APD) apakah sudah ada di lokasi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 8 Orang Diduga Joki UTBK SBMPTN di Jatim

“Direktur CV.RANGKUTI mengatakan, “semuanya sudah ada, helem sudah ada mereka. Terkadang para pekerja helem ini menjadi centong air mereka, “tegas Eka

“Ini semua akan jadi catatan kita juga. apa-apa yang kurangnya nanti akan kita penuhi kebutuhan para pekerja di lapangan dan nati juga para pekerja akan kita ingatkan lagi agar selalu mengunak alat pelindung diri (APD),
“tutupnya.

(Andri S/time)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM ) Ajisaka Kab.Kediri Ciptakan Anak Didik Berkwalitas.

Berita Utama

SMPN 1 Bakauheni Gelar Upacara HUT Sumpah Pemuda yang Ke-94 Bersama Camat Bakauheni

Berita Utama

Sinergi dan Koordinasi Terpadu Antar Stakeholder, Menjadi Kunci Kelancaran Layanan Natal dan Tahun Baru 2023

Berita Utama

Presiden Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Sidoarjo

Berita Utama

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Takziah ke Kediaman Almarhum Tjahjo Kumolo

Berita Utama

Polri Jangkau Tempat Terisolir Untuk Berikan Pasokan Kebutuhan Pokok

Berita Utama

Pimpin Rakor Penanggulangan Karhutla Tahun 2023 Bersama Forkopimda, Kapolres Rohul Perlu Penyamaan Persepsi

Kota Bekasi

Kuasa Hukum dan Warga Penghuni Apartemen KVA, Harap Polres Metro Bekasi Kota Proses Hukum Secara Adil dan Transparan