LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Berita Utama / Sorotan

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 00:14 WIB

Proyek Pembangunan Prasarana Penunjang Kantor Bupati Belitung, CV.RANGKUTI Diduga Abaikan K3

Mediakompasnews.Com – Belitung -Proyek Konstruksi Fisik Pembangunan Prasarana Penunjang Kantor Bupati Belitung yang bersumber dari Sekretariat Daerah (Sekda)  Pemerintah Kabupaten Belitung, Dengan nilai kontrak tersebut. Perkantoran Bupati Belitung, Kecamatan Tanjungpinang, Kabupaten Belitung, diduga abaikan K3, Jum’at (26/08/2022).

Pasalnya para pekerja bangunan proyek konstruksi fisik pembangunan prasarana penunjang Kantor Bupati Belitung CV.RANGKUTI didapati tidak satupun yang memakai alat pelindung diri (APD) sedangkan dilokasi terpasang papan K3,

Penelusuran awak media di lokasi pekerjaan, para pekerja tidak ada yang memakai rompi, helm maupun sepatu keselamatan dan alat pelindung diri. Padahal perkerjaan tersebut sangat membahayakan, Dilihat dari pemasangan atap yang begitu tinggi.

Baca Juga :  Semarakan Hari Polwan ke 74, Polres Tegal Gelar Berbagai Lomba

Saat awak media mendatangi proyek pekerjaan ini untuk menayangkan pengawasan proyek, salah satu pekerja menjawab, “tidak ada pak, “ucapnya salah satu pekerja.

Selain membahayakan para pekerja, dan tidak adanya K3 pada pelaksanaan proyek tersebut menyalahi Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Saat awak media konfirmasi melalui telepon whatsApp kepada Direktur
CV.RANGKUTI Bapak Eka. mengatakan kepada awak media, “emang tidak di pasang oleh parah pekerja. padahal alat pelindung diri (APD) sudah ada. “kata Eka

Baca Juga :  IGD RSUD Insinyur Sukarno Mendadak Padat Pasien Keracunan Berkat (Makanan)

Lanjut dia, padahal sudah sering saya ingatkan kepada pekerja untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) waktu bekerja, “ucapnnya

“Ini juga sebagai mausakan berarti bagi kita dan juga kita akan tegaskan lagi kepada pekerja. Untuk mengunakan helem, rompi sebagai pengaman.

Awak media juga sempat menanyakan untuk alat pelindung diri (APD) apakah sudah ada di lokasi.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara Ke 78 Gelar Bhakti Kesehatan, Kapolres Rohul Beri Motivasi Pada SLBN

“Direktur CV.RANGKUTI mengatakan, “semuanya sudah ada, helem sudah ada mereka. Terkadang para pekerja helem ini menjadi centong air mereka, “tegas Eka

“Ini semua akan jadi catatan kita juga. apa-apa yang kurangnya nanti akan kita penuhi kebutuhan para pekerja di lapangan dan nati juga para pekerja akan kita ingatkan lagi agar selalu mengunak alat pelindung diri (APD),
“tutupnya.

(Andri S/time)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Bupati Indramayu Berhasil Tarik Pajak Pertamina Balongan Rp 33,9 Miliyar

Sorotan

Aliansi LAB Gelar Silaturahmi Antar Lembaga

Batu Bara

Kabupaten Batu Bara Kembali Dinobatkan Sebagai Kabupaten Layak Anak

Berita Utama

Ormas JBB Lebak Mendesak DPRD Usut Tuntas Terkait Pertambangan Emas Di Cibeber

Berita Utama

Abaikan Arahan Kapolri, Para Oknum APH Ini Nekat Koordinir Tambang Ilegal Mengkubung

Berita Utama

Prajurit Wijayakusuma Terima Sosialisasi dari PT. Bank Woori Saudara (BWS) dan PT. Asabri Persero

Berita Utama

Presiden Joko Widodo Tiba di Sydney

Berita Utama

Milad ke 58th, Heni Gelar Bakti Sosial Kepada Ibu-ibu Janda