LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Banyuwangi / Budaya

Jumat, 6 Juni 2025 - 19:51 WIB

Teguh Eko Rahadi, SAB Menghidupkan Semangat Leluhur Lewat Pencak Sumping

Mediakompasnews.Com – Banyuwangi – Di tengah derasnya arus modernisasi, budaya Nusantara terus menghadapi tantangan untuk tetap lestari. Namun, di Banyuwangi, semangat pelestarian budaya masih berkobar kuat.Teguh Eko Rahadi, SAB, Ketua Generasi Trah Parbu Tawangalun Ing Kedaton MACANPUTIH (GENTA), memimpin gerakan aktif dalam menjaga warisan leluhur, khususnya melalui Pencak Sumping, seni bela diri tradisional yang sarat filosofi.

Ketua Genta Banyuwangi Teguh Eko Rahadi SAB menuturkan,”
Pencak Sumping bukan hanya tentang gerakan dan keindahan seni bela diri, tetapi juga tentang identitas dan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Seni ini mencerminkan keberanian, ketahanan, kehormatan, serta disiplin, nilai-nilai yang menjadi inti dari budaya Banyuwangi dan Nusantara secara lebih luas,” tutur nya, Jumat 06 Juni 2025 Mondoluko Tamansuruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi

Baca Juga :  Frustasi Akibat Hasil Pemilu 2024, Puskesmas Kecamatan Licin Banyuwangi Telah Terima 5 Pasien Kejiwaan 

Dalam Pagelaran Pencak Sumping yang berlangsung di Dusun Mondoluko, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Teguh Eko Rahadi bersama GENTA berperan aktif tidak hanya dalam demonstrasi seni bela diri, tetapi juga dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga tradisi ini agar tetap hidup

Sebagai organisasi yang berakar dalam sejarah dan budaya Banyuwangi, GENTA hadir sebagai penggerak utama dalam melestarikan dan menghidupkan kembali warisan leluhur. Teguh Eko Rahadi menegaskan,” Bahwa pelestarian budaya bukan sekadar nostalgia, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun karakter bangsa. Dengan mendukung inisiatif menjadikan Tamansuruh sebagai “Desa Pendekar”, GENTA berupaya menjadikan budaya bela diri ini sebagai identitas lokal yang tetap relevan di era modern,” ujar nya

Baca Juga :  Kenalkan Nilai Mata Uang Pada Anak Melalui Market Day

Selain itu, partisipasi GENTA dalam kegiatan budaya seperti Pagelaran Pencak Sumping tidak hanya mempererat hubungan komunitas, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami dan menghargai akar budaya mereka. Interaksi langsung antara para pendekar, budayawan, dan masyarakat menjadi bentuk sinergi yang memperkuat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai tradisional.

Di bawah kepemimpinan Teguh Eko Rahadi, SAB, GENTA terus mengukuhkan komitmennya dalam menjaga kelangsungan budaya Nusantara. Dengan berbagai kegiatan yang digelar, organisasi ini tidak hanya mempertahankan sejarah, tetapi juga membawa warisan leluhur ke masa depan, memastikan bahwa nilai-nilai luhur tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern.

Baca Juga :  Anggaran 15 Milyar PKBM Banyuwangi Akan Dilaporkan BP3RI ke Aparat Penegak Hukum

Menutup wawancara Teguh Eko Rahadi SAB berpesan,”Pagelaran Pencak Sumping di Banyuwangi bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah pernyataan bahwa budaya adalah jiwa bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan. Dengan semangat yang tak pernah padam, GENTA terus bergerak, memastikan bahwa Indonesia yang berbudaya, bermartabat, dan berkarakter tetap tegak di tengah arus globalisasi,” pungkasnya

(MSP)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pengajian Ba’da Zuhur di Masjid Jamik Amir Mut’it Jarwal Makkah untuk Jemaah Haji Indonesia

Berita Utama

Kebakaran Rumah Milik Warga, Penyebab Utamanya Diduga Konsleting Listrik

Peristiwa

PERIKHSA Berikan Bantuan Melalui GERAK BS Kepada Korban Korban Gempa Cianjur

Hukum dan Kriminal

Gara Gara Main Judi Online dan Judi Togel Warga Desa Talang Memakai Baju Tahanan

Hukum dan Kriminal

Jadi Kurir Sabu, Seorang Wanita Diamankan Polsek Saronggi

Hukum dan Kriminal

Pelapor DJPL ke KPK Melakukan Investigasi Lapangan, Bekas Tambang Rusak Parah

Daerah

Ketika Jefridin Dihampiri dan Dirangkul Nenek-nenek di Selatnenek

Hukum dan Kriminal

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Dua Pria yang Mencabuli Anaknya