DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Banyuwangi / Budaya

Jumat, 6 Juni 2025 - 19:51 WIB

Teguh Eko Rahadi, SAB Menghidupkan Semangat Leluhur Lewat Pencak Sumping

Mediakompasnews.Com – Banyuwangi – Di tengah derasnya arus modernisasi, budaya Nusantara terus menghadapi tantangan untuk tetap lestari. Namun, di Banyuwangi, semangat pelestarian budaya masih berkobar kuat.Teguh Eko Rahadi, SAB, Ketua Generasi Trah Parbu Tawangalun Ing Kedaton MACANPUTIH (GENTA), memimpin gerakan aktif dalam menjaga warisan leluhur, khususnya melalui Pencak Sumping, seni bela diri tradisional yang sarat filosofi.

Ketua Genta Banyuwangi Teguh Eko Rahadi SAB menuturkan,”
Pencak Sumping bukan hanya tentang gerakan dan keindahan seni bela diri, tetapi juga tentang identitas dan nilai-nilai luhur yang diwariskan dari generasi ke generasi. Seni ini mencerminkan keberanian, ketahanan, kehormatan, serta disiplin, nilai-nilai yang menjadi inti dari budaya Banyuwangi dan Nusantara secara lebih luas,” tutur nya, Jumat 06 Juni 2025 Mondoluko Tamansuruh Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi

Baca Juga :  Tarian Tradisional Dayak Memeriahkan Malam Pergantian Tahun di Panggung Expo UMKM Paser

Dalam Pagelaran Pencak Sumping yang berlangsung di Dusun Mondoluko, Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Teguh Eko Rahadi bersama GENTA berperan aktif tidak hanya dalam demonstrasi seni bela diri, tetapi juga dalam menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga tradisi ini agar tetap hidup

Sebagai organisasi yang berakar dalam sejarah dan budaya Banyuwangi, GENTA hadir sebagai penggerak utama dalam melestarikan dan menghidupkan kembali warisan leluhur. Teguh Eko Rahadi menegaskan,” Bahwa pelestarian budaya bukan sekadar nostalgia, tetapi merupakan langkah strategis dalam membangun karakter bangsa. Dengan mendukung inisiatif menjadikan Tamansuruh sebagai “Desa Pendekar”, GENTA berupaya menjadikan budaya bela diri ini sebagai identitas lokal yang tetap relevan di era modern,” ujar nya

Baca Juga :  Kereen!!! SMAN 2 Bantul, Akan Gelar Panen Karya Projek#3 P5 di Sepanjang Jl. Maliboro.

Selain itu, partisipasi GENTA dalam kegiatan budaya seperti Pagelaran Pencak Sumping tidak hanya mempererat hubungan komunitas, tetapi juga membuka ruang bagi generasi muda untuk memahami dan menghargai akar budaya mereka. Interaksi langsung antara para pendekar, budayawan, dan masyarakat menjadi bentuk sinergi yang memperkuat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai tradisional.

Di bawah kepemimpinan Teguh Eko Rahadi, SAB, GENTA terus mengukuhkan komitmennya dalam menjaga kelangsungan budaya Nusantara. Dengan berbagai kegiatan yang digelar, organisasi ini tidak hanya mempertahankan sejarah, tetapi juga membawa warisan leluhur ke masa depan, memastikan bahwa nilai-nilai luhur tetap hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern.

Baca Juga :  Peringati Haul Pangeran Sutajaya, Pemdes Gebang bersama FKSWG Gelar Donor Darah

Menutup wawancara Teguh Eko Rahadi SAB berpesan,”Pagelaran Pencak Sumping di Banyuwangi bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah pernyataan bahwa budaya adalah jiwa bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan. Dengan semangat yang tak pernah padam, GENTA terus bergerak, memastikan bahwa Indonesia yang berbudaya, bermartabat, dan berkarakter tetap tegak di tengah arus globalisasi,” pungkasnya

(MSP)

Share :

Baca Juga

Ekonomi dan Bisnis

Bupati Sumenep Mendapat Penghargaan atas Desa Berkembang Maju dan Mandiri

Berita Utama

Dalam Rangka Memeriahkan HUT RI ke-77 Warga Perumahan Mulya Asri 2 Gelar Berbagai Perlombaan

Berita Utama

Kapolda Riau Jamu Pemenang Pertama Lomba Film ‘Sogok’ Sampaikan Rasa Bangga Raihan Prestasi

Peristiwa

Respon Cepat Polsek Panongan, Dugaan Penarikan Kendaraan oleh Debt Collector Berakhir Damai

Berita Utama

Polsek Cisarua Cek Lakukan Olah TKP Terkait Meledaknya Gas Elpiji Ukuran 12 KG

Berita Utama

Ungkap Misteri Kasus Kematian Brigadir Yosua, Ketum Peradin ; Jenazah Tak Mungkin Dusta !

Hukum dan Kriminal

Hoax Vidio Percobaan Penculikan Anak Natar Lamsel. Polsek Natar : Wanita ini Alami Depresi

Hukum dan Kriminal

JS. Warga Lumban Lobu Pelaku Kejahatan Seksual tethadap Anak terancam 15 Tahun Penjara