LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Rabu, 14 September 2022 - 02:21 WIB

Anak Durhaka,Gegara Tak Diberi Uang,Pria Tinju Ibu Kandung

Mediakompasnews.Com – Kampar – (14/9/2022) Aksi brutal dilakukan seorang anak terhadap ibu kandung. Dia meninju wajah ibunya tiga kali hingga matanya bengkak, lalu mengurungnya dalam kamar dengan dikunci dari luar.

Peristiwa anak menganiaya ibu kandung ini terjadi di Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Polisi yang menerima laporan langsung menangkap pelaku, pemuda berusia 21 tahun.

Baca Juga :  Hadirkan Atraksi Hiburan Bagi Pemudik, BHC Gelar Pentas Seni Tari Tradisional

Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes mengatakan, kasus penganiayaan itu dipicu masalah uang. Pelaku awalnya meminta uang kepada ibunya, namun tidak diberikan.

“Pelaku meminta uang Rp2 juta kepada korban. Karena tidak punya uang, korban dianiaya pelaku. Antara pelaku dan korban ini anak dan ibu kandung,” ujar Kapolsek, Selasa (13/9/2022).

Dia menjelaskan, penganiayaan ini terjadi di rumah mereka pada Minggu (11/9/2022). Saat itu korban menghampiri ibunya yang berada dalam rumah.

Baca Juga :  "Diduga" Takut Aibnya Terbongkar, Kades Medang di Kab.Batu Bara Konspirasi Lengserkan Ketua BPD

Kepada ibunya, dia meminta uang Rp2 juta dengan alasan untuk biaya perbaikan motor. Namun karena tidak uang, ibunya tidak menyanggupi permintaan anaknya.

“Pelaku meninju dan mengenai mata ibunya sebanyak tiga kali. Akibatnya terjadi pembengkakan,” katanya.

Tidak sampai di situ, pelaku juga membawa paksa ibunya ke dalam kamar dan menguncinya dari luar. Dia mengurung ibunya agar tidak boleh keluar.

Baca Juga :  Tidak Luput, Ka.KPLP Lapas Pasir Pangarayan Geledah Kamar Hunian Warga Binaan Di Malam Hari

“Korban akhirnya baru bisa keluar setelah adiknya datang membantu usai dihubungi. Korban lalu membuat laporan polisi,” ucapnya.

Setelah mendapat laporan, polisi langsung mencari keberadaan pelaku dan menangkapnya.

“Semoga ini jadi pelajaran bagi anak-anak lainnya. Jangan coba-coba melakukan kekerasan pada orang tua,” ujar Kapolsek.

(Samiono)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Babinsa Koramil 414-04/Membalong Mendampingi Pembagian BLT-DD Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat

Berita Utama

Transformasi Desa Binaan Imigrasi, 27 PIMPASA Dikukuhkan untuk Bina Desa di Provinsi Banten

Berita Utama

Personil Polsek Cijaku Polres Lebak Laksanakan Upacara Peringatan hari Kesaktian Pancasila Di Kecamatan Cijaku.

Berita Utama

Sinergi Polda Gorontalo dan Serikat Buruh, Posko Ketenagakerjaan Mulai Beroperasi

Banten

Gabungan Wartawan Tangerang Berbagai Berkah di Bulan Ramadhan

Berita Utama

Kunjungan ke Dapil, Dewi Aryani: Waspada Bahan Pangan Bahaya

Berita Utama

Menerima Telepon Ketua Parlemen Turki, Ketua MPR RI Bamsoet: Turki Kirim Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Gempa Cianjur

Berita Utama

Pemkot Beri Reward kepada 77 Atlet dan 12 Pelatih Berprestasi