LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 06:28 WIB

PT. Sanmaru Pabrik Pengolahan Oli di Kawasan Industri PDP Pasar Kemis Diduga Dijadikan Tempat Penimbunan BBM Jenis Solar 

Mediakompasnews.Com – TANGERANG – kawasan industri PDP (Putra Daya Perkasa) di Desa Suka Asih Kecamatan Pasar Kemis diduga jadi sarangnya para pengusaha ilegal pasalnya selain adanya perusahaan yang merakit salon bloototh kini ditemukan kegiatan yang diduga penimbunan BBM jenis Solar.

 

Setelah tim gabungan media dari Fas Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Banten menyusuri kawasan industi PDP dikawasan industri pasar kemis kembali menemukan kegiatan pengecoran BBM Jenis Solar di lokasi perusahaan PT Sanmaru yang merupakan perusahaan pengolahan Oli, Rabu (23/4/2026)

Baca Juga :  Seleweng Dana Bantuan Parpol, Kejari Pangkalpinang Dikabarkan Bakal Tetapkan Tersangka

 

Saat dikonfirmasi dilokasi tim FRIC DPW Banten ditemui oleh salah satu security perusahann dan tidak diizinkan untuk masuk.

 

Budi S, Salah satu security perusahaan mengatakan, ini bukan solar pak tapi tempat pengolahan oli untuk PT nya itu tertulis PT Samaru, Ucapnya sambil menunjuk ke arah pagar yang bertuliskan PT Samaru.

Baca Juga :  Sempat Viral Akibat Arogansi Seorang Sopir Derek Dengan Warga Ciracas Berakhir Damai

 

Dengan rasa penasaran tim FRIC DPW Banten menyusuri ke arah belakang perusahaan, alangkah terkejutnya selain bau solar yang menyengat tim menemukan armada tangky yang sedang melakukan pengecoran solar di dalam perusahaan tersebut.

 

Dengan adanya temuan tersebut ketua FRIC DPW Banten Habibi mengatakan,”penimbunan solar bersubsidi ini merupakan kejahatan luar biasa karena sangat merugikan masyarakat serta keuangan negara, dan kami meminta segera pihak kepolisian segera bertindak, mulai dari Polresta Tangerang, Polda Banten dan Mabes Polri,” ujar Habibi.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indramayu Penyampaian Laporan Badan Anggaran KUA-PPAS

 

“Selain dengan pihak kepolisian kami juga akan berkordinasi dengan dinas dinas terkait untuk segera melakukan investigasi dan turun ke lokasi,” pungkas Habibi. (Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Korpus BEM SI Apresiasi Kapolri Copot 25 Polisi Terkait Kasus Brigadir Yoshua

Berita Utama

Kepala Sekolah SDN Bantar V Gebang V Sedih Sekolahnya Disegel Oleh Ahli Waris dan Menuntut Walikota Membayar Hak Ahli Waris

Berita Utama

Kelurahan Bunder Tutup Mata, Tanah Industri yang di Jadiin Usaha Peleburan Aluminium Ilegal

Berita Utama

Dana Bantuan KIP Diduga Ada Pungutan Liar di SMA Negeri 1 Sukawangi

Berita Utama

Konser Alan Walker dan Putri Ariani di PIK 2 Berlangsung Kondusif

Banten

PT. Fortuna Sembada Griya Berdaya Arogan Dengan Putuskan Kontrak Kerja Sepihak

Pemerintah Daerah

Musyawarah Desa Cigoong Utara Terkait Pelebaran Lapangan Sepak Bola

Berita Utama

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Sebanyak 7 Kali Status Siaga