DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Senin, 24 November 2025 - 08:39 WIB

Atasi Overkapasitas, Rutan Kelas I Tangerang Bebaskan 33 Warga Binaan Melalui Program Integrasi

Mediakompasnews.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang kembali melaksanakan program integrasi sebagai langkah strategis mengurai masalah overkapasitas dan overcrowding di lingkungan pemasyarakatan, Senin (24/11). Sebanyak 33 warga binaan resmi memperoleh hak integrasi, terdiri dari 24 orang Pembebasan Bersyarat (PB) dan 9 orang Cuti Bersyarat (CB).

Program ini dilaksanakan berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang memberi hak kepada warga binaan untuk memperoleh reintegrasi sosial secara bertahap setelah memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.

Pimpinan: Integrasi Bukan Sekadar Pengurangan Hunian, tapi Pemulihan Sosial

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa mekanisme integrasi merupakan bagian dari komitmen Rutan dalam meningkatkan kualitas pembinaan.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Rutan Tangerang Hadiri Apel Operasi Ketupat

“Program integrasi hari ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengatasi persoalan overkapasitas dan overcrowding. Melalui pembebasan bersyarat dan cuti bersyarat, kami berupaya menciptakan ruang pembinaan yang lebih efektif serta mempersiapkan warga binaan untuk kembali ke masyarakat secara bertahap dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, turunnya jumlah penghuni berdampak langsung pada meningkatnya kualitas pelayanan dan keamanan.

“Ketika hunian lebih terkendali, pembinaan dapat dilakukan lebih optimal. Pengawasan lebih mudah, dinamika keamanan lebih stabil, dan warga binaan lainnya dapat memperoleh perhatian yang lebih manusiawi,” tambah Irhamuddin.

Diawasi Bapas: Warga Binaan Wajib Lapor dan Dibimbing PK

Rutan memastikan bahwa seluruh penerima PB dan CB tidak serta-merta bebas sepenuhnya. Mereka tetap berada dalam pengawasan Balai Pemasyarakatan (Bapas). Warga binaan wajib mengikuti bimbingan, arahan, serta melakukan pelaporan rutin kepada Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

Baca Juga :  Skor Imbang, Presiden Jokowi Optimistis Timnas Miliki Kesempatan Besar di Semifinal Leg Kedua

Langkah tersebut merupakan sistem kontrol untuk memastikan proses reintegrasi berjalan sesuai ketentuan.

Salah satu Pembimbing Kemasyarakatan yang bertugas menyampaikan:

“Kami memastikan setiap klien integrasi mengikuti jadwal pembimbingan. Bimbingan ini penting agar mereka dapat kembali beradaptasi dan menghindari pelanggaran yang berpotensi menghambat masa integrasinya.”

Keluarga: Semua Proses Transparan dan Gratis

Keluarga warga binaan juga menyampaikan apresiasi atas kelancaran program integrasi.

“Kami sangat bersyukur akhirnya bisa berkumpul lagi sebagai keluarga. Semua prosesnya jelas, cepat, dan tidak dipungut biaya apa pun. Terima kasih kepada pihak Rutan yang sudah membantu,” ujar salah satu keluarga warga binaan.

Baca Juga :  Ciputra Hospital CitraRaya Tangerang Resmikan Gedung Extension untuk Menambah Kapasitas Pelayanan

Harapan: Lingkungan Pemasyarakatan Lebih Manusiawi dan Kondusif

Program integrasi ini tidak hanya berdampak positif terhadap warga binaan, namun juga memberikan ruang bagi Rutan untuk meningkatkan kualitas pembinaan secara menyeluruh. Dalam jangka panjang, integrasi diharapkan menjadi bagian dari upaya pemulihan sosial yang berorientasi pada pembinaan, bukan sekadar pemidanaan.

Rutan Kelas I Tangerang menegaskan komitmennya menjalankan pemasyarakatan modern yang manusiawi, berkeadilan, serta mendukung transformasi warga binaan kembali menjadi anggota masyarakat yang produktif.

 

Penulis: Marhamah 
Sumber: Bid. Humas Rumah Tahanan Kelas 1 Tangerang

 

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kapolsek Panongan Melaksanakan Pemantauan dan Pengawalan Giat Pelantikan Peserta PSHT Ranting

Berita Utama

Pria Ditangkap Personil Polsek Kuntodarussalam Dalam Kasus Penghapusan KDRT

Batu Bara

DPRD Batu Bara Setujui Ranperda P-APBD Tahun 2023

Berita Utama

TNI Latih Masyarakat Belajar Musik, Lestarikan Budaya Seni Musik Jawa Barat

Berita Utama

Masjid Agung Islamic Center Rohul Kekurangan Daya Listrik,Badan Pengelola MAIC Tunggu Trafo CSR BRK Syari’ah yang Masih Dalam Proses

Berita Utama

Menkumham Yasonna Laoly Dorong Penguatan Pengawasan Notaris

Berita Utama

Bupati Tegal Ikuti Uji Keterbukaan Informasi Publik di Provinsi Jawa Tengah

Berita Utama

Kementerian ATR/BPN Topang Pembangunan Infrastruktur, Menteri Nusron: Siapkan Panitia Pengadaan Tanah