LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Minggu, 27 November 2022 - 05:43 WIB

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Digitalisasi di Bidang Pendidikan

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo menegaskan pemanfaatan teknologi atau digitalisasi dalam dunia pendidikan merupakan suatu keniscayaan. Keterlambatan dalam bertransformasi digital akan membuat bangsa ini terdisrupsi.

“Setelah berhasil menghadapi pandemi Covid-19, kini bangsa Indonesia juga harus bersiap menghadapi berbagai disrupsi dan persoalan pasca pandemi Covid-19, tidak terkecuali di dunia pendidikan. Para stake holder harus mampu menghadapi berbagai tantangan pendidikan pasca pandemi Covid-19, sekaligus menjawab tantangan digitalisasi di bidang pendidikan yang berkembang pesat selama pandemi Covid-19,” ujar Bamsoet usai menerima CEO dan Owner Greatedu, Ade Irma Setya Negara dan Andi Rahmat serta Rektor Universitas Terbuka Prof. Ojat Darojatdi Jakarta, Minggu (27/11/22).

Baca Juga :  Buka Rapim Kemhan 2023, Presiden: Informasi Intelijen Kunci Hadapi Instabilitas Global

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, digitalisasi di bidang pendidikan harus menjadi solusi agar proses pembelajaran di sekolah ataupun perguruan tinggi bisa terbebas dari segala bentuk belenggu keterbatasan. Pemanfaatan teknologi harus menjadi media yang mampu menopang penyelenggaraan pendidikan. Sehingga hambatan jarak, ruang dan waktu, tidak lagi menjadi persoalan

Baca Juga :  Presiden: Jaga Situasi Kondusif Tanah Air di Tengah Tantangan Global

“Dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 serta menyongsong Society 5.0, program pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi yang sudah meningkat pesat. Pada dharma pendidikan, perguruan tinggi diharapkan dapat melaksanakan sistem pembelajaran yang lebih inovatif melalui penyesuaian kurikulum pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Kepala Badan Hubungan Penagakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini menambahkan, diperlukan pula peningkatan kapasitas peserta didik dalam karakter dan pemikiran, sehingga mampu bersaing dan berjuang dalam kondisi tersulit. Proses pembelajaran juga perlu dioptimalkan sehingga tidak hanya dilaksanakan secara face to face, melainkan juga blended learning maupun full online learning, sehingga dapat meningkatkan intensitas komunikasi belajar antara pengajar dan peserta didik.

Baca Juga :  LAN Banyuwangi Resmi Adukan Dugaan Tipidkor SMA 1 ke Polres Banyuwangi

“Kehadiran Greatedu sebagai platform pendidikan di Indonesia diharapkan mampu membentuk ekosistem pendidikan yang saling terintegrasi dapat segera terwujud. Dimana ekosistem pendidikan tersebut akan menghubungkan para peserta didik, pendidik, kalangan profesional, industri Lembaga pelatihan kerja dan lain-lain, sehingga dunia pendidikan bisa link and match dengan dunia industri,” pungkas Bamsoet.

(Ruslani)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Presiden Jokowi Ajak Presiden Ferdinand Marcos Jr Kunjungi Gedung Sarinah

Berita Utama

Pangdivif 2 Kostrad Hadiri Upacara Pemakaman Almarhum Pratu Anumerta Berly Kholif Al Rohman

Berita Utama

Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin Melaksanakan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Personil Polres Lampung Selatan

Berita Utama

KPU Kota Tangerang MOU Dinas Pendidikan Propinsi Banten, Minat Pemilih Pemula Dalam Pemilu 2024

Berita Utama

Pemerintah Indonesia dan FIFA Sepakati Transformasi Total Sepak Bola Indonesia

Berita Utama

Polda Gorontalo Selidiki Dugaan Keterkaitan Aktivitas Tambang dengan Banjir Pohuwato

Berita Utama

Sambut HUT RI Ke- 77, Pemdes Ambunten Tengah Gelar Berbagai Lomba

Bandar Lampung

Polda Lampung Ikut Serta Dalam Dialog Publik Jelang Pemilu 2024