LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Selasa, 4 November 2025 - 10:37 WIB

Optimalkan Peran Desa Binaan, Kakanwil Ditjen Imigrasi Banten Gelar Sosialisasi IMIPAS BERDAYA untuk Cegah TPPO dan TPPM

Mediakompasnews.com – Tangerang – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Kanwil Ditjen Imigrasi) Banten bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang menggelar kegiatan sosialisasi IMIPAS BERDAYA (Imigrasi Pemasyarakatan untuk Pemberdayaan), bertempat di Aula Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur pemerintahan dari lima desa binaan yakni Desa Tanjakan Mekar, Rajeg Mulya, Rajeg, Jambu Karya, dan Tanjakan. Turut hadir Camat Rajeg serta perwakilan TNI dan Polri yang menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pentahelix guna mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).

Baca Juga :  Direskrimsus Polda Gorontalo Serahkan Tersangka Korupsi Jalan Nani Wartabone ke Kejati

Program IMIPAS BERDAYA merupakan inisiatif Kementerian Hukum dan HAM melalui Direktorat Jenderal Imigrasi untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat desa, khususnya dalam memahami bahaya perdagangan orang, modus perekrutan tenaga kerja ilegal, serta pentingnya pemberangkatan tenaga kerja sesuai prosedur hukum.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Banten, Felucia Sengky Ratna, dalam sambutannya menegaskan bahwa desa binaan memiliki peran strategis dalam pencegahan kasus TPPO dan TPPM di wilayah akar rumput.

Baca Juga :  50 Ekor Kerbau di Kabupaten Rokan Hulu Riau Tergejala Kearah PMK, Petugas Gabungan Turun

“Melalui program ini, kami tidak hanya melakukan sosialisasi, tetapi juga membangun sistem deteksi dini di tingkat desa. Perangkat desa dan masyarakat yang melek hukum keimigrasian adalah mitra strategis kami dalam memutus mata rantai TPPO dan TPPM,” ujar Felucia.

Ia juga menambahkan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar masyarakat desa tidak mudah terjerumus oleh bujukan calo atau jaringan perdagangan manusia.

“Sinergi antara Imigrasi, TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan perlindungan masyarakat. Kami ingin desa binaan menjadi benteng pertama dalam pencegahan kejahatan lintas negara,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Rajeg menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kanwil Ditjen Imigrasi Banten yang telah memilih wilayahnya sebagai desa binaan.

Baca Juga :  Satgas PEN Mabes Polri Datang ke Kalbar guna menyukseskan Program PEN di Provinsi Kalbar

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami di tingkat desa. Banyak masyarakat yang belum memahami bahaya TPPO dan pentingnya prosedur legal saat bekerja ke luar negeri,” ujarnya.

Melalui kegiatan IMIPAS BERDAYA, masyarakat diharapkan tidak hanya lebih paham soal keimigrasian, tetapi juga memiliki wawasan tentang pemberdayaan ekonomi yang legal dan berkelanjutan, sehingga potensi desa dapat berkembang tanpa harus menempuh jalur berisiko.

 

Penulis: Redaksi
Sumber: Humas Ditjen Imigrasi Banten

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Presiden Jokowi Temui Pemain Timnas U-20 di Stadion Utama GBK

Berita Utama

Dandim Bojonegoro hadiri Pembukaan Expo dan Pasar Murah di Ponpes Al Rosyid

Berita Utama

Ridwan Kamil Resmikan Situ Rawa Kalong Hasil Revitalisasi

Berita Utama

Jefridin Happy Pulau Buluh Segera Teraliri Listrik 24 Jam, Tapi Tolong Jaga Pipa Air  

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Karya Patung Maestro Seni Bali I Nyoman Nuarta dan Usulkan GWK Menjagi Aset Nasional

Berita Utama

Akhlak Yang Dicontohkan Nabi, Kabag SDM Polres Lebak Polda Banten Pimpin Ngaji Bareng Kapolres

Berita Utama

Ramadan Penuh Berkah, Rutan Kelas I Tangerang Salurkan Santunan kepada Anak Yatim

Berita Utama

Pria Ini Di Tangkap Personil Polsek Kepenuhan Pelaku Pencurian Berondolan Sawit