DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Pemerintah Daerah

Rabu, 17 Agustus 2022 - 05:36 WIB

Warga RW 03 Pasir Leutik Padasuka Cimenyan Bandung Antusias Merayakan HUT Ri ke-77

Mediakompasnews.Com – Bandung – Masyarakat Warga Pasir Leutik RW 03 Kelurahan Padasuka Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung sangat antusias memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2022.

Salah satu bentuk perayaan hari kemerdekaan RI adalah dengan menggelar sejumlah lomba yang dikoordinir Karang Taruna Tunas Lestari mulai hari Minggu lalu Tanggal 14 Agustus 2022 sampai dengan puncaknya hari ini,Rabu (Tanggal 17 Agustus 2022).Ketua RW 03 Ependi Kurnia menyampaikan”Warga telah diijinkan untuk menggelar berbagai lomba 17 Agustus,

Sebab seluruh wilayah Indoneisa masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1
“Situasi pandemi di Level 1 PPKM tidaklah menghalangi kita untuk merayakan hari kemerdekaan,” kata Ketua RW
Kendati demikian, Ependi mengingatkan warga untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan waspada terhadap pandemi Covid-19.”Warga sangat merindukan kegiata-kegiatan lomba yang dua tahun lalu tidak dilaksanakan karena pandemi Covid-19.sekarang saatnya kita bangkit sesuai dengat tema Pulih Lebih Capat,Bangkit Lebih Kuat”ujar Ketua RW 03

Baca Juga :  Heboh Warga Temukan Bayi Laki-laki di sekitar Bengkel Mobil Pasar Pagi Gelumbang, Kabupaten Muara Enim

Lebih lanjut Ketua Karang Taruna Tunas Lestari Muhamad ihsan awaludin menyampaikan “ucapan terimakasih kepada Ketua RW 03,Ketua RT 01 Sampai dengan 07 dan salah satu tokoh Masyarakat Bapak Irwan Suwarna yang sudah mengarahkan membina Pemuda Pemudi Karang Taruna untuk menyelenggarakan kegiatan HUT RI yang dijadikan sebagai sarana belajar berorganisasi dan menghargai pejuang pendahulu kita yang berkorban harta benda bahkan nyawa.banyak pesan moral yang di sampaikan ketika perlombaan berlangsung.menang kalah bukan yang utama,yang penting kegiatan ini di jadikan ajang silahturahmi dan pesan moral tersampaikan ke putra putri generasi penerus Bangsa.
Lomba yang digelar dari mulai gerak jalan santai yang setiap posnya harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan cinta Tanah air dan Wawasan Kebangsaan, estafet kain sarung,balap karung,lomba klereng,lomba makan kerupuk,lomba masukan pinsil ke dalam botol,roda gila,fashion show,oper tongkat dan yang paling seru estafet tepung yang dilakukan secara berkelompok yang masing-masing berjumlah tujuh peserta. Semua anggota kelompok  duduk berbaris ke belakang
Kemudian, peserta paling depan akan mengoper tepung ke belakang dan diterima oleh peserta di belakangnya. Uniknya, peserta menuangkan tepung tanpa balik badan.
Jadi, muka peserta tak luput dari guyuran tepung yang tumpah dari tangan. Pemenangnya adalah kelompok yang berhasil menuangkan tepung paling banyak. ibu-ibu tidak ragu- ragu dan takut kotor berlumuran tepung.dulu para Pejuang kita berlumuran darah untuk Bangsa dan negara,”tutup ihsan.(One007)

Baca Juga :  Demi Mengenang Masa Latsitarda Tahun 1988 Kapolda Mengunjungi SD 02 Darit

Share :

Baca Juga

Pemerintah Daerah

Kapolsek Pancoran Silatuhrahmi Ke Smp 154 Mendengar Keluhan Guru Serta Memberi Himbauan Tawuran Dan Kenakalan Remaja 

Berita Utama

Ratusan Peserta JRR Dilepas Bupati Rohul H.Sukiman,Didampingi Wabub H.Indra Gunawan

Berita Utama

Presiden Jokowi: Indonesia Siap jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036 di IKN

Berita Utama

Pelantikan Jabatan PPAT dan PPATS di Aula Gedung Agraria Kota Tangerang Berjalan Hikmat

Berita Utama

Kapolri Jenderal Sigit Mendapatkan Gelar Kehormatan Patih Oleh Masyarakat Dayak

Berita Utama

Pengumuman Kelulusan Sekolah, Polres Tegal Kota Gelar Pengamanan Antisipasi Konvoi dan Tawuran

Pemerintah Daerah

Bersinergi Dinas Koperasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah, LAN Ketapang Dan pasarketapang.com Kembali Adakan Bazar Untuk Mengimbangi Inflasi

Pemerintah Daerah

Melestarikan Kearifan Lokal, Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Menghadiri Dan Meramaikan Budaya Tikam Telinga Masyarakat Yanggandur Di Tanah Papua