LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Peristiwa

Selasa, 5 Juli 2022 - 03:57 WIB

Polisi Bergerak Usut Dugaan ACT Selewengkan Dana Umat

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Organisasi kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang fokus penggalangan donasi dana umat belakangan mendadak heboh. Hal ini karena para petinggi dari ACT diduga melakukan penyelewengan dana milik umat demi kepentingan pribadi.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya saat ini tengah mendalami dugaan adanya penyelewengan dana sumbangan di lingkungan organisasi ACT.

“Informasi dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu,” tutur Dedi kepada wartawan, Senin (4/7/2022).

Baca Juga :  Normalisasi Hari ke 5 Sungai Cikambuy Kawasan Modern Land Industrial Estate Cikande, Warga Ucapkan Terima Kasih

Adapun tagar #JanganPercayaACT sendiri menggaung di sosial media Twitter sejak Senin (4/7/2022) dini hari. Menggantikan #JanganPercayaACT, kini bergema di Twitter ‘Aksi Cepat Tilep’. Beragam tanggapan muncul soal beredarnya kabar dana ACT bocor.

Sementara ACT sendiri merupakan kepanjangan dari Aksi Cepat Tanggap, sebuah organisasi kemanusiaan.

Kehebohan ACT ini, bermula dari majalah Tempo edisi Sabtu 2 Juli 2022 mengambil tema Kantong Bocor Dana Umat, Lembaga filantropi Aksi Cepat Tanggap limbung karena berbagai penyelewengan. Pendiri dan pengelolanya diduga memakai donasi masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Hingga H-3, 233 Ribu Penumpang dan 51 Ribu Unit Kendaraan Tinggalkan Jawa menuju Sumatera

Sontak, laporan tersebut menjadi topik banyak dibicarakan di Twitter. Dari situ, muncul tagar #JanganPercayaACT yang perbincangannya terus bergulir di linimasa.

Beberapa warganet mengaku kaget dengan laporan tersebut, mengingat sepak terjang ACT yang dikenal kredibel sebagai badan amal. Oleh karena itu, ada beberapa warganet yang menyebut agar laporan ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Baca Juga :  Dalam Hitungan Hari Polsek Ujungbatu Berhasil mengamankan 4 orang Tersangka Bandar Narkoba Jenis Shabu

“#JanganPercayaACT semoga ini tidak terbukti.. kalau terbukti, beneran bikin sakit hati…semoga tidak terjadi…biar pengadilan yang memutuskan.. hukum berat biar ada efek jera buat pelakunya,” tulis salah seorang warganet.

Sementara, ada pula warganet yang terang-terangan mengaku sudah ragu untuk melakukan donasi lewat ACT. Karena itu, warganet tersebut lebih memilih berdonasi ke orang yang membutuhkan, seperti panti asuhan atau panti jompo.

(Red/AH)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Ketua DPW FRIC Jabar Hj. Widaningsih S.Pd Turun Langsung Pantau Pospam Mudik Lebaran di Terminal Tipe A Kertawangunan Kuningan

Berita Utama

Kapolresta Cirebon Hadiri Kegiatan Silaturahmi Ulama Umara Kabupaten Cirebon

Berita Utama

Kapolda Kalbar Turun Langsung Cek Pos Pam di Kabupaten Sambas

Berita Utama

Kapolres Lebak Secara Virtual ikuti Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1444 H Tingkat Mabes Polri

Berita Utama

Bhabinkamtibmas Desa Balad Monitoring Penyaluran BLT BBM dan BPNT

Berita Utama

Soal Kasus Mutilasi di Mimika, Presiden: Usut Tuntas Kemudian Proses Hukum

Berita Utama

Bapak Manajemen PTPN IV Regional III Kebun SEI Rokan Choiri Menghadiri Kegiatan Pekan Imunisasi (pin) Polio Di Balai Karyawan Tahun 2024

Berita Utama

Sampaikan Duka Cita Mendalam Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Danrem 064/MY: Jadikan Ini Evaluasi