LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / Nasional

Kamis, 13 Oktober 2022 - 12:48 WIB

Wapres Minta Seluruh Pemangku Kepentingan Bersinergi Hadapi Ancaman Bencana

Mediakompasnews.Com – Banjarbaru – Sebagaimana diketahui wilayah Indonesia terletak di daerah iklim tropis yang memiliki dua musim yaitu panas dan hujan dengan ciri-ciri adanya perubahan cuaca, suhu, dan arah angin yang cukup ekstrem. Kondisi ini selain memiliki keunggulan yakni tanahnya yang subur, namun juga dapat menimbulkan beberapa akibat buruk seperti terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan kekeringan.

Akhir-akhir ini, seiring datangnya musim hujan di tanah air, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memberikan peringatan akan potensi terjadinya bencana terutama banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem di berbagai daerah.

Baca Juga :  Panitia PHBI Desa Rambah Jaya Gelar Pawai Takbir Keliling Se Desa Rambah Jaya

Terkait hal ini, Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin pun meminta seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah untuk bekerjasama dan bersinergi dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang telah diperingatkan BMKG.

“Saya minta seluruh pemangku kepentingan bekerja bersama. Jadi bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi juga dinas-dinas semua, termasuk TNI/Polri, semuanya, kita bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi,” tegas Wapres saat dimintai tanggapannya oleh awak media usai menyerahkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat di Sentra Budi Luhur, Jl. Ahmad Yani Km 30, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (13/10/2022).

Terlebih pemerintah daerah, lanjut Wapres, yang harus benar-benar bersiap terutama terkait penyediaan anggarannya, karena BMKG telah memperingatkan potensi ancaman bencana yang cukup besar di berbagai daerah.

Baca Juga :  Pri Wijeksono, Jadi Irup HBA Ke 62 Tahun 2022, Tujuh Aksi Kejari Rohul Direalisasikan

“Ini sebenarnya kan hampir setiap tahun (terjadi), cuma mungkin ada yang lebih besar, lebih kecil saja tergantung dan pada situasi yang kita hadapi. Tahun ini memang (potensinya) dianggap agak besar karena itu seluruh pemangku kepentingan di daerah harus disiapkan dan anggarannya sudah harus disiapkan,” paparnya.

Lebih jauh, Wapres menuturkan bahwa penanggulangan bencana harus menjadi program prioritas di daerah dan pelaksanaannya dengan melibatkan banyak pihak terkait.

“Ini penting, tidak mungkin (bencana) ditanggulangi oleh pemerintah daerah saja, tetapi juga seluruh potensi yang ada di daerah (harus menjalin) sinergi dan kolaborasi (agar) betul-betul menjadi satu kesatuan,” tegasnya.

Baca Juga :  Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati Kasad : Jadilah Agent Of Change Di Satker Masing-Masing

Seluruh pemangku kepentingan, lanjut Wapres, harus menjadi satu bangunan yang saling menguatkan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Seluruh pemangku kepentingan di daerah semuanya, tokoh masyarakat, akademisi termasuk juga tentu para ulama, (harus) ikut membantu dalam menanggulangi dampak (bencana),” pungkasnya.

Turut mendampingi Wapres dalam konferensi pers kali ini, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor serta Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Masduki Baidlowi.

Sumber : RJP-BPMI Setwapres

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Abu Khaidir Dukung Jokowi Ke Rumoh Geudong, penyelesaian pelanggaran HAM Presiden Harus diapresiasi

Berita Utama

Tanpa Rekomtek, Kabel Udara Starlet Dipasang Diam-Diam

Berita Utama

Waketum Golkar Bamsoet Dorong KAHMI Sebagai Kekuatan Ekonomi Bangsa

TNI/POLRI

Polsek Arjawinangun Polresta Cirebon Ģagalkan Pelajar Hendak Tawuran

Berita Utama

Demokrat Pasaman Daftarkan Bacaleg Ke KPU, Sabar AS: Target 7 Kursi DPRD Pasaman

Berita Utama

Peringati Hari Bersejarah, Lapas Rangkasbitung Menggelar Upacara Hari Pahlawan

Berita Utama

Pimprus Media Transnusa.com Gelar Silaturahmi Antara Direksi dan Wartawan

Berita Utama

Personil Polsek Tandun, Patroli OTRLK-24 Antisipasi Balap Liar Dan Cegah Aksi Guantibmas