DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Nasional

Senin, 26 Juni 2023 - 01:28 WIB

Abu Khaidir Dukung Jokowi Ke Rumoh Geudong, penyelesaian pelanggaran HAM Presiden Harus diapresiasi

Mediakompasnews.Com – Aceh – Abu Khaidir, Ketua Fast Respon counter polri Aceh dan Ketua KAJAK ACEH, mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Rumoh Geudong, Pidie, Aceh. Kunjungan ini merupakan kick-off penyelesaian pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat yang terjadi selama konflik Aceh pada rentang waktu 1989-1998.

Presiden Jokowi dijadwalkan akan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Pidie, Aceh pada Selasa, 27 Juni 2023 mendatang. Dalam Kunker tersebut, Jokowi akan memulai proses penyelesaian pelanggaran HAM berat secara non-yudisial.

Abu Khaidir, yang merupakan tokoh penting dalam upaya rekonsiliasi di Aceh, memberikan dukungan penuh kepada Presiden Jokowi dalam langkah-langkahnya untuk mengatasi masalah pelanggaran HAM masa lalu di Aceh. Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bergandengan tangan dan membangun paradigma berpikir yang lebih bersih, sehat, dan maju.

Baca Juga :  Dewi Aryani: Pentingnya Kepersetaan BPJS Ketenagakerjaan

“Mari kita bangun paradigma berpikir lebih bersih, sehat, dan maju. Sejarah berdarah itu jangan kita ulangi lagi,” ungkap Abu Khaidir.

Lebih lanjut, Abu Khaidir menyampaikan kebanggaannya atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah pusat, terutama oleh Presiden Jokowi. Ia mengapresiasi kesetiaan Presiden Jokowi dalam melestarikan budaya Aceh dan sejarah perjuangan Aceh yang diakui secara nasional.

Baca Juga :  Presiden Bersyukur Ekonomi Indonesia Pulih Cepat di Tengah Pandemi dan Krisis Global

“Kepedulian pemerintah pusat, terutama Presiden Jokowi, sangatlah menggembirakan. Sebagai masyarakat Aceh, kita sangat menghargai langkah-langkah beliau dalam menghadapi masa akhir jabatannya dengan fokus pada penyelesaian konflik dan pelanggaran HAM di Aceh,” tambahnya.

Abu Khaidir berharap bahwa kunjungan Presiden Jokowi ke Rumoh Geudong akan menjadi awal yang baik dalam memulai proses rekonsiliasi dan penyembuhan luka-luka masa lalu. Ia juga berharap bahwa Aceh dapat melangkah maju sebagai daerah yang sejahtera dan damai, tanpa adanya lagi pelanggaran HAM yang mengerikan.

Baca Juga :  Polsek Pancoran Ungkap Kasus Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan 

Dalam kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi diharapkan akan menggelar pertemuan dengan berbagai pihak terkait, termasuk para korban dan keluarga korban pelanggaran HAM, serta tokoh masyarakat dan pemimpin lokal. Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk mendengarkan aspirasi dan memastikan bahwa penyelesaian masalah pelanggaran HAM dilakukan dengan berkeadilan dan menjaga perdamaian di Aceh.

Dengan adanya dukungan penuh dari Abu Khaidir dan berbagai elemen masyarakat Aceh lainnya, diharapkan upaya penyelesaian pelanggaran HAM di Aceh dapat berjalan lancar dan memberikan keadilan bagi korban serta membawa perdamaian yang langgeng bagi seluruh masyarakat Aceh. (Red)

Share :

Baca Juga

Banten

Tim Deninteldam I/BB temukan Ball Press Bekas Impor Ilegal akan di Selundupkan ke Medan

Berita Utama

Dampingi Kapolres Rohul, Kunker Ke Mako Polsek Rambahsamo, Ny Adinda Martarindra: Ingatkan Istri Polisi, Bantu Suami Untuk Memilihkan Citra Polri

Berita Utama

Gebyar Liga Santri Piala Kasad, Babel Kirim Perwakilan ke Tingkat Nasional

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Resmikan Blackstone Yacht Beach Club Pertama di Bali

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Apresiasi Peluncuran Buku “Anak Kolong Menjemput Mimpi, Biografi Politik 70 Tahun The Smiling Minister”

Berita Utama

Tumbangkan Tim Sat Intelkam, LAN Kota Tangerang Lolos ke 16 Besar Turnamen Cup Kapolrestro Tangerang

Nasional

Tudingan 2 Matari, Ketum FRN Counter Polri Agus Flores Angkat Bicara

Berita Utama

Kapolsek Pancoran Melaksanakan Silatuhrahmi Dan Bhakti Sosial  kepada Warga Yang Sakit Menahun