DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Daerah

Kamis, 15 Juni 2023 - 01:10 WIB

Ustadz Dr. Ahmad Musaddad, Lc, Penerjemah Khutbah Jumat Masjidil Haram Ke Bahasa Indonesia Mengisi Pengajian Ba’da Ashar di Masjid Jamik Amir Muteb Ali Su’ud Jarwal 3 Makkah

Media kompasnews.com – Makkah – Marilah kita senantiasa mengikuti tuntunan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam setiap ibadah kita dan secara umum di dalam kehidupan kita, sampai kita nanti bertemu dengan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
“Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dijadikan oleh Allah Subhanahu Wa Taala sebagai panutan untuk mendapatkan kebahagiaan bukan hanya di dunia tapi juga di akhirat”.

Demikian awal pembuka tausiah Ba’da Ashar Ustad DR. Ahmad Musaddad, LC Alumni Universitas Ibnu Kholdun Bogor yang saat ini bertugas sebagai penerjemah khutbah jumat kebahasa Indonesia di Masjidil Haram Makkah Arab Saudi, Selasa Sore (13/6) dalam ceramahnya di Masjid Jamik Amir Mut’eb Ali Su’ud Jarwal 3 Makkah yang merupakan Masjid Keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Baca Juga :  BNN Kab Batu Bara Berhasil Ringkus Satu Bandar Sabu dan Dua Pengedar

Pada bagian lain ceramahnya, Ustad Ahmad Musaddad mengatakan mengikuti jalan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam adalah Jalan kebahagiaan dunia akhirat.
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman terdapat dalam diri Rasulullah kepribadian teladan yang harus kita contoh di dalam kepribadian Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam dari sesuatu yang paling besar sampai sesuatu yang paling kecil seperti cara kita tidur atau caranya kita ke kamar mandi.

Baca Juga :  Jalan Menghubungkan Kec.Panti Ke Dua Koto Yang Baru Selesai di Hotmix Sudah Ada Yang Retak di Duga Kerjaannya Kurang Bermutu

Ketika kita membuka kitab-kitab tentang ibadah haji, kita akan menemukan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda minta 10 hari dimana kita mengambil keuntungan dari praktek ibadah haji ini.

Artinya bahwa di dalam kita melakukan seluruh rangkaian ibadah haji yang pertama adalah selain ikhlas kepada Allah, kita harus banyak belajar atau minimal benar-benar ibadah haji ini mengajarkan kita atas satu Kebiasaan Baru di dalam kehidupan yang banyak orang tidak melakukannya yaitu banyak-banyak berteman, banyak-banyak minta jawaban banyak-banyak minta solusi, tentang apa yang membatalkan atau yang boleh kita lakukan dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Ketua KGBN Batu Bara Merayakan HUT RI ke78 Diyayasan Sungai Jordan Simalungun

Karena ini adalah ibadah yang kita lakukan yang pertama tidak pernah kita pelajari banyak-banyak.

Segala keputusan di dalam kehidupan kita itu, harus kita awali dengan melihat safaat Rasul agar kemudian mendapatkan kebahagiaan dunia dan kebahagiaan akhirat, demikian Ustad Ahmad Muhaddad mengakhiri caramahnya.

Eddi Gultom

Sumber dari Suhartoyo Sulur Jamaah Haji Asal Kota Tebingtinggi Sumut

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Ribuan Pendukung Antar Pasangan Simon Dira Tome dan Dominikus Dadi Lado Daftar KPU Sabu Raijua

Daerah

Richard William: Sidang PMH Slamet Effendy Masuk Babak Baru

Daerah

Sambut Bulan Suci Ramadhan, DPD Keluarga Besar Rang Chaniago Jaksel Wisata Religi ke Jawa Barat

Berita Utama

Imingi Korban Bisnis Tiket Kapal, Seorang IRT Diamankan Polisi

Daerah

Pangdam I/BB Apresiasi Gerak Cepat Prajurit Kodim 0209/LB Bekuk Pengedar Narkoba

Daerah

Jendral Bintang Satu Heran, Setiap Aduan Pengacara Agus Flores di Respon Polri, Siapa Dia?

Daerah

Percepat Penyerapan APBDes, Bupati Batu Bara Harapkan Sinergitas Pemdes dan BPD

Daerah

Latihan Jabatan TNI AD, Kodim 0601/Pandeglang