LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama / TNI/POLRI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:32 WIB

Polres Tegal Tangani Tanah Bergerak di Desa Kajen, Puluhan Rumah Terdampak

Mediakompasnews.com – Tegal – Jajaran Polres Tegal bersama instansi terkait terus mengintensifkan penanganan bencana tanah bergerak yang terjadi di wilayah Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu. Hingga Sabtu (14/2/2026), pergerakan tanah masih terpantau terjadi dengan intensitas rendah, namun situasi umum dinyatakan terkendali.

Data sementara mencatat sebanyak 54 rumah warga terdampak, dengan rincian 21 unit mengalami kerusakan sedang hingga berat dan 33 unit rusak ringan. Selain itu, satu mushola dan satu bangunan madrasah turut mengalami kerusakan. Retakan juga terlihat pada badan jalan desa akibat tekanan tanah yang terus bergeser.

Baca Juga :  Tekan Overcrowding, Rutan Kelas I Tangerang Pindahkan 20 Warga Binaan

Sebanyak 27 kepala keluarga atau 83 jiwa telah dievakuasi ke lokasi aman. Para pengungsi terdiri dari balita, anak-anak, hingga lansia yang kini mendapat perhatian khusus dari petugas. Posko darurat didirikan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Kapolres Tegal, Bayu Prasatyo, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat untuk menjamin keselamatan warga sekaligus menjaga keamanan lingkungan yang ditinggalkan.

Baca Juga :  Kirab Drunband Yontarlat III/Elang dan Devile Peserta Latsitarda Nusantara XLIII Memukau. Sabar AS : Ayo Putra Putri Pasaman Kamu Bisa

“Kami melakukan patroli rutin di rumah warga yang kosong guna mencegah tindak kriminalitas. Kehadiran kami juga untuk memastikan masyarakat merasa aman selama proses penanganan berlangsung,” ujarnya.

Selain pengamanan wilayah, personel di lapangan aktif berkomunikasi dengan warga terdampak untuk memantau kebutuhan mendesak serta memberikan dukungan moral. Bantuan logistik dari berbagai pihak terus disalurkan, termasuk bahan pangan, air bersih, dan makanan siap saji.

Baca Juga :  Jum'at Berkah Bersama Kapolsek Tepus

Sebagai langkah mitigasi, aliran listrik di bangunan rusak berat diputus sementara untuk mencegah risiko tambahan. Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar penanganan berjalan cepat, tepat, dan terpadu.

Meski pergerakan tanah masih terjadi secara perlahan, aparat memastikan situasi tetap terkendali. Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (Agus)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Disidang Prapid Kasus Summarecon, Hakim: Saya Tidak Bisa di Intervensi dan Disuap

Berita Utama

Kasad Dampingi Menhan RI Buka Pameran Indo Defence 2022 Expo and Forum  

Berita Utama

Kerjasama Bareng PP Persis, Kapolri Salurkan 30 Ribu Sembako ke Warga yang Membutuhkan

Berita Utama

Jalan Rusak Di Beberapa Titik Lokasi Di Kecamatan Ujung Batu Ini Faktor Peyebabnya

Berita Utama

Jaga Tali Silaturahmi, KKN Reuni Temu Kangen

Berita Utama

Komitmen Pemenuhan Hak Dasar: Rutan Kelas I Tangerang Bagikan Peralatan Mandi untuk WBP

Berita Utama

Kapolda: Kota Toleran Ciri Khas Kota Singkawang Untuk Dipertahankan

Berita Utama

Lestarikan Kebudayaan Leluhur, Bupati Indramayu Hadiri Ngunjung Ki Buyut Jaka Dolog