LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / JAKARTA

Minggu, 7 Mei 2023 - 14:01 WIB

Survei Terbaru SRMC : Jika Head to Head Pilpres 2024 Ganjar Pemenangnya Lawan Prabowo

Mediakompasnews.com – Jakarta – Popularitas Calon presiden atau Capres dari PDIP Ganjar Pranowo terus meningkat dalam beberapa survei terakhir.

Hal itu dibuktikan dengan hasil Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang telah dilaksanakan pada 2-5 Mei 2023.

Bahkan, dalam survei tersebut diketahui bahwa Ganjar unggul dalam head to head dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto di kalangan pemilih kritis.

“Dalam simulasi head to head atau dua nama, Ganjar mendapatkan dukungan 42,2 persen dan Prabowo Subianto 41,9 persen. Ini mengindikasikan dukungan pada keduanya sangat seimbang,” ujar Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, Minggu (7/5/2023).

Dia melanjutkan, suara Ganjar dan Prabowo ini sangat dekat dan tidak berbeda secara signifikan sehingga tidak bisa disimpulkan siapa yang lebih unggul.

Baca Juga :  Kasad Launching Aplikasi Super ETWP AD dan Bagikan Seragam PNS AD

Lebih lanjut, Deni mengatakan bahwa dalam simulasi head to head ini, Prabowo terlihat cenderung unggul atas Ganjar pada bulan Maret hingga April 2023.

“Namun memasuki bulan Mei, pasca-deklarasi Ganjar oleh PDIP, Ganjar mulai mengimbangi Prabowo. Bahkan, dalam simulasi di antara yang mengenal keduanya, Ganjar telah menyalip Prabowo,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dukungan pada capres ini diperkirakan masih akan dinamis. Sebab, sejauh ini masih ada perbedaan tingkat pengenalan publik terhadap calon. Saat ini Prabowo sudah dikenal oleh 94 persen atau hampir semua pemilih, sementara Ganjar baru dikenal 85 persen.

Baca Juga :  Tarif Baru Penyeberangan Pada 29 Lintasan di Seluruh Indonesia Resmi Berlaku

“Pada hari-H, dapat diasumsikan bahwa hampir semua pemilih akan tahu kedua tokoh tersebut.” imbuhnya

Sementara itu, pada kelompok pemilih yang tahu kedua tokoh, Ganjar menjadi unggul atas Prabowo. Ganjar mendapatkan dukungan 46,4 persen suara, sementara Prabowo 38,8 persen. Masih ada 14,8 persen yang belum menjawab.

Selain itu, dalam simulasi tiga nama, suara Anies Baswedan berada di bawah Ganjar dan Prabowo dengan selisih signifikan atau kurang lebih 12 hingga 13 persen.

Terkait pemilih kritis, Deni menjelaskan bahwa kategori itu merujuk pada pemilih yang punya akses ke sumber-sumber informasi sosial-politik secara lebih baik karena memiliki telepon atau cellphone sehingga bisa mengakses internet untuk mengetahui dan bersikap terhadap berita-berita sosial-politik.

Baca Juga :  Ketua Umum PWI Pusat Terpilh Akhmad Munir Resmi Nahkodai PWI Pusat Semoga Semakin Maju Kedepanya

Para pemilih itu umumnya adalah pemilih kelas menengah bawah ke kelas atas, lebih berpendidikan, dan cenderung tinggal di perkotaan. Mereka juga cenderung lebih bisa memengaruhi opini kelompok pemilih di bawahnya. Total pemilih kritis ini secara nasional diperkirakan 80 persen.

Sebagai informasi, pemilihan sampel dalam survei ini dilakukan melalui metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak. Dengan teknik RDD sampel sebanyak 925 responden dipilih melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. (Eka juli s)

Share :

Baca Juga

JAKARTA

Wakapolri Ditunjuk Wakil Komisaris Utama di Industri Peralatan Pertahanan

JAKARTA

34 Ribu Pegawai Kementerian ATR/BPN Akan Jadi Duta Penyebar Informasi Kebijakan Pemerintah

JAKARTA

ASDP Target Layani 4,98 Juta Pemudik di 8 Lintasan Penyeberangan Terpantau Nasional

JAKARTA

Bacaleg Dapil Jakarta 7 Ade Syaefuddin Turut Meriahkan Milad PKS Ke- 21

JAKARTA

Dituding Tak Jalankan SOP, SPBU Kampung Rambutan Ciracas Beri Klarifikasi

JAKARTA

DPC AWPI Jakarta Timur Audensi Dengan Kepala Terminal Kampung Rambutan, Yulza Ramadhoni

Berita Utama

TNI AD Lakukan Investigasi Kronologis Kecelakaan Heli Bell 412

JAKARTA

Kasad Jenguk Prajurit Korban Penyerangan KST Papua di RSPAD