LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Dunia / Peristiwa

Selasa, 28 Juni 2022 - 14:39 WIB

Rencana Bertemu Volodymyr Zelensky dan Vladimir Putin Sebagai Misi Damai Mencuri Perhatian Media Asing

Mediakompasnews.Com – Internasional – Media asing memberitakan langkah Presiden RI Joko Widodo yang mengagendakan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin dinilai sebagai momentum untuk melakukan misi damai di tengah perang yang berkecamuk antara Ukraina dengan Rusia.

Pertemuan tersebut diagendakan pada Kamis, 30 /6/2022.
Menurut beberapa pengamat, agenda pertemuan yang akan berlangsung tersebut merupakan momentum yang harus digunakan Jokowi untuk berpartisipasi melakukan perdamaian global pada kesempatan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara G7 di Jerman.

Reuters melaporkan, Jokowi akan mendesak Rusia dan Ukraina untuk membuka ruang dialog dalam rangka
membangun perdamaian dan meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk melakukan gencatan senjata sesegera mungkin.
Dan juga yang berkaitan dengan rantai pasok pangan, harus diaktifkan lagi,” tegasnya.

Baca Juga :  Bertolak ke Singapura, Wapres Akan Bertemu Wakil PM Singapura

Menurut sumber berita yang kami terima, beberapa media asing akan meliput pertemuan antara Presiden Jokowi dengan pemimpin Ukraina dan Rusia.
Di samping Reuters, juga Aljazeera, CNA, dan France24 sudah mengagendakan untuk memberitakan rencana pertemuan antara Presiden Jokowi dengan pemimpin kedua negara tersebut.

Jokowi juga mengatakan akan mendorong negara-negara G7 agar berupaya mencari solusi ke arah perdamaian di Ukraina setelah serangan Rusia beberapa waktu lalu dan menemukan segera jalan keluar dari krisis pangan dan energi global.

Baca Juga :  Jambore HPCI Jabar dan Banten Ke-2 Akan Digelar di Desa Balongan

Secara terpisah, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan Jokowi ingin berkontribusi di tengah masalah yang sangat rumit akibat perang Rusia dan Ukraina. Retno menyebut Jokowi sebagai pemimpin negara di Asia pertama yang melakukan kunjungan ke Rusia dan Ukraina.

“Dunia juga paham mengenai kompleksitas masalah yang ada. Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai Presiden G20 dan salah satu anggota Champion Group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk Sekjen PBB beberapa bulan yang lalu. Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam. Presiden Jokowi merupakan pemimpin Asia pertama yang akan melakukan kunjungan ke kedua negara tersebut,” tuturnya.

Baca Juga :  Wartawan se-Jabotabek Datangi DPRD Karawang ,Desak Bupati dan APH Usut Tuntas,Tangkap dan Pecat Oknum PNS Penganiaya 2 Wartawan Karawang

Kunjungan Jokowi itu, kata Retno, menunjukkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan. Retno menekankan bahwa Indonesia selalu mendorong semangat perdamaian.

“Mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara terutama negara berkembang dan berpendapatan rendah, dan terus mendorong semangat perdamaian,” pungkasnya.

(Red/Teuku Imran)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Seorang Wartawati Korban Penganiayaan oleh Oknum Petugas Parkir Mendatangi RS Persahabatan

Berita Utama

Terima Dubes Selandia Baru, Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Investor Selandia Baru Investasi di IKN Nusantara

Berita Utama

Pecahkan Rekor Dunia, TNI AL Tanam 1.000.377 Bibit Mangrove Nasional Serentak

Berita Utama

Dua Pemotor Tergelincir, Jalan Licin Diduga Tumpahan Solar

Banten

Akibat Cuaca Ekstrim, ASDP Menutup Sementara Pelayanan Penyeberangan Merak-Bakauheni

Peristiwa

Kabar duka Selamat Jalan : Saudaraku Sandros Didide SH Wartawan Senior Assosiasi Wartawan profesional Indonesia (AWPI) Halmahera Utara

Berita Utama

Polri, KPU, Bawaslu, KPI, PWI dan Dewan Pers Bertemu, Bahas Pencegahan Berita Hoax Jelang Pemilu 2024

Berita Dunia

Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Li Keqiang