DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Nasional

Jumat, 31 Maret 2023 - 07:49 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Lido

Mediakompasnews.Com – Bogor – Presiden Joko Widodo meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Jumat, 31 Maret 2023. Dalam sambutannya, Kepala Negara menyebut KEK Lido sebagai bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah telah dimanfaatkan dengan baik oleh sektor swasta.

“Infrastruktur yang kita bangun, baik itu _airport_, baik itu pelabuhan, baik itu jalan tol, sekarang satu per satu sudah kelihatan manfaatnya dan dimanfaatkan oleh sektor swasta untuk mendapatkan nilai-nilai keekonomian,” ujar Presiden.

Tidak hanya kawasan pariwisata, Presiden juga ingin agar infrastruktur yang telah dibangun oleh pemerintah di sejumlah daerah di Tanah Air disambungkan ke kawasan lainnya yang dinilai dapat memberikan manfaat yang besar. Mulai dari kawasan pertanian, kawasan perkebunan, hingga kawasan industri.

Baca Juga :  Malam Anugrah IMI Award Kukuhkan Presiden Joko Widodo Sebagai Bapak Otomotif Indonesia

“Sehingga memberikan nilai manfaat yang maksimal sesuai yang kita inginkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden turut mengapresiasi KEK Lido sebagai salah satu kawasan komplet yang akan dimanfaatkan untuk menciptakan nilai-nilai perekonomian. “Saya senang tadi ditunjukkan bahwa di KEK Lido ini akan ada _theme park_-nya, akan ada _movie land_-nya, akan ada _waterpark_-nya, akan ada _techno park_-nya, akan ada kawasan untuk otomotif, semuanya komplet,” tutur Presiden.

Kepala Negara pun berharap KEK Lido dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk berwisata di dalam negeri. Presiden mengatakan, saat ini jumlah masyarakat Indonesia yang berwisata ke luar negeri masih cukup tinggi.

Baca Juga :  54 WNI Korban Penyekapan di Kamboja Berhasil Dibebaskan; Terimakasih Pak Ganjar

“Kita harapkan ke depan tidak ada lagi masyarakat kita yang lebih senang liburan ke luar negeri daripada di negerinya sendiri,” ucap Presiden.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam laporannya mengatakan bahwa jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke luar negeri saat ini mencapai 11,7 juta. Airlangga berharap, KEK Lido dapat memberikan sejumlah manfaat nyata bagi pariwisata dan perekonomian nasional.

“Jumlah wisatawan Indonesia yang ke luar negeri itu 11,7 juta dan 45 persennya untuk berlibur. Kemudian karena lokasinya, yang 1,5 juta diperkirakan KEK Lido ini bisa menghemat devisa sebesar USD2,4 miliar atau Rp32 triliun dan juga bisa menyerap mendekati 30 ribu tenaga kerja dalam 20 tahun ke depan,” tutur Airlangga.

Baca Juga :  Kapolri: Kapolda yang Tak Mampu Kembalikan Kepercayaan Publik Akan di Evaluasi

Turut hadir dalam peresmian tersebut antara lain Ketua MPR Bambang Soesatyo, para menteri Kabinet Indonesia Maju, para duta besar negara sahabat, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

SK Resmi Diterima, Zainal Febriyanto Pimpin BPPKB Banten Kota Tangerang 2026–2031

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Ajak Komunitas Otomotif Perbanyak Kegiatan Sosial di Bulan Ramadhan

TNI/POLRI

Polresta Cirebon Gelar Upacara Wisuda Purna Bhakti Anggota Polri dan ASN

Berita Utama

Resahkan Masyarakat, Sekelompok Pelajar dalam Video Viral Diamankan Sat Reskrim Polres Lebak

TNI/POLRI

Danrem 033/WP yang baru, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto Disambut dengan Acara Tradisi Penyambutan di Makorem 033/WP

TNI/POLRI

Dokter Cantik, Healing Warga Korban Puting Beliung Di Sukapura Sragi

Berita Utama

TNI AL Evakuasi KM. Glory Mary Kandas, 219 Penumpang Berhasil Diselamatkan

Berita Utama

Aliran Sungai Dan Lahan Pertanian Warga Tercemar Limbah Kotoran Sawit Perusahaan