LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG
KADIS DINSOS KAB TANGERANG

Home / Daerah / Sorotan

Selasa, 10 Januari 2023 - 13:10 WIB

Petani Indramayu keluhkan Sulitnya mendapatkan Pupuk MT Rendeng 2023

Mediakompasnews.Com – Indramayu – Mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi ditingkat petani dengan penggunaan Kartu Tani sebaga bukti penggarap sawah belakangan menjadi kendala teknis karena proses yang dianggap rumit, Selasa (10/01/2023).

Seperti yang dikeluhkan para petani di wilayah kabupaten Indramayu, hadapi musim tanam rendeng 2023 untuk mendapatkan pupuk bersubsidi harus menggunakan Kartu Tani untuk mendapatkan pupuk yang dibutuhkan yaitu jenis urea dan ponskha.

Baca Juga :  Masyarakat Desa sebuah keras Demo ke PT.EBI

Kendala implementasi pupuk bersubsidi yang kerap terjadi umumnya pada pendataan dan penyaluran kepada petani. Kondisi ini di perparah perubahan bank penyalur dari Bank BRI ke Bank Mandiri yang harus menempuh prosedur baru yang harus dipenuhi petani untuk mendapatkan kartu baru,

“Saya di Gapoktan Jaka Tarub proses mendapat Kartu Tani diperoleh bertahap, bisa diambil oleh petani langsung atau pengurus dengan syarat harus mengajukan RDKK dan foto copy KTP ke BPP setempat,” tutur Bulhadi salah seorang pengurus Gapoktan.

Baca Juga :  PT BCI Pemenang Lelang lahan Parkir RSUD Tang Sel Angkat Bicara 

Ia mengungkapkan dengan perpindahan bank dari BRI ke Mandiri menyebabkan terlambatnya penerimaan Kartu Tani oleh petani yang pada akhirnya terlambatnya penebusan pupuk,” kalau terus terjadi keterlambatan pemupukan, hal ini bisa mebtebabkan kerugian karena mengganggu pertumbuhan tanaman padi, bisa gagal panen,” tegasnya.

Oleh karena itu petani mendesak agar Mandiri sebagai Bank yang ditunjuk bisa segera mencetak Kartu Tani sehingga penyaluran pupuk lancar, karena dilapangan kios dan agen pupuk sudah siap melayani pupuk petani.

Baca Juga :  Jumbara PMR tingkat Nasional IX, Kontingen PMI DIY Pertahankan Prestasi Peringkat I

(Nana/Uj)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sekretaris MA Hasbi Hasan Resmi Pakai Rompi Oranye KPK

Berita Utama

Sikap Arogan dan Intimidasi, Oknum Jurusita Menunjukkan Ketidaktransparansi Peradilan

Bekasi

Diduga Salah Satu staf Redaksi RN, Jadi Kacung Mafia Solar di Cikarang

Berita Utama

Operasi Zebra 2023 Sudah Berlangsung Seminggu, Puluhan Pelanggaran Kasat Mata di Tindak Tegas

Berita Utama

Diduga Tak Sesuai Nilai Anggaran, Proyek Revitalisasi SDN 173383 Parmonangan Disorot

Berita Utama

Pria Ini Ditangkap Personil Polsek Kuntodarussalam, Tenyata Begini Kasusnya

Berita Utama

Pemkot Tangerang Siap Lahirkan 1000 Wirausaha Muda

Daerah

Lapas Rangkasbitung Disambangi Kepala Kejari Lebak