LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama / Sorotan

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 03:51 WIB

Masyarakat Desa sebuah keras Demo ke PT.EBI

 

Mediakompasnews.Com – Sumatera Utara
Aksi unjuk rasa (unras), masyarakat Desa Sei Buah Keras, bersama para aktivis dan perhimpunan mahasiswa Batu Bara dan pemuda (PEMDA). Demo PT Es Balok Indonesia (EBI) yang berada di Dusun Magung, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Jum’at (5/8/2022).

Dalam aksi tersebut. Aktivis lingkungan desa Kuala Tanjung ikut serta bergerak untuk turun kejalan membantu para demokrasi menggeluarkan aspirasi masyarakat kepada PT Es Balok Indonesia, ada 6 tuntutan masyarakat terhadap PT EBI yakni, 1. Tidak adanya tranparansi CSR PT EBI, 2. Tidak bertangung jawabnya PT EBI, terhadap atas polusi udara dan debu karena lalu lintas truck, 3. Tidak mendukung kemajuan dan Kesejahtraan masyarakat lokal, 4. Desak PT EBI lengkapi K3 dan alat septi seluruh tenaga kerjanya, 5. Bertangung jawab atas dugaan membuang limbah ke sungai, 6. Dan kami meminta bupati, cabut izin lokasi dan operasi PT Es Balok Indonesia.

Baca Juga :  Pakai Sabu Biar Tambah Stamina Karyawan Ini Malah Lemas Saat Diciduk Satresnarkoba Polres Serang

Ada 6 (enam), tuntutan yang harus di terima oleh pimpinan PT EBI, agar bisa secepatnya memenuhi semua tuntutan masyarakat aliansi pemuda sebuah keras. Muhammad Syafii merupakan aktivis lingkungan desa Kuala Tanjung, mengkencam keras kepada PT Es Balok Indonesia, agar segera memenuhi semua tuntutan masyarakat sebuah keras, dan meminta agar PT EBI, tidak membuang limbah ke sungai.

Baca Juga :  Kedai kopi ki Prabu Ciparahu Hutan kota Sayana Pilihan Sekolah TK/PAUD untuk Belajar Mengenal Alam

“Saya selaku aktivis lingkungan mengkencam keras PT EBI, agar bisa memenuhi semua tuntutan yang telah dibuat oleh masyarakat sebuah keras, agar bisa di setujui oleh pimpinan PT EBI, “ujar Muhammad Syafii

Diduga bawah PT Es Balok Indonesia telah membuang limbah, produksi ke arah sungai sekitaran perusahaan. “Kita menduga bawah PT EBI telah membuang limbah produksi nya ke sungai, ini merupakan perbuatan yang nakal, karena mata pencarian masyarakat sekitar adalah nelayan. Andai kata limbah tersebut telah di buang ke sungai, apalah nasib pencarian masyarakat, sehingga membuat dampak yang buruk untuk ikan- ikan yang ada di laut,”ujar Muhammad Syafii

Baca Juga :  Bamsoet: Presiden Ingatkan Potensi Ancaman Resesi Global

Lanjutnya,”kami mendukung investasi, tetapi kami lebih mengkencam kepada perusahaan yang nakal dan tidak ada gunanya untuk masyarakat sekitar, jika tuntutan ini tidak segera di penuhui, maka kami akan membawak masa yang lebih banyak lagi,”ujar Muhammad Syafii.

(Gultom)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Area Pertanian Kopontren Al-Ittifaq

Berita Utama

Kepala Rutan Kelas I Tangerang Hadiri Pengarahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Serang

Berita Utama

Presiden: Semua Harus Hormati Keputusan Pengadilan

Berita Utama

Kapolres AKBP Budi Sosialisasi Lomba Karya Jurnalistik Polda Riau, Rebut Jutaan Rupiah Plus Umroh

Berita Utama

Bersama Forkopimda Aceh, Pangdam IM dan Kapolda Aceh Ikut Membuka Bhayangkara Seulawah Expo 2022

Berita Utama

Seorang Guru Madrasah di Tegal Jadi Korban Pembacokan Gegara Obat Warung Aceh

Berita Utama

Tiba di Provinsi Jawa Timur, Presiden Jokowi Bagikan Bansos di Pasar Pucang Anom

Berita Utama

Bamsoet Bersama Menpora dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Pastikan NTB Siap Gelar Dua Seri Kejuaraan Dunia Motocross MXGP 2023