LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah / Sorotan

Senin, 28 Agustus 2023 - 23:27 WIB

Diduga Maraknya PJTKI, Bikin Bingung Tomas Desa Kalipasung

Mediakompasnews.Cim – Cirebon – Diduga adanya Penyalur TKI yang tumbuh subur hingga terhitung 5 (lima) PT. di Desa Kalipasung Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon.

Tomas, salah satu Tokoh Masyarakat Desa Kalipasung, Minggu (27/08/2023) menemui awak media dan mengungkapkan keresahannya terkait banyaknya perusahaan penyalur TKI tersebut.

“Karena merasa heran dan binggung dengan adanya PJTKI di desanya tumbuh subur hingga terhitung ada 5 (lima) PT, namun apakah sudah meminta ijin ke pihak Desa,” terang Tomas.

Baca Juga :  Taruna Gabungan AKPOL, AKMIL, IPDN dan BSSN Latihan Integrasi Di Kab.Pasaman,Sumbar

Seperti halnya salah satu penyalur di Jalan Raya Soekarno Hatta Desa Kalipasung yang pagar tralisnya selalu ditutup yaitu PT. Duta Putra Kahuripan dan PT Yang berada di samping Lapang Bola Desa Kalipasung, serta PT lainya yang sangat mudah menjamur di Desa Kalipasung.

Dengan bermunculan lima PJTKI. Diduga karena mudahnya memberikan izin Domisili tanpa melihat data-data PT, apalagi izin lingkungan seperti tetangga, RT/RW belum mereka lakukan. Terang Tomas

Baca Juga :  Membangun Gerakan Perlindungan Anak Berbasis Komunitas Di Sumatera Utara "Revisi Segera UU RI Nomor : 11 Tahun 2012 Tentang SPPA"

Saat pihak Desa Kalipasung memanggil pihak PT, salah satu Kepala Cabang, Yanto diduga tidak memenuhi apanggilan undangan yang di berikan oleh pihak Desa, namun mendadak semua atribut kegiatan di cabut dan seakan tidak beraktivitas.

“Adanya aktivitas PT. Duta Putra Kahuripan yang mana mengadakan BLK untuk buruh migran indonesia tanpa adanya pelaporan para calon TKI yang belajar dan menginap ke pihak Desa membuat resah warga Desa Kalipasung,” ujar Tomas.

Baca Juga :  Wartawan Dipukul Saat Liputan Peh Cun, Diduga Oknum KOBAM, Korban Lapor Polisi

Tokoh masyarakat ini berharap,”agar pihak Desa tidak mudah memberikan ijin kepada PT yang tidak terbuka dan tidak memberikan data-data yang lengkap terkait kegiatannya,” pungkas Tomas. (AH)

Share :

Baca Juga

Sorotan

Syaefudin Dapat Dukungan Penuh Sebagai Calon Bupati di Pilkada 2024

Daerah

Unras Ponpes Al-Zaitun Jilid Dua Berjalan Aman dan Kondusif

Berita Utama

Perumdam TKR Adakan Pemantauan dan Pengukuran Lingkungan Kerja yang Komprehensif

Daerah

PLT. Bupati Bogor Iwan Setiawan Meresmikan Puskesmas Cijayanti di Tandai dengan Penandatanganan Prasasti dan Gunting Pita

Berita Utama

Dana Bantuan KIP Diduga Ada Pungutan Liar di SMA Negeri 1 Sukawangi

JAKARTA

WS Laoli Polisikan HR Oknum PNS Walkot Jaksel Yang Menipu Dana Calon KKI Senilai 1 Miliar Lebih

Berita Utama

Dinilai Lamban, Wartawati Korban Penganiayaan Bersama Kuasa Hukum Kembali Sambangi Polsek Cakung

Berita Utama

Coolling System, Kapolsek Rokan IV Koto Berjibaku, Lewat Sungai Besar Dan Jalan Berlumpur Untuk Temui Warga Tanjung Medan