LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Sabtu, 27 Mei 2023 - 01:48 WIB

Closing Audit ISPO Perkebunan dan PKS PT Pradiksi Gunatama Tbk

Mediakompasnews.Com – Kab. Paser- Hari terakhir Audit Eksternal Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) PT Pradiksi Gunatama Tbk dilakukan oleh PT Bureau Veritas Indonesia (BVI) dan sekaligus menutup rangkaian Audit Eksternal yang dilaksanakan di Kantor Basecamp di Ruangan Regional Office ( RO) Jumat ( 26-5-2023)

Closing Meeting Audit dihadiri oleh MK Firdaus General manager (GM) PT Pradiksi Gunatama Tbk ( PGUN 1), Hasdi General Manager ( PGUN 2) , Al Maneger Estate, Pimpinan yunit dan para Staf. Dan auditor dari PT Bureau Veritas Indonesia, Sapto Hadi Winarno sebagai Lead Auditor, I Wayan Sudiantara sebagai Auditor dan Warsito.

Sapto Hadi Winarno lead auditor dari PT Bureau Veritas Indonesia dalam pembukaan closing metting memaparkan, “Permentan No 11/2015 tentang ISPO merupakan regulasi yang wajib diterapkan oleh kepada perusahaan kelapa sawit dalam upaya memelihara lingkungan, meningkatkan kegiatan ekonomi, sosial, dan penegakan paraturan perundangan Indonesia di bidang perkelapa sawitan. Penyusunan sistim sertifikasi ISPO mengacu/didasarkan pada 139 peraturan mulai Undang-undang sampai dengan peraturan Dirjen berbagai instansi pemerintah”.

Baca Juga :  DisDukCaPil Kota Tangerang Buka Stand Pembuatan IKD dan Akte di Acara World Walking Day

Sapto melanjutkan memaparkan hasil audit Perkebunan dan PKS yang dilaksanakan selama 3 hari yang dimulai sejak tanggal 23 – 25 Mei 2023. “Dari hasil audit Perkebunan dan PKS tersebut banyak hal yang sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat ISPO, namun ada 8 point saja yang harus ada perbaikan dan harus di tingkatkan kwalitasnya agar memenuhi ketentuan dan syarat yg telah di tentukan untuk mendapatkan sertifikasi ISPO”

Baca Juga :  Polda Banten Hadiri Rapat dalam Rangka Meningkatkan Pelayanan dan Kelancaran Arus Mudik 2023

“Dari team kami sebagai perwakilan PT BVI memberi waktu 3 bulan kedepan sampai tanggal 27 Agustus 2023 untuk memperbaiki dan meningkatkan kwalitas dari pont-point tersebut agar memenuhi syarat mendapatkan sertifikasi ISPO, Mudah-mudahan dalam waktu yang kami tentukan tidak ada hambatan dan tiba waktunya yang telah di tentukan mencapai hasil yang maksimal dengan nilai yang sempurna” Tandas Sapto.

MK Firdaus GM PT PGUN 1, dalam sambutanya sebagai perwakilan Perusahaan menyampaikan, “Ada beberapa point yang menjadi penemuan audit yang kurang memenuhi kelayakan untuk syarat mendapatkan sertifikasi ISPO, tapi saya punya keyakinan semuanya kita dapat selesaikan, karna beberapa point tersebut hanya memerlukan konsistensi aja terutama dari pimpinan-pimpinan yunit”

Baca Juga :  Bupati Nina Agustina Resmikan Jembatan Desa Kertawinangun

Lanjutnya, “Tapi saya yakin tieam kita akan berkoordinasi untuk menjawab dan menyelesaikan masalah yang menjadi penemuan tieam audit tersebut. Mudah-mudahan kedepanya kita akan lebih baik untuk meningkatkan kwalitas perusahaan dan terus maju dengan kualifikasi yang lebih baik, karna keberhasiln kita merupakan buah dari komitmen dan kerja keras perusahaan dalam mengedepankan operasional yang memenuhi kriteria 3P, yaitu Profit, People, dan Planet”. Pungkas Firdaus.

Penulis : Sugiman S.Pd

Share :

Baca Juga

Daerah

Aliansi Banten Bersatu Gelar Aksi menolak Pelantikan Ratusan Pejabat

Daerah

Partisifasi PAC GRIB Jaya Legok Dalam Haul Tuansyeh Abdul Qodir Al Jaelani Ponpes Darussolah

Daerah

Penyaluran Bansos PKH di Dua Koto,Pasaman Dipertanyakan

Daerah

Serahkan Bantuan Sembako, Jefridin Ajak Perusahaan di Batam Bantu Pemko Tuntaskan Permasalahan Stunting dan ODF di Kota Batam

Daerah

Batu Bara Ir, H, Zahir, MAp Lantik 18 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Utama

Polsek Pinang Tangkap 9 Remaja, Diduga Hendak Tawuran, 7 Sajam Ikut Diamankan

Berita Utama

Beri Kenyamanan Pengunjung, Polres Tegal Kota Siagakan Personel di Obyek Wisata

Daerah

Pulih Pasca Pandemi, Bupati Belitung Ingin Pelaku UMKM Lebih Kreatif dan Kompetitif