DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / kabupaten lebak

Jumat, 14 April 2023 - 13:31 WIB

Bagaimana Cara Mendapat Malam Lailatul Qadar? Ini Kata Sekertaris DPC PKS Cipanas

Mediakompasnews.Com – Lebak – Malam Lailatul Qadar adalah salah satu malam yang memiliki keistimewaan luar biasa di bulan Ramadan. Karena itu, Nabi Muhammad SAW meminta umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadahnya agar mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Lantas bagaimana cara mendapatkan malam Lailatul Qadar?

Sekertaris Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kecamatan Cipanas, Odih Kodari mengungkapkan, kata Lail merupakan malam penentuan. Dimana, pada malam itu manusia ditentukan apakah dirinya dapat lebih baik atau tidak.

“Kita ditentukan oleh Allah SWT pada malam itu ke depannya lebih baik, ke depannya lebih mendekatkan diri kepada Allah untuk mendapatkan ridho,” kata Odih Kodari, pria yang akrab disapa Sekcab, Jumat (14/4/2023).

Baca Juga :  Musyawarah Desa Jagabaya Kecamatan Warunggunung Terkait RKPDes Tahun 2024

Sedangkan Qadar, lanjut kata Odih menjelaskan bermakna kemuliaan. Sehingga dapat diartikan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang paling mulia dibandingkan malam-malam yang lain.

Namun kata Odih, Qadar juga dapat diartikan sebagai makna sempit. Karena pada saat itu, para malaikat turun ke bumi.

“Oleh karena itu, Lailatul Qadar bisa dilihat dengan tiga makna, yaitu malam penentuan dari nasib manusia. Malam yang mulia dan malam yang sempit karena malaikat-malaikat turun ke bumi,” ungkap Odih.

Baca Juga :  Ketua GANN Angkat Bicara Soal Maraknya Peredaran Obat Daftar G

Masih kata Odih, ia menjelaskan bahwa ada beberapa cara agar mendapat keutamaan malam Lailatul Qadar. Sementara terkait dengan waktu malam Lailatul Qadar, menurut Odih biasa jatuh pada malam-malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

“Bisa 21, 23, 25, 27 dan 29. Kita banyak terperangkap oleh 21,23 atau 25, sehingga lupa dengan 27 dan 29,” urai Odih.

Meskipun begitu, kata Odih, jangan lantas hanya menunggu waktu-waktu itu saja. Sehingga harus dibarengi dengan perbaikan diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Baca Juga :  Hasil Karya Lapas Rangkasbitung Kembali Meriahkan Festival Kopi Lebak

“Harusnya sedari awal kita beribadah memperbaiki diri dan mensucikan diri. Ketika sudah suci dari dosa-dosa tersebut, maka secara otomatis kita sudah siap menerima malam yang suci yaitu malam Lailatul Qadar,” terang Odih.

“Bukan berarti dari awal tidak puasa, dari awal tidak bangun malam, tiba-tiba tanggal 21 meminta Lailatul Qadar. Jadi ada tahapan-tahapan untuk mendapatkan Lailatul Qadar. Hati yang bersih, iman kepada Allah,” pungkasnya.

(Red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

LSM Jerat Betantas Residipis (jebred) Kabupaten Lebak Angkat Bicara kaitan Dengan Diduga Penolakan Pasien

kabupaten lebak

Pemerintah Desa Banjarsari dan Masyarakat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H

kabupaten lebak

Antisipasi Bencana Banjir dan Longsor, Polres Lebak Siagakan Posko Siaga Bencana

Berita Utama

Unik, Cara Polwan Satlantas Polres Lebak Imbau keselamatan berlalulintas ke pengunjung CFD

Bandar Lampung

Wujudkan Life Skill Narapidana, Lapas Rangkasbitung Rapat Bareng 2 Dinas

kabupaten lebak

Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Lebak 194 Gedung Galery Sentral Lebak (GSL) UMKM TANGGUH Dalam Festival Ciujung-Ciberang

Banten

Personil Polsek Warunggunung Melaksanakan Pengaturan Lalulintas di Sore Hari

kabupaten lebak

Dugaan Pungli Bantuan RTLH Desa Malingping Utara, BK-LSM Dorong Audiensi Lanjut Aksi