DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Nasional / Sorotan

Senin, 5 September 2022 - 04:47 WIB

Adanya Dugaan E-Warong BPNT Siluman, Arjuk Minta Pemdes Cigoong Utara Bersikap Profesional

Mediakompasnews.Com – LEBAK – E-Warong Agen penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Arjuk di Desa Cigoong Utara, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten, meminta Kepala Desa Cigoong Utara bersikap profesional dan tidak main mata dengan E-waroeng atas nama Armedi.

Hal tersebut di ungkapkan Arjuk lantaran sebelumnya penyaluran program BPNT susulan sebanyak 115 KPM yang dilaksanakan, pada Kamis 01 September 2022.

Saat realisasi BPNT tersebut diduga telah terjadi penggiringan KPM susulan untuk berbelanja di Agen E-waroeng siluman yang sudah bekerja sama dengan Agen Armedi, padahal lokasi E-waroeng siluman tersebut tak jauh dari E-waroeng Resmi atas nama Arjuk.

Baca Juga :  Antusiasme Warga Kampung Nelayan Tanjung Pasir Sambut Kunjungan Presiden Jokowi dan Ibu Iriana

Menurutnya, Agen Armedi terkesan ada main dalam penyaluran program BPNT sampai menciptakan E-waroeng dadakan yang lokasinya tak jauh dari agen E-waroeng miliknya.

”Dalam pelaksanaan penyaluran susulan sebanyak 115 KPM dikali 2 saldo sama sekali saya tidak dilibatkan dan yang paling anehnya kenapa ada agen dadakan deket Agen saya? dan yang menggesek kartu ATMnya adalah oknum BPD, ” terang Arjuk kepada media pada Sabtu, (03/09/2022).

“Seharusnya untuk KPM yang dekat ke Agen saya kan biasanya belanja ke saya tapi ini malah belanja ke Agen siluman, pasti ada penggiringan dari mereka, semua orang tahu agen Armedi itu lokasinya di kampung hambur bukan di Sidamukti,” tambahnya

Baca Juga :  Dewan Pers Sambut Baik Kehadiran PJS

Arjuk pun meminta kepada pemerintah Desa agar mengambil langkah tepat dan bersikap profesional terkait penyaluran BPNT di Desa Cigoong Utara.

“Jangan sampai terjadi hal hal yang nantinya memicu ketidak kondusifan di lingkungan masyarakat karna kejadian ini jelas menyalahi aturan dan terkesan ingin menyingkirkan saya,” pungkas Arjuk.

Untuk diketahui, dalam mempermudah masyarakat penerima manfaat BPNT dalam penyaluran agar tak terlalu jauh pengambilannya, pemerintah desa Cigoong Utara menambahkan satu agen E-waroeng sehingga terdapat dua Agen penyalur BPNT di wilayah Desa Cigoong Utara yakni Agen lama atas nama Arjuk dan Agen baru atas nama Armedi.

Baca Juga :  Aliansi Masyarakat Bersatu Kirimkan Surat Pemberitahuan Demonstrasi ke Polres Tangerang Selatan Terkait Dugaan Maladministrasi Dalam SPMB SMAN 32

Menyikapi kejadian tersebut, kepala Desa Cigoong Utara berencana akan melakukan pembagian KPM untuk berbelanja di dua Agen penyalur resmi agar tidak terjadi selisih paham antara Agen yang satu dengan yang satunya.

“Rencananya nanti saya akan membagi KPM agar tidak terjadi selisih paham antara agen Arjuk dengan Agen Armedi. Untuk KPM masyarakat agar lebih mudah menggesek ATM dalam pengambilan Bansos BPNT”, ujar Kades.

(M.Irwansyah)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Dandim Hadiri Upacara Peringatan HUT Pemerintah Kota Palangka Raya Ke 57

TNI/POLRI

Babinsa Koramil 414-04/Membalong Giat Monitoring Samsat Keliling Di Desa Membalong

Berita Utama

Polda Metro Jaya Terima Kunjungan kerja Reses Komisi 3 DPR RI

TNI/POLRI

Kapolda Sumut Bawa Becak Bermotor Ajak Masyarakat Tertib Lalu Lintas

Berita Utama

Dengan Penyelidikan Intensif Seorang Pria Berhasil Di Cokol Unit Reskrim Polsek Bonai DS Di SPBU Pertamina Bengkalis

Berita Utama

Ormas KKPMP Mabes dan Seluruh Sayap-sayapnya Mengadakan Aksi Damai di Mabes Polri

Berita Utama

Bangunan di SDN Rancakelapa 3 Diduga Ajang Korupsi

TNI/POLRI

Kapolres Lebak Hadiri Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkades Serentak se-Kabupaten Lebak Tahun 2022