Mediakompasnews.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Program ini menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Poin 8 yang menitikberatkan pada penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.
Dalam pelaksanaannya, Rutan Kelas I Tangerang memanfaatkan lahan Layanan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) seluas 2.697 meter persegi yang sebelumnya tidak produktif. Lahan tersebut kini dikelola secara optimal oleh warga binaan untuk berbagai kegiatan budidaya, sekaligus menjadi sarana pembinaan kerja yang bernilai edukatif dan ekonomis.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi pangan, tetapi juga pada pembentukan kemandirian dan keterampilan warga binaan.
“Program kemandirian pangan ini kami jalankan sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan. Warga binaan kami libatkan secara aktif agar tetap produktif, memiliki keterampilan, dan mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar Irhamuddin.
Menurutnya, pembinaan berbasis pertanian, perikanan, dan peternakan menjadi modal penting bagi warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal keterampilan yang aplikatif.
“Harapannya, setelah selesai menjalani masa pidana, mereka memiliki kemampuan yang bisa dimanfaatkan secara mandiri dan berdaya guna secara ekonomi,” tambahnya.
Melalui pemanfaatan lahan idle dan pengelolaan yang terstruktur, Rutan Kelas I Tangerang terus berupaya menghadirkan pola pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga sebagai kontribusi institusi pemasyarakatan dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional.
Penulis: Marhamah
Sumber: Humas Rutan Kelas I Tangerang

































