DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / JAKARTA / Kegiatan Demo

Minggu, 22 Desember 2024 - 00:32 WIB

Beredar Isu Pemutusan Mitra Kepada Ojek Online Dampak Dari Aksi 1812 Kemarin

Mediakompasnews.com – Jakarta – Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) dengan tegas membantah kabar yang beredar di luaran terkait pemutusan kemitraan sejumlah pengemudi setelah mengikuti aksi 1812 di kantor Gojek, Pasar Raya Blok M, Jakarta Selatan, pada 18 Desember 2024.

Dalam pernyataan resmi, Aliansi Pengemudi Ojek Online Bersatu (APOB) menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan fakta.

Irfan Yunus, penanggung jawab aksi 1812, menegaskan bahwa berita yang menyebut adanya pemutusan mitra adalah bentuk fitnah yang dirancang untuk melemahkan perjuangan para pengemudi.

Baca Juga :  Apresiasi Karya Jurnalistik, ASDP Kembali Gelar Journalism Awards 2023

“Kami pastikan tidak ada pemutusan mitra akibat aksi 1812. Kabar ini adalah hoaks yang sengaja disebarkan untuk merusak kredibilitas kami. Kami meminta Rekan rekan ojek online tidak terpengaruh dan tetap fokus pada inti perjuangan, yaitu membatalkan kebijakan yang merugikan mitra pengemudi,” ujar Irfan dalam keterangan, Sabtu, (21/12) di Jakarta

Menurut APOB, penyebaran kabar bohong ini bertujuan untuk membangun opini negatif dan menyesatkan terhadap perjuangan APOB, yang saat ini gencar menolak peraturan baru dari Gojek yang dinilai merugikan mitra pengemudi.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana 2026, Kakorlantas Polri Tekankan Transformasi dan Peningkatan Pelayanan Publik yang Humanis

APOB meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada kabar bohong yang beredar, terutama di grup WhatsApp atau platform lainnya, tanpa verifikasi fakta yang jelas.

Penyebaran berita palsu ini akan ditindaklanjuti secara hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku. APOB memastikan bahwa pihaknya memandang serius isu ini demi menjaga nama baik serta perjuangan mereka

Baca Juga :  Gowes Surabaya - Jakarta, Eks Wartawan Jawa Pos Curhat Soal Dana Tunjangan Hari Tua

Irfan Yunus juga menambahkan bahwa aksi 1812 dilakukan secara damai dan bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak pengemudi.

“Aksi ini murni menyuarakan aspirasi kami sebagai mitra Gojek yang dirugikan oleh aturan baru. Tidak ada intimidasi, dan kami tidak akan diam menghadapi upaya pembunuhan karakter ini,” tegasnya.

Dengan pernyataan ini, APOB berharap semua pihak dapat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.

(Red/Allex)

Share :

Baca Juga

JAKARTA

Candi Betar Putri Duyung Ancol Lokasi Pilihan Anniversary ke 5 FWJ Indonesia

JAKARTA

Sekjen IWO Telly Nathalia Tegaskan, PP IWO Tidak Larang Rayakan HPN di Tiap Daerah

JAKARTA

Selamat Jalan Arist Merdeka Sirait Ketua Komnas Perlindungan Anak Indonesia, Jasa mu Akan Kami Kenang

Berita Utama

Sorotan Ketum FWJ Indonesia Soal Ketum FBR Dilarang Masuk di Deklarasi Majelis Amanah Persatuan Kaum Betawi

JAKARTA

Richard William Singgung SK Menkumham Palsu Dijadikan Alat Bukti Laporan Kepolisian

JAKARTA

Satgas Saber Pangan Tancap Gas Jelang HBKN, 9.138 titik Diawasi, Pelanggar Diberi Sanksi

JAKARTA

Dr. Kilala Tilaar, CEO of Martha Tilaar Group, Has Been Selected As A Member Of The International Jury For The Innovation Awards At In-cosmetics Global Amsterdam 2025

Berita Utama

Rapat Lintas Sektoral Nataru, Kapolri Pastikan Wujudkan Rasa Aman Bagi Warga