LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Pendidikan / Sorotan / Sumatera Utara

Jumat, 17 Februari 2023 - 17:04 WIB

Komisi I DPRD Madina Bakal Turun Kelapangan Terkait Proyek Disdik Bermasalah

Mediakompasnews.Com – Mandailing Natal, Sumatera utara – Komisi satu (I) dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) bakal periksa kelapangan proyek yang bermasalah di dinas pendidikan (Disidik) tahun anggaran (TA) 2022 yang lalu.

Hal itu dikatakan oleh Syaiful Gozali Lubis Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra dan anggita komisi I DPRD Madina diruangan Komisi I, kamis (16/02/2023). dirinya mengaku mereka dari komisi bakal meninjau proyek disdik madina yang diduga bermasalah.

“Tinggal menunggu keputusan dari ketua komisi ini kita akan meninjau kelapangan terkait dugaan permasalahan bakal kita jadwalkan dan kita akan melibatkan kawan-kawan jurnalis.” kata Syaiful Gozali Lubis.

Baca Juga :  Wakil Ketua IWO-I Angkat Bicara Terkait Penganiayaan Terhadap Siswi SD Negeri 5

Bahakan Syaiful Gozali selaku anggota DPRD Madina yang terpilih dari dapil III seperti merasa heran karena ada bangunan pasilitas pendidikan didaerahnya diduga bermasalah, seperti pembangunan laboratorium di Smp Negri 3 Batang Natal Madina yang diduga Mangkarak dan muebelair belum juga ada padahal kontrak kerjanya sudah habis dan pencairannya sudah 100%.

“Waduh kok bisa di daerah saya ada yang seperti ini, terimakasih buat laporan informasi dari Kawan-kawan jurnalis ini akan kita tampung dan akan kita tindaklanjuti kelapangan.” ucapnya.

Baca Juga :  DPD WGAB Sumut,Minta Jamwas Kejagung RI Jangan Fokus Soal Internal Saja, Dalam kasus Korupsi Dana Desa di Sergai

Hal senada dikatakan oleh Ishar Helmi (Ican) anggota Komisi I DPRD Madina lainnya, dirinya mengaku sudah pernah berkoordinasi bersama ketua Komisi satu terkait hal permaslahan dugaan proyek Disdik Madina yang diduga bermasalah.

“Seperti Pembangunan UKS TK satu atap SDN 122 Sayur maincat ada dua kali anggaran dan diduga Mark-up benar baru ini saya ketahui.” tambahnya.

Selain itu pihak Komisi I DPRD Madina juga akan meminta data pertanggung jawaban kepada kadis Pendidikan Madina mulai dari pengadaan Meubelair SD dan SMP yang jika disatukan memakai anggaran senilai Rp3,4 Milyar dan pembangunan yang diduga Mangkrak dan dirinya juga berterimakasih atas kedatangan rekan jurnalis karena mereka dapat mengakses informasi dari dilapangan.

Baca Juga :  Besi Beton Proyek Pembangunan Jembatan Bojong Leles Roboh Menimpa Dua Pekerja

“Diagenda kita memang sudah masuk untuk tinjau lapangan hanya saja kita menunggu keputusan ketua komisi I yang kebetulan saat ini sedang berada diluar dan kami berterimakasih sudah mendapat informasi dari rekan pers yang turun kelapangan dan peduli akan pembangunan Madina, seterusnya rekan-rekan jangan bosan untuk memberikan informasi dari lapangan.” timpal Ican.

(GOM GOM)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Miris, Pemasangan Tiang Internet Diduga Ilegal di Sudimara Selatan Langgar Perwal dan Perda

Berita Utama

Gudang PT. SGB Panongan Jalan Terus, Plang Nihil–Pajak Dipertanyakan, Polisi Dilibatkan

Kabupaten Tegal

Buku Masjid Agung Dalam Bingkai Sejarah Sukses di Launching dan Dibedah

Bekasi

Plt. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Kenalkan Program Konseling Remaja PIK-R di Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Banten

Viral Video Syur Oknum Kepala Desa Menuai Kritisi Berbagai Kalangan di Kabupaten Lebak

Pemerintah Daerah

Dugaan Pungutan di SDN I Durajaya, Bupati Cirebon Segera Konfirmasi Disdik

Pendidikan

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 21 Febuary 2023 SMPN 2 Parung Bersihkan Lingkungan Sekolah 

Daerah

Potensi Miliaran Rupiah Hilang, Bukit Kandis Dibiarkan Mati Suri