LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Daerah

Rabu, 15 Februari 2023 - 10:46 WIB

Warga Desa Dukong Menolak Pembangunan Krematorium di wilayahnya

Mdiakompasnews.Com – Belitung – Puluhan warga beserta seluruh RT di Desa Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, menggerudug kantor Desa setempat.Warga keberatan dengan adanya rencana pembangunan Krematorium di wilayahnya. Rabu (15/03/2023).

Seperti diketahui bahwa Krematorium adalah tempat membakar mayat sehingga menjadi abu atau perabuan.

Dalam kegiatan sosialisasi dari pihak perwakilam Yayasan Sosial Krematoriun Belitung terlihat tidak hadir, di sebabkan menurutnya undangan diperkirakan belum diketahui oleh pihak yayasan.

Faisal Madani salah satu tokoh masyarakat, mengatakan bahwa pihak yayasan tidak pernah melakukan sosialisasi sebelumnya, terkait Krematorium ini.

Baca Juga :  SDN se Kec.Dua Koto Akan Gelar Lomba Melukis dan Congklak Yang Nantinya Akan Dipertandingkan di Tingkat Kab.Pasaman

“Hal ini tidak dapat dibenarkan, sebab tidak pernah sosialisasi sebelumnya, “ucapannya

Ia menambahkan, bahwa tidak dibernarkan apabila FKUB Kabupaten Belitung tidak diikutsertakan dalam kegiatan ini. Tidak bisa hanya bermodalkam selembar surat dari Kelala Desa saja untuk membangun Krematorium.

“Tidak bisa hanya mengandalkan sepotong surat dari Pak Kades sebelumnya. Ini penting, tidak bisa main tabrak saja. Ada aturannya itu,” tegas Faisal.

Baca Juga :  Bupati Batu Bara Ir, H, Zahir, M.Ap Menyerahkan SK Kepada Ratusan Guru PPPK

Seluruh RT Desa Dukong Menolak Krematorium

Terkait hal ini, menurut informasinya telah disepakati bahwa seluruh RT yang berjumlah 19 Ketua RT di Desa Dukong bersama warga menyatakan menolak pembangunan Krematorium.

Sebelumnya, gejolak antara warga dengan pihak yang akan melakukan pembangunan krematorium sudah terjadi sejak tahun 2021. Namun, hingga kini belum ada upaya penyelesaian dari pihak terkait.

Menurut informasinya, diatas lahan sekitar satu hektar, rencananya akan berdiri tempat membakar mayat tersebut (krematorium).

Urungkan Niat Pembangunan Krematorium

Baca Juga :  Melalui Program CSR, PT Pradiksi Gunatama Tbk Bangun Pagar di TK Arunika Desa Tebru Pasir Damai

Kemudian perwakilan dari warga, Ario mengungkapkan bahwa warga melakukan penolakan pembangunan Krematorium, karena belum adanya sosialisasi terkait pembangunan krematorium. Meskipun Persetujuan Pembangunan Gedung (PBG) sudah ada.

“Jadi saat ini kondisi warga sedang resah. Jadi sebaiknya, silahkan sosialisasi ke warga, tidak dengan cara seperti ini,” ungkap Ario menyampaikan kekecewaannya.

Ia menambahkan, untuk menghindari gejolak antara warga, Pemdes Dukong serta pihak terkait lainnya, agar mengurungkan niatnya untuk pembangunan Krematorium ini.
(Andri S)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Upacara Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke – 59, Kalapas: Komitmen Satu dan Pengabdian Luhur

ANGGOTA DPRD/DPR RI

Jamin Keselamatan Atlet, Perbasi Kota Tangerang Daftarkan Ribuan Atlet ke BPJS Ketenagakerjaan

Daerah

Rp 4,2 Milyar SPK Fiktif Dari Kasus Dinkes Kabupaten Sukabumi

Daerah

Iklan AMDK Yang Melanggar Per BPOM Harus Segera di Hentikan

Daerah

Aksi Unjuk Rasa PC PMII Lebak Desak DPMD dan Komisi 1 DPRD Kabupaten Lebak

Berita Dunia

Polres Meranti Gelar Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum bagi Personel

Daerah

Klinik Kesuma Bangsa Sei Sijenggi Siap Layani Pasien Secara Prima

Daerah

Sri Rahmayani dapat jabatan mentereng ,Facebooker dan Eks Aktivis Perbbuni: Menduga Bupati melindungi