DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Peristiwa / Sorotan

Jumat, 3 Februari 2023 - 09:58 WIB

Ketua Umum DPP PJS Minta Kapolri Usut Insiden Penembakan Waketum JMSI

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Kasus penembakan orang tak dikenal (OTK) terhadap Rahiman Dani selaku Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Pusat (PP) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mendapat tanggapan keras dari Ketua Umum DPP Pemerhati Jurnalis Siber (PJS), Mahmud Marhaba, Jumat (03/02/2023).

Menurut Mahmud yang juga sebagai pendiri JMSI, insiden penembakan ini merupakan hal yang sangat serius untuk diungkap. Olehnya Mahmud meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas siapa pelaku dan aktor dibalik penembakan ini.

Diketahui, Rahiman Dani merupakan teman dekat Mahmud Marhaba sewaktu awal mendirikan JMSI pada tahun 2010 lalu, dimana saat itu Mahmud ditunjuk usai deklarasi JMSI 8 Februari 2010 lalu sebagai Plt Ketua Umum JMSI dan mengangkat Rahiman Dani sebagai Plt Sekretaris Jenderal JMSI saat itu.

Baca Juga :  Banyak Parkir Liar di Jalan Husein Sastranegara, Aktivis Desak Penindakan Tegas

Dalam perjalannya, Juni 2020, JMSI menggelar Munas I secara virtual dengan mengangkat Teguh Santosa sebagai Ketua Umum JMSI. Bersama tim formatur, Rahiman Dani diangkat sebagai Waketum sementara Mahmud Marhaba dipercayakan sebagai Sekjen JMSI.

“Saya kenal baik dengan Rahiman Dani. Beliau adalah orang yang sangat paham dan berpengalaman dengan organisasi, sehingga jabatan sebagai Waketum dipandang cocok untuk dirinya,” jelas Mahmud yang merupakan inisiator awal berdirinya JMSI usai Munas SMSI di kantor PWI Pusat 2019 lalu.

Untuk itu, Mahmud Marhaba meminta kepada Kapolri agar segera mengusut tuntas oknum pelaku dan aktor penembakan Waketum JMSI yang juga merupakan pendiri media siber RMOL BENGKULU. Bagi Mahmud insiden ini sangat berbahaya dan menggangu jalannya kemerdekaan pers di tanah air, meski belum diketahui apakah insiden ini berkaitan dengan hasil produk jurnalistik atau tidak.

Baca Juga :  Polda Lampung Gerebek Gudang Pengoplos Minyak Mentah, Diduga Milik Seorang Oknum Anggota Polri

Olehnya Mahmud mempercayakan profesionalisme Polri dalam mengungkap insiden ini.

“Kita percaya pihak kepolisian mampu mengungkap kasus ini secepatnya. Kita tunggu hasil kerja mitra kita ini,” tegas Mahmud

*PJS Bengkulu wajib kawal*
Dengan kejadian ini, Sekretaris Jenderal DPP PJS, Taswin Hasbullah mengharapkan agar pengurus di Bengkulu disemua tingkatan agar mengawal pengungkapan kasus ini secara sempurna.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Ketum DPP PJS untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh baik secara nasional maupun secara lokal di Bengkulu,” tegas Taswin usai berkomunikasi dengan Ketum PJS.

Baca Juga :  Kepergok Mobil Dinas Camat Dibuat Belajar Nyetir Diluar Jam Kerja Kantor

Ditambahkan Taswin, PJS akan mengawal kasus ini dengan terus membuka komunikasi bersama pihak Kepolisian.

“Kita berharap agar teman-teman pengurus PJS di Bengkulu baik di DPD maupun DPC untuk terus mengawal dan memberitakan perkembangan kasus penembakan ini,” harap Taswin.

Hingga saat ini, Rahiman Dani sedang ditangani pihak medis di rumah sakit Rafflesia Bengkulu.

“Kita berharap luka tembak yang dialami saudara Rahiman tidak parah dan berdoa agar beliau bisa pulih kembali,” harap Sekjen PJS, Taswin Hasbullah.

(R Ken Aji)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Gudang DPR Kenanga Cipondoh, Diduga Dijadikan Pengoplosan Gas Elpiji

Berita Utama

Banjir Bandang Landa Simbahe DS, Satu Unit Mobil Havanza Hanyut di Seret Air Bah

Peristiwa

Pimred Media Kompas News Hadiri Milad FWJI ke- 4 di Purwokerto

Berita Utama

Patroli Perintis Presisi Kota Polres Rokan Hulu Ciptakan Situasi Aman Dan Kondusif

Berita Utama

Polsek Sapeken Ungkap Sindikat BBM Bersubsidi Berjenis Solar ke Kapal

Batu Bara

Maling Menggerayangi Rumah Dari Salah Satu Personil Jurnalis

Sorotan

Diduga Program Bantuan Hibah Pokmas Tahun 2021 di Kabupaten Sumenep Syarat Penyelewengan

Daerah

Ketua Aliansi Aktivis Lebak, Berikan Klarifikasi Tidak Ada Prostisusi Di Caffe Raja