DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Sorotan

Rabu, 11 Januari 2023 - 10:22 WIB

Jeritan Tangis Petani Budi Daya Lengkuas di Desa Kasengan Kecamatan Manding

Mediakompasnews.Com – Sumenep – Para petani tanaman budi daya lengkuas di Desa Kasengan Kec.Manding Kab. Sumenep Jawa Timur , benar benar miris, pada saat musim panen raya tanaman budi daya lengkuas harganya hancur mencapai rp 7000-, per kilogram.

Pengakuan H.Sambun Nasib ( mantan kepala desa kasengan ) ,masyarakat petani tanaman budi daya loas mengalami kerugian , harga jual berkisar tujuh ribuh rupiah per kilogram . Pembiayaan yg harus keluarkan mulai dari pembibitan ,persiapan lahan penanam dan pemupukan serta musim panen, biaya cukup besar ujarnya . Rabu 11-01-2023.

Baca Juga :  Bahas Berbagai Isu Terkini, Kapolres Meranti Coffee Morning dan Anev Karhutla Bersama Forkopimda

H Sambun Nasib menuturkan lebih lanjut kepada awak media kompas news .com Para petani tanaman budi daya lengkuas saat sekarang mengalami kesulitan dalam pemasaran tuturnya , sehingga hal itu yang menyebabkan harga turun, bukan dari kwalitas barangnya ,kalau kwalitas barang bagus ,yg beli hasil panen kami kesini hanya pedagang lokal.

Di desa Kasengan ada puluhan ribuh hektar tanaman budi daya lengkuas yg siap panen ,namun nasib petani tentang harga jual lengkuas belum ada perhatian khusus dari Pemerintah Kab.Sumenep.

Baca Juga :  FWJ Indonesia Dukung Polri Usut Tuntas Pelaporan Burhanuddin Syamsu

Bssar harapan para petani budi daya tanaman lwngkuas agar Penkab Sumenep mau menjabatani mereka dalam hal pemasaran ,dengan perusahaan perusahaan jamu yg ada di Indonesia.kami petani banyak berharap Bapak Bupati Sumenep mau memperhatikan nasib peteni tanaman budi daya loas secara keseluruhan yg ada di Kabupaten Sumenep, agar dapat menyetabilkan harga jual tanaman budi daya lengkuas harga normal rp 35 000,- per kilogram. sehingga bisa menganggkat perekonomian rakyat setelah pasca Covid 19 yg dampaknya sangat besar di rasakan masyarakat petani.

Baca Juga :  12 Tahun Serobot Lahan Warga, Poktan TDB Laporkan PT KPC ke Polisi

(Azis)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Rentan Banjir, Warga Perumahan Binong Permai Pertanyakan Pengembang

Berita Utama

Tangsel Darurat Obat Keras! Diduga Dijual Bebas Tanpa Pengawasan

Kab.Lebak

Ketua DPAC Ormas BBP Kecamatan Maja Sebut Anggaran Rehabilitasi Situ Cicinta “Jangan Petak Umpet”

JAKARTA

Komnas Perlindungan Anak Minta Polres Semarang usut Tuntas Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Ungaran

Berita Utama

Lapas Pasir Pangarayan Gandeng TNI Geledah Hunian Warga Binaan

Berita Utama

Peduli Lingkungan, Jelang Puncak Hari Bhayangkara Ke 78, Polres Rohul Bersama Polsek Jajaran Tanam Ribuan Bibit Pohon

Berita Utama

Pasar Induk Tanah Tinggi Sangat Becek dan Jorok, Pihak Pengelola Kemana…?

Berita Utama

Bareskrim Tetapkan 2 Pejabat Kemendag Jadi Tersangka Korupsi GerobakĀ