DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama / Keagamaan / Nasional

Minggu, 26 Juni 2022 - 15:04 WIB

Kesan dan harapan T.Rusli Ahmad, SE, MM Ketum DPP SANTRI TANI NU dalam menunaikan Ibadah Haji

Mediakompasnews.Com – Pekanbaru – Ibadah haji kali ini akan diikuti oleh Ketua Umum DPP Santri Tani NU, T Rusli Ahmad SE MM yang juga merupakan ketua PWNU Riau dan ini merupakan ibadah haji pertama kalinya yang akan dijalani dan diikuti.

“Ibadah kali ini memang untuk yang pertama kali yang akan saya jalani. Tapi dibalik itu semua, ada tanggung jawab besar yang harus saya hadapi,” terang Ketua Umum DPP Santri Tani Nu yang akrab dipanggil Rusli Ahmad.

Rencananya, saat menjalani ibadah haji, ia akan berdoa di tanah suci untuk menyelesaikan beberapa rencana besarnya. Salah satunya adalah rencana pembangunan 83.000 Pondok Pesantren di seluruh daerah di Indonesia sesuai dengan jumlah desa di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Kapolres AKBP Pangucap, Dampingi Bupati Di Upacara Pengukuhan Paskibraka Rohul Tahun 2022

“Saya disana (di tanah suci) juga akan berdoa untuk rencana pembangunan Pondok Pesantren. Saya berencana mendirikan 83.000 Pondok Pesantren di seluruh daerah (di Indonesia),” ucap Rusli Ahmad.

Untuk nama yang direncanakan oleh T Rusli Ahmad, saat ditanyakan oleh awak media, ia menjawab bahwa yang masih terpikir olehnya untuk sementara akan menggunakan pondok Tahfidz Qur’an Santri Tani NU tersebut hanya terdiri dengan maksimal 99 santri/ ponpes.

Baca Juga :  Darurat Kebocoran Data, KADIN Indonesia Implementasikan Betawi Blockchain dan IDigi Untuk Keamanan Siber

“Sebelum saya dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, selagi masih diberi ijin bernafas, saya ingin mendirikan Pondok Pesantren Santri Tani NU yang sementara ini masih terpikir diberi nama Rusli Ahmad, dan saya bercita-cita dari setiap desa di Indonesia, ponpes Santri Tani NU dapat melahirkan serta menjadikan Hafidz dan Hafidzah Qur’an yang handal,” jawabnya.

“Tidak perlu santri yang banyak, saya berpikir bagaimana mendirikan tempat untuk para santri menimba ilmu dengan pendidikan berkarakter membangun jiwa enterprenaur. Jadi setelah tamat, para santri tersebut bisa membuka lapangan pekerjaan terutama di segi pertanian,” sambungnya.

Baca Juga :  Polres Tegal Usut Kasus Penjarahan. Pengrusakan Hotel Dan Villa Di Obyek Wisata Guci Menelan Kerugian 50 M

Terkait jumlah santri yang diharapkan oleh Rusli Ahmad, Pondok Pesantren yang dicita-citakan untuk didirikannya usai menjalani ibadah haji, tidak mementingkan kuantitas dari santri.

“Untuk jumlah santri di Pondok Pesantren, saya tidak mewajibkan jumlah santrinya harus banyak. Yang penting pendidikannya yang harus berkualitas. Tidak kuantitas yang saya inginkan, tapi kualitas dari santri,” tutupnya.

(Red/Tim)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Rutan Tangerang Terima 100 Buku dari Perpusnas RI untuk Perkuat Literasi Warga Binaan

Berita Utama

Peringati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, SDN 2 Jatimulya Gelar Lomba Antar Kelas.

Berita Utama

Letjen Agus Subiyanto Juarai Novelty Shot Exhibition AARM Hanoi

TNI/POLRI

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Personel Sat Resnarkoba Polresta Cirebon Jalani Tes Urine

Berita Utama

Polri Gelar Wayang Kulit Berlakon Wahyu Cakraningrat

Berita Utama

Semangat Kapolri ke Jajaran Brimob Jaga KTT G20: Ini Kehormatan untuk Kita

Berita Utama

Dua Tersangka Diringkus Personil Sat Reskrim Polres Rohul Dalam Kasus Tindak Pidana Penyalahgunaan BBM

Berita Utama

Polres Tegal Kota, Amankan 4 Pelaku Penggelapan Sepeda Listrik