DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Senin, 30 Januari 2023 - 05:10 WIB

Terkait pengadaan mobil dinas Pemkot Cilegon, diduga kuat kangkangi aturan

MediakompasNews com,- Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon, Provinsi Banten, telah melaksanakan kegiatan pengadaan kendaraan dinas untuk perorangan dengan beberapa spesifikasi atau peruntukan. Kendaraan dinas itu adalah untuk wali kota, wakil wali kota, dan kendaraan dinas untuk Sekretaris Kota. Sumber anggaran pengadaan mobil-mobil dinas tersebut adalah dari APBD TA. 2022, dengan pagu anggaran senilai Rp. 2.252.250.000,00. Adapun kegiatan pembelian dilaksanakan pada bulan September 2022.

Dalam pelaksanaan pengadaan kendaraan dinas di Pemerintahan Kota Cilegon tersebut, Wali Kota Cilegon diduga telah menyalahgunakan kewenangan. Pasalnya, pengadaan mobil dinas harus sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia No. 20 Tahun 2022 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 84 Tahun 2014 tentang Penjualan Barang Milik Negara atau Daerah Berupa Kendaraan Perorangan Dinas. Dalam aturan tersebut tercantum, bahwa fasilitas kendaraan dinas dapat diberikan setelah masa pengabdian pada pemerintah selama 4 tahun. Sedangkan Wali Kota Cilegon sekarang baru menjabat sekitar 2 tahun-an.

Baca Juga :  Beri Presiden Jaket, Eunike: Karena Bapak Presiden _Stylish_

Menanggapi hal tersebut, Koordinator PPWI Regional Jawa Bagian Barat (Jabar, DKI Jakarta, dan Banten), Agus Chepy Kurniadi, menyatakan akan membuat laporan pengaduan ke Kejaksaan Negeri Kota Cilegon agar dilakukan audit terhadap kegiatan pengadaan mobil dinas itu. “Atas dasar dan merujuk pada aturan tersebut, kami dari PPWI untuk wilayah Jabar-Jakarta-Banten, akan membuat laporan pengaduan kepada Kejari Kota Cilegon untuk membentuk Tim Audit terhadap pekerjaan pengadaan kendaraan mobil dinas itu. Sekaligus menuntut untuk menindak tegas para oknum yang terlibat dalam proyek pengadaan kendaraan dimaksud, yang kami duga telah adanya praktek tindak pidana korupsi,” tegas Agus Chepy Kurniadi kepada media ini, Minggu, 29 Januari 2023.

Baca Juga :  Buka Semarak HUT RI Ke 77 Bangun Purba, Wabup Rohul Sebut Bentuk Wujud Mengenang Jasa Perjuangan Pahlawan

Agus juga menyebutkan bahwa pihaknya sangat miris dan prihatin melihat kondisi ini, “Kami dari PPWI Jawa Bagian Barat merasa sangat miris dan prihatin terkait pengadaan kendaraan tersebut, terutama dikaitkan dengan momentum pelaksanaan proyek pengadaan mobil dinas itu. Kami anggap hal ini sudah mengangkangi aturan. Masyarakat saat ini lebih membutuhkan layanan ketahanan pangan atau ekonomi pasca Covid-19 serta infrastruktur yang baik di Kota Cilegon,” jelas Agus Chepy yang didampingi Sekretaris PPWI Jawa Barat, Adhie Wahyudi.

Bersama beberapa element masyarakat di Kota Cilegon, sambungnya, akan menuntut kepada pihak terkait untuk mendengarkan dan menindak-lanjuti aspirasi mereka. “Bersama-sama dengan berbagai komponen masyarakat Kota Cilegon akan menuntut Aparat Penegak Hukum (APH), baik pihak Kejari dan Kejati Banten maupun Tipikor, untuk menerima dan menindak-lanjuti aspirasi yang kami sampaikan. Karena apabila tidak adanya upaya menindak tegas dalam persoalan ini, dikhawatirkan akan berdampak pada kerugian keuangan negara dan preseden buruk bagi masyarakat Kota Cilegon. Karena jelas-jelas, bahwa anggaran APBD adalah hasil retribusi pajak dan lain-lain dari masyakarat Kota Cilegon,” kata Agus Chepy lagi.

Baca Juga :  Sekda Resmi Lantik Lima Pimpinan Baznas Kabupaten Tegal Periode 2024 – 2029

Pimred media Jayantara News inipun menambahkan bahwa pihaknya akan segera Menyusun laporan dan menyampaikannya ke pihak berwenang. “Secepatnya kami akan membuat pelaporan kepada pihak-pihak yang mempunyai kewenangan!” tegas Agus Chepy Kurniadi.

Hingga berita ini ditayangkan, Tiim Media belum berhasil melakukan konfirmasi kepada para pejabat berwenang, yang ada keterkaitan dengan persoalan tersebut. (Pendy)

Sumber ; Tim DPP PPWI.Nasional

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Menuju Reintegrasi Sosial: 52 Warga Binaan Ikuti Sidang TPP di Rutan Kelas I Tangerang

Berita Utama

Usai Musnahkan Arsip, Lapas Rangkasbitung Terima Penghargaan Kemenkumham Ri

Berita Utama

Kasus Desa Pakam Raya, Diduga Satu Dusun Jabat Dua Orang Kadus, SK Tidak Sesuai Fakta

Berita Utama

Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Tjahjo Kumolo

Berita Utama

Terima Wakil Gubernur Gyeongsangbuk-do Korsel, Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Kerjasama Pertukaran Pelajar Indonesia-Korea

Berita Utama

Polisi Tetapkan 4 Tersangka Kasus ART Lompat dari Lantai Atap Rumah Majikan di Karawaci

Berita Utama

Ketua DPD IWO Indonesia Lamsel Survey Kantor Perwakilan DPD Di Bakauheni

Berita Utama

Presiden Akan Tanam Padi dan Kunjungi Pasar di Tuban