LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Berita Utama

Kamis, 23 Maret 2023 - 15:01 WIB

Ketua Aliansi Aktivis Lebak Hendra Bobi Abimanyu Minta Camat Evaluasi Kinerja Kades.

Mediakompasnews.com -Lebak- Pasca temuan dugaan adanya permainan dalam penyaluran Bansos Sembako yang melibatkan Agen E Waroeng dan Pemerintah Desa, Kepala Desa Sukaharja hingga saat ini masih sulit untuk ditemui media, bahkan pesan yang dikirim awak media beberapa hari lalu masih terabaikan hingga saat ini.

Menyikapi hal tersebut, ketua Aliansi Aktivis Lebak, Hendra Boby Abimanyu meminta kepada pemerintah kecamatan Cikulur untuk segera mengambil langkah tegas terkait kinerja kepala Desa Sukaharja yang diduga ikut bermain dalam penyaluran Bansos Sembako di Desanya tersebut.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi 5,03 Persen, Sri Mulyani: Lampaui Tiongkok dan Prediksi Analis Pasar

Dijelaskan Hendra, informasi yang ia terima bansos yang seharusnya diterima secara tunai sebesar 400.000.00 oleh KPM, Namun warga hanya menerima Beras dengan nilai harga diduga markUp, lantaran 20 Kg beras yang diterima KPM dihargai dengan nilai 250.000.00 dan sisanya diberikan secara tunai kepada KPM sebesar 150.000.00.

” Saya minta Kades untuk kooperatif dalam memberikan hak jawab ketika di konfirmasi oleh media, karna media akan terus berupaya untuk mendapatkan informasi dari sumber yang menurut mereka harus di dapatkan guna penyeimbang Informasi berita ” Terang Hendra Boby Abimanyu.

Baca Juga :  Pangdam XII/Tpr Hadiri Malam Ramah Tamah Bersama Kasad

” Dengan perilaku kades yang seolah menghindar atau bersembunyi dari awak media, menimbulkan asumsi kami sehingga patut diduga ada apa ini ? ” Ungkap Hendra seraya bertanya.

Hendra pun menyampaikan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak APH dan berencana akan melayangkan surat kepada Kejaksaan Negri Kabupaten Lebak untuk tindak lanjut informasi dugaan Mark Up dan pelanggaran mekanisme penyaluran Bansos di Desa Sukaharja tersebut.

Baca Juga :  Menkominfo Johnny G Plate Jadi Tersangka Dan Ditahan Di Kasus BTS Rp 8 T!

” Tim Kita sudah turun ke Lapangan melihat kondisi berasnya, dan untuk penyalur yang terlibat kita sudah ketahui dari keterangan warga KPM untuk kemudian nanti kita tindak lanjut buatkan Laporan Informasi ke Kejari Lebak” Tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak media masih terus berupaya menemui pemerintah Desa Sukaharja.

(M.Irwansyah)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Disematkan Brevet Hiu Kencana TNI AL, Kapolri: Kekuatan Sinergitas Jaga Kedaulatan Bangsa Indonesia

Berita Utama

Istri Sakit Jantung dan Ginjal Membutuhkan Perhatian Pemerintah dan Dermawan

Berita Utama

Temanggung Fest 2023, Upaya Promosi dan Peningkatan Kelas Produk UMKM

Berita Utama

Sambut Hari Asyura 10 Muharram 1444H, Polres Ngawi Gelar Do’a Bersama dan Pemberian Santunan Anak Yatim

Berita Utama

Cegah C3, Personel Polres Meranti Gelar Patroli KRYD

Berita Utama

Peresmian Kantor PT.CAKRAWALA NUSA MUDA(CNM) Bakauheni Lampung Selatan Disimbol Dengan Gunting Pita  

Berita Utama

Rutan Kelas I Tangerang Gelar RAT 2025, Perkuat Transparansi dan Kesejahteraan Anggota

Berita Utama

Sambut HUT TNI AL ke 77, Lanal Tegal Aksi Gerakan Nasional Laut Bersih di Pantai Larangan