LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Kegiatan Masyarakat / Sumatera Utara

Senin, 25 September 2023 - 23:08 WIB

Rempang Bergolak, Solidaritas Datang Dari Melayu Sergai

Mediakompasnews.Com – Sumut -Serdang Bedagai – Aliansi Masyarakat Melayu Bersatu Serdang Bedagai menggelar aksi damai Bela Rempang, di tepi jalan depan Kantor Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (24/9/2023).

Kantor Bupati Sergai tersebut berlokasi di Jl. Negara No. 300, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Dalam aksi damai tersebut diperkirakan massanya mencapai 300 orang. Pantauan Realitasonline di lokasi aksi damai itu berlangsung tertib dan dikawal puluhan Polisi Polres Sergai dan puluhan Satpol PP Sergai.

Dalam Aksi tersebut juga dibagikan pernyataan sikap yang berjudul Aksi Damai Aliansi Masyarakat Melayu Serdang Bedagai Bela Rempang, “Kembalikan Hak Warga Rempang, Tolak Neoimperialis Komunis dan Oligarki Kapitalis Berkedok Investasi” yang dibagikan kepada masyarakat yang melintas.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Madina Bakal Turun Kelapangan Terkait Proyek Disdik Bermasalah

Ketua Aliansi Masyarakat Melayu Serdang Bedagai Fahri Zaman Syah dalam orasinya menyampaikan dengan tegas kembalikan hak warga Rempang.

Zaman Syah mengatakan dengan kuat, ingat saudara-saudara ku persoalan Rempang ini bukan lah satu-satunya persoalan di negeri ini. Ini salah satu dari banyaknya persoalan yang ada di negeri ini.

Usai kegiatan, saat diwawancarai Fahri Zaman Syah mengatakan massa aksi damai sekitar 300 orang. Dalam aksi tersebut hanya menyampaikan kepada Umat saja.

Saat ditanya target aksi damai hari ini, Fahri Zaman Syah menjelaskan, yang pertama kita sebagai seorang Muslim tentunya selain ibadah kita itu sesuai dengan aturan Islam, tapi juga seharusnya persoalan Rempang itu hanya bisa diselesaikan dengan cara yang Islam.

Lanjutnya, tadi yang saya jelaskan berkaitan dengan Amru Bin Ash ketika dia itu salah dalam mengambil kebijakan untuk salah satu warganya, maka disitu ada aturan bahwasanya seorang pemimpin itu memang tidak boleh lari dari pada koridor Islam, dia harus memang betul-betul memberikan hak kepada rakyatnya, bahkan rakyat itu memang mesti dilindungi hak-haknya.

Baca Juga :  Kadis PUPR Sumut dicopot dari Jabatannya oleh Gubernur Sumatera Utara

Didalam lembaran pernyataan sikap tersebut terdapat pernyataan yang dirangkum sebagai berikut.

1. Mengutuk keras aksi perampasan tanah warga di Pulau Rempang oleh Pemerintah karena hal itu merupakan kezaliman yang besar.

2. Mengutuk keras segala tindakan represif, intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh tim gabungan aparat terhadap masyarakat Pulau Rempang dan Galang, sehingga masyarakat mengalami cedera, trauma dan kerugian materi.

3. Menolak kebijakan Pemerintah yang lebih berpihak kepada investor yang mana kebijakan ini merupakan konfirmasi bahwa Pemerintah menerapkan kebijakan yang melayani kepentingan segelintir cukong oligarki kapitalis dan kehendak kapitalisme global dengan mengabaikan hak dan kepentingan rakyat.

Baca Juga :  Panitia Batfest 2023 Targetkan Minimal 10 Ribu Peserta Jalan Sehat Dengan Doorprize 100 Paket Umrah

4. Menuntut agar Pemerintah menghentikan proyek Rempang Eco-City dan investasi perusahaan asal Cina, Xinyi Glass Holdings Limited.

5. Secara khusus, dalam suasana bulan September dalam penanggalan Masehi, dimana bangsa ini pernah mengalami tragedi karena kudeta berdarah dari G 30 S PKI pada 1965, kami mengajak semua pihak, terus mewaspadai kebangkitan komunisme gaya baru, dan pada saat yang sama terus melawan kejahatan dan keserakahan ideologi sekularisme kapitalisme liberal-demokrasi.

Diakhir aksi damai bela Rempang tersebut ditutup dengan Doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Sidik Lubis dan pekikan takbir Allahu Akbar.

(ILB)

Share :

Baca Juga

Sumatera Utara

LSM LPKH, Satpol PP dan Sejumlah Awak Media Online Geruduk Galian C Ilegal

Berita Dunia

Pajak Tanjung Tiram Semakin Tak Aman, Satu Jerigen Minyak Dan Ikan Pedagang Raib di Gondol OTK

Sumatera Utara

Jemaah Haji Gelombang Pertama Sumatera Utara Hari Kamis Terakhir Memasuki Makkah

Sumatera Utara

Kapolsek Medang Deras Bersama Kanit Binmas Silaturahmi ke MUI Kecamatan Medang Deras

Peristiwa

Woww Gawat !! Diduga Dari Aksi Teror, Kaca Mobil Pengacara di Batu Bara, Dirusak OTK

Sumatera Utara

Rumah Warga Roboh Tertimpa Pohon, Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M. AP Bantu Renovasi dan Beri Bantuan

Sumatera Utara

Desa Pulau Sejuk Kabupaten Batu Bara Masuk Nominasi Desa Anti Korupsi KPK RI

Berita Utama

Wowww ….. Sangat Fantastis Anggaran Pengorekan Parit Di Lingkungan Simpang Empat