DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Pendidikan / Sorotan / Sumatera Utara

Jumat, 17 Februari 2023 - 17:04 WIB

Komisi I DPRD Madina Bakal Turun Kelapangan Terkait Proyek Disdik Bermasalah

Mediakompasnews.Com – Mandailing Natal, Sumatera utara – Komisi satu (I) dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara (Sumut) bakal periksa kelapangan proyek yang bermasalah di dinas pendidikan (Disidik) tahun anggaran (TA) 2022 yang lalu.

Hal itu dikatakan oleh Syaiful Gozali Lubis Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra dan anggita komisi I DPRD Madina diruangan Komisi I, kamis (16/02/2023). dirinya mengaku mereka dari komisi bakal meninjau proyek disdik madina yang diduga bermasalah.

“Tinggal menunggu keputusan dari ketua komisi ini kita akan meninjau kelapangan terkait dugaan permasalahan bakal kita jadwalkan dan kita akan melibatkan kawan-kawan jurnalis.” kata Syaiful Gozali Lubis.

Baca Juga :  LSM KPMP Bangka Bakal Lapor Panglima TNI Soal Penambangan Pasir Ilegal

Bahakan Syaiful Gozali selaku anggota DPRD Madina yang terpilih dari dapil III seperti merasa heran karena ada bangunan pasilitas pendidikan didaerahnya diduga bermasalah, seperti pembangunan laboratorium di Smp Negri 3 Batang Natal Madina yang diduga Mangkarak dan muebelair belum juga ada padahal kontrak kerjanya sudah habis dan pencairannya sudah 100%.

“Waduh kok bisa di daerah saya ada yang seperti ini, terimakasih buat laporan informasi dari Kawan-kawan jurnalis ini akan kita tampung dan akan kita tindaklanjuti kelapangan.” ucapnya.

Baca Juga :  Diduga Bangunan Tower BTS Rajeg Rugikan Pendapat Daerah Kabupaten Tangerang

Hal senada dikatakan oleh Ishar Helmi (Ican) anggota Komisi I DPRD Madina lainnya, dirinya mengaku sudah pernah berkoordinasi bersama ketua Komisi satu terkait hal permaslahan dugaan proyek Disdik Madina yang diduga bermasalah.

“Seperti Pembangunan UKS TK satu atap SDN 122 Sayur maincat ada dua kali anggaran dan diduga Mark-up benar baru ini saya ketahui.” tambahnya.

Selain itu pihak Komisi I DPRD Madina juga akan meminta data pertanggung jawaban kepada kadis Pendidikan Madina mulai dari pengadaan Meubelair SD dan SMP yang jika disatukan memakai anggaran senilai Rp3,4 Milyar dan pembangunan yang diduga Mangkrak dan dirinya juga berterimakasih atas kedatangan rekan jurnalis karena mereka dapat mengakses informasi dari dilapangan.

Baca Juga :  Lurah Kartini Apatis Terhadap Jajaran Kepengurusan di Tingkat Bawah yang tak Sejalan

“Diagenda kita memang sudah masuk untuk tinjau lapangan hanya saja kita menunggu keputusan ketua komisi I yang kebetulan saat ini sedang berada diluar dan kami berterimakasih sudah mendapat informasi dari rekan pers yang turun kelapangan dan peduli akan pembangunan Madina, seterusnya rekan-rekan jangan bosan untuk memberikan informasi dari lapangan.” timpal Ican.

(GOM GOM)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Baru Diangkat Kepsek SMK Dhasis, Siswa Dikeluarkan dan adanya Perundungan Siswi

Banten

Wow… Aktivis Muda Lebak Desak Badan Kepegawaian Daerah Berikan Sanksi Disiplin Kepada Kepala UPTD Sertitifikasi Dan DLHK

Berita Utama

Pekan Olahraga Provinsi Banten VI Resmi Dibuka, Kota Tangerang Selaku Tuan Rumah

Banten

Viral Video Syur Oknum Kepala Desa Menuai Kritisi Berbagai Kalangan di Kabupaten Lebak

Berita Utama

Ratusan Massa AMAK, Gelar Aksi Datangi KPK Dan ATR/BPN Usut Tuntas Mafia Tanah Di kabupaten Tangerang

Berita Utama

Polsek Jatiuwung Sita Ratusan Butir Obat Daftar G Tanpa Izin Edar

Berita Utama

KPU Kota Tangerang, Digeruduk Ratusan SMK Excellent Dan SMAN 7 Kota Tangerang Untuk Kunjungi RPP

Kab.Lebak

Ketua DPAC Ormas BBP Kecamatan Maja Sebut Anggaran Rehabilitasi Situ Cicinta “Jangan Petak Umpet”