LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / JAKARTA

Jumat, 31 Maret 2023 - 08:42 WIB

PT Proreed Abadi Mantra Hadir Acara Pameran Inatex Industri Tekstil Mesin Tenun

Mediakompasnews – Jakarta – Pameran industri TPT (Tekstil dan Produk Tekstil) terlengkap bertaraf internasional Indo Intertex – Inatex 2023 kembali digelar mulai hari ini Rabu, 29 Maret hingga 31 Maret 2023 di Jakarta International Expo Kemayoran.

Sebagai akselerator bisnis untuk industri TPT dan fashion nasional, Indo Intertaex – Inatex 2023 mempertemukan seluruh profesional di industri tekstil dan fashion yang ingin saling berkolaborasi, berbagi ilmu, dan mengembangkan bisnis mereka bersama, serta menyajikan hasil penelitian mereka mengenai perkembangan teknologi dan material termutakhir,” ujar Paul Kingsen, Project Director Peraga Expo selaku penyelenggara pameran.

Indo Intertex dan Inatex memainkan peran penting sebagai platform yang kredibel untuk melakukan transformasi industri tekstil dan garmen lokal dengan memperkenalkan teknologi baru di dunia. Kedua pameran saling terkait yakni Indo Intertex menghadirkan permesinan dan peralatan. Sedangkan Inatex menghadirkan bahan baku serat, benang, kain, pakaian jadi, aksesories/zipper/button/belt dan produk Industri Nonwoven. Beberapa nama besar di industri tekstil yang berpartisipasi di pameran tahun ini antara lain APR, Obor, Indohose, Daliatex dan lainnya. Teknologi-teknologi yang diperkenalkan adalah teknologi massive yang mendukung konsep industri ramah lingkungan.

Baca Juga :  Relawan DAG Adakan Syukuran Kemenangan Pasangan Gubernur Terpilih Mas Pram - Bang Doel

PT. Proreed Abadi Mantra hadir dalam ajang pameran Inatex-Indo Intertex 2023 Dalam kesempatan tersebut PT Proreed yang merupakan produsen weaving reed dan produsen high speed heald frame memperkenalkan beberapa produk mesin tenun modern.

Menurut Abhimantra Salimulana selaku Managing Director ada beberapa produk yang di pamerkan seperti: Air save for jat 810, Sisir Ajl menggunakan connical, Sisir Ajl menggunakan dlc, Sisir untuk mesin water jet, Sisir untuk mesin rapier, Sisir untuk mesin shuttle dan Sisir untuk bagian persiapan tenun.

Baca Juga :  Kebakaran Kementerian ATR/BPN, Bukan Dokumen yang Berkaitan dengan Sertipikat ataupun Sengketa Tanah yang terbakar

Pada awak media ia menegaskan bahwa PT. Proreed Abadi Mantra merupakan perusahaan yang berpengalaman lebih dari 25 tahun dalam mesin tenun baik yang ATBM hingga otomatis serta memiliki staff dan karyawan yang berpengalaman serta mempunyai skill di bidangnya.

“Dengan misi Menjadi Partner Dalam Meraih Sukses, maka kami fokus untuk memberikan yang terbaik kepada setiap pelanggan kami.” Ujar Abhimantra.

Baca Juga :  Pelaku Penjualan Bayi Dengan transaksi Utang Piutang Rp. 30 Juta di Semarang terancam maksimal 15 Tahun Penjara

“Sekarang kita udah market leader, namun kita terus berharap agar market kita lebih luas lagi.

Putra dari owner PT. Proreed Abadi Mantra tersebut berharap dengan pameran seperti ini industri tekstil di tanah air lebih maju lagi.

“Jika kita flashback ke tahun 1998 kan tekstil itu penopang perekonomian di Indonesia, kita jangan mau kalah dari Vietnam dan India.” Ujar Abhimantra.

Penulis : Abubakar

Share :

Baca Juga

JAKARTA

Pimpin Apel Perdana 2026, Kakorlantas Polri Tekankan Transformasi dan Peningkatan Pelayanan Publik yang Humanis

Berita Utama

Targetkan Pertumbuhan Pendapatan 39%, PT Martina Berto Tbk Optimis Prospek Kinerja 2023 Membaik

JAKARTA

Adopter Bayi 14 hari dengan Transaksi Utang Piutang senilai Rp. 30 Juta di Semarang Terancam Maksimal 15 Tahun Penjara

JAKARTA

Ples Minus Agus Flores Sebagai Kader Golkar, Prajurit Ahmad Doli Militan

Berita Utama

Manokwari dan Sorong Darurat Kekerasan Seksual Terhadap Anak

JAKARTA

Suami Pelaku Pembakaran Istri dan Fua Anaknya di Jakarta Timur Terancam 12 Tahun Penjara

Berita Utama

Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Satuan Jajaran TNI AD Bagikan Takjil Pada Masyarakat

JAKARTA

FWJ Indonesia Gaungkan Subang Zona Merah, Pengeroyokan Jurnalis Terjadi 2 Kali Dalam Hitungan Seminggu