LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / JAKARTA

Jumat, 31 Maret 2023 - 08:32 WIB

Ketua Umum APSYFI Hadir Dalam Acara Pameran Intertex – Inatex 2023

Mediakompasnews – Jakarta – Pameran industri tekstil dan produk tekstil Indo Intertex-Inatex 2023 kembali digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 500 perusahaan hadir dalam pameran ini.

Menjadi ajang bergengsi di awal tahun untuk tren busana nasional, pameran industri TPT (Tekstil dan Produk Tekstil) paling terlengkap di Indonesia, Inatex dan Indo Intertex 2023 kembali digelar di Jakarta International Expo.

Ajang ini menghadirkan produk dan inovasi terknologi terbaru dari mesin tekstil dan garmen, bahan baku, mesin digital printing, kimia tekstil, aksesoris serta produk tekstil lainnya merupakan hasil kerja sama Peraga Expo dengan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) dan sejumlah asosiasi lain.

Baca Juga :  Kongres Persatuan PWI Segera Digelar, Hendry-Zul Sepakati SC dan Peserta

Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia (APSYFI) Redma Gita Wirawasta turut mengomentari langkah pemerintah dalam memusnahkan impor pakain bekas, ia melihat langkah pemerintah tersebut masih kurang greget.

“Saya melihatnya masih kurang greget karena yang ditindak lebih banyak ke pedagang, harusnya yang ditindak adalah importirnya.” Kata Redma pada media, Rabu, 29/3/2023.

Baca Juga :  Sekjen IWO Telly Nathalia Tegaskan, PP IWO Tidak Larang Rayakan HPN di Tiap Daerah

Ia juga menerangkan bahwa larangan impor pakaian bekas tersebut sudah berlaku sejak tahun 2012 namun penindakannya yang menjadi masalah

“Sebenarnya larangan impor barang bekas tersebut sudah ada sejak 2012, tapi penindakan hukumnya yang menjadi masalah, bukan aturan yang menjadi masalah.” Kata Redma lagi.

Lanjut ucapya, “Sampai sekang aturannya ada tapi penegakan hukumnya nggak ada ya percuma.” Tegas Redma.

Baca Juga :  Dukung Talenta Muda dan Kelompok Rentan, Paradaya Movement 2.0 Resmi Mengudara

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum APSYFI juga menerangkan akibat membanjirnya barang impor masuk ke Indonesia menjadi salah satu tantangan terberat bagi APSYFI di tahun 2023 ini.

“Selain akibat pandemi covid, lesunya pasar expor, tantangan terberat dari Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia adalah banjirnya barang-barang impor yang masuk ke Indonesia.” Pungkas Redma.

Penulis : Abubakar

Share :

Baca Juga

JAKARTA

Adopter Bayi 14 hari dengan Transaksi Utang Piutang senilai Rp. 30 Juta di Semarang Terancam Maksimal 15 Tahun Penjara

JAKARTA

Kasad Launching Aplikasi Super ETWP AD dan Bagikan Seragam PNS AD

JAKARTA

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Anggota Kongres Amerika Serikat

JAKARTA

Dr. Kilala Tilaar, CEO of Martha Tilaar Group, Has Been Selected As A Member Of The International Jury For The Innovation Awards At In-cosmetics Global Amsterdam 2025

Berita Utama

Aster Kasad Pelihara Kerja Sama, Sinergitas dan Koordinasi Untuk Sukseskan TMMD ke-116

JAKARTA

Menkomdigi Sambut Baik Kongres Persatuan PWI, Harap Jurnalisme Indonesia Kembali Bersatu

JAKARTA

Acara Pisah Sambut Pejabat Lingkup Polres Metro Jaktim Bejalan Lancar AKBP Ruslan Idris SH MM Kabag Ren

JAKARTA

Situasi dan Kondisi Nyata Anak Indonesia, Catatan Keprihatinan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak