LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Minggu, 28 September 2025 - 13:09 WIB

Penimbangan dan Pelatihan Bank Sampah di Pondok Gede Permai, Warga RW 09 Jadi Inspirasi

Mediakompasnews.com – Kota Bekasi – Warga Perumahan RW 09 Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menggelar kegiatan penimbangan rutin sekaligus pelatihan bank sampah di Balai RW 09, Minggu (28/09/2025). Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat serta sejumlah tamu yang hadir untuk belajar mengelola sampah rumah tangga secara baik dan benar.

Kegiatan ini lahir dari kepedulian warga terhadap lingkungan, terutama pascabencana longsor dan banjir besar yang pernah melanda kawasan Jatiasih beberapa tahun silam. Dari pengalaman pahit itu, berdirilah Bank Sampah Kenanga RW 09 pada tahun 2016 sebagai upaya nyata mengurangi risiko bencana sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Baca Juga :  Ketua IMI Bamsoet: Jakarta e-Prix 2023 Akan Melibatkan 5.000 Tenaga Kerja, 400 Marshal dan 500 UMKM

Dalam kegiatan penimbangan, warga membawa sampah yang sudah dipilah dari rumah masing-masing. Sampah kemudian ditimbang, dicatat, dan dikonversikan menjadi tabungan yang bisa dicairkan menjelang bulan Ramadan. Sementara itu, pelatihan diberikan kepada relawan dan tamu mengenai cara memilah, mendaur ulang, hingga mengelola administrasi bank sampah.

Ketua Bank Sampah Kenanga RW 09, Siti Aisyah, mengatakan penimbangan rutin ini penting untuk membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari rumah.

Baca Juga :  CaBup dan CaWaBup Belitung Isyak-Masdar Gelar Acara Silaturahmi Adat Belitong

“Sampah nasabah yang terkumpul akan dijual, hasilnya dicatat di buku tabungan. Sedangkan sampah yang tidak bisa dijual akan didaur ulang menjadi barang berguna,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Bendahara Bank Sampah Kenanga, Sri Rahayu, yang menambahkan bahwa program ini melibatkan berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga lansia serta organisasi masyarakat seperti PKK, Posyandu, dan Karang Taruna. Sampah non-organik seperti plastik, kaca, dan logam dijual ke pabrik, sedangkan sampah organik dimanfaatkan untuk kreasi daur ulang. Bahkan minyak jelantah berhasil diolah menjadi bahan bakar biodiesel.

Baca Juga :  Penebangan Kayu di Kawasan Milik Perum Perhutani di Petak 20, Blok Cigebor di Duga Tidak Sesuai Aturan

“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan warga. Dengan kehadiran tamu yang ingin belajar, Bank Sampah Kenanga RW 09 Pondok Gede Permai semakin berkembang sebagai pusat pembelajaran, pemberdayaan, dan inspirasi bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

(QQ)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Deni Hartana Siap Berkolaborasi Dengan Pemerintahan Untuk Memajukan Kota Tangerang

Berita Utama

Kasad Dikukuhkan Sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting

Berita Utama

Pemdes Datar Penokot Rayakan Hari Kemerdekaan

Berita Utama

Malam Hari, Presiden Jokowi Blusukan ke Rumah Warga di Bali

Berita Utama

Ketua FWJI DPD Jabar Polisikan Asisten Anggota DPRD Fraksi PKB

Berita Utama

H.Zulkarnain,SE. Ditetapkan Sebagai Calon Tunggal Ketua Kadin Kabupaten Tangerang

Berita Utama

Menteri PPPA Kukuhkan Yuli Zaki Sebagai Bunda Forum Anak Kab.Tangerang

Berita Utama

Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto, Calon Direksi Mempunyai Komitmen Yang Jelas Untuk Membangun PDAM TB