LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
KOMISARIS PT MKN
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
PIMPINAN REDAKSI

Home / Berita Utama

Kamis, 13 Oktober 2022 - 05:17 WIB

Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Sukses Melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Mediakompasnews.com – Sulawesi Tenggara-kendari.
Dalam rangka kegiatan pengabdian, Dosen beserta mahasiswa Program Studi Rekayasa Infrastruktur Lingkungan (RIL) Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO), memberikan sosialisasi dan bimbingan kepada masyarakat desa Bajo Indah,Kecamatan Soropia mengenai dampak perubahan iklim untuk wilayah pesisir.

Dosen dalam sosialisasi kegiatan ini, Ketua Pelaksana Kegiatan: Rudi Balaka, S.T M.T dan di dampingi oleh 20 orang mahasiswa (i) Teknik Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan Fakultas Teknik.

Pelaksanaan dilaksanakan pada Sabtu 8 Oktober 2022 di Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, yang dihadiri oleh kepala desa Bajo Indah Bapak Rustam dan pendamping desa bapak Yusdin.

Baca Juga :  AKBP Wiwin Setiawan S.I.K MH, Kapolres Lebak Hadiri Pisah Sambut Kalapas Kelas III A Rangkasbitung

Pengabdian Kepada Masyarakat Internal (PKMI) dalam bentuk sosialisasi dan bimbingan yang dimulai dengan pemberian materi tentang dampak perubahan iklim di wilayah pesisir, penyebab serta tindakan adaptasi dan mitigasi yang perlu dilakukan oleh masyarkat, dan dilanjutkan dengan pemberian tempat sampah organik dan non organik serta 25 bibit pohon pelindung kepada masyarakat Desa Bajo Indah.

Salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara Universitas Halu Oleo,khususnya Dosen dan mahasiswa memiliki tugas untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim, salah satu cara yang paling sederhana adalah dengan aksi membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah basah dan sampah kering agar selanjutnya muda di olah. dalam sosialisasi ini terdapat 6 buah tempat sampah yang akan dibagikan di 3 dusun di Desa Bajo Indah, dengan tujuan agar masyarakat lebih sadar untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain tempat sampah, Dosen dan Mahasiswa, juga membawa 25 bibit pohon pelindung untuk ditanam di pekarangan rumah masyarakat, sebagai upaya mengatasi suhu udara yang semakin tinggi.

Baca Juga :  Ratusan Orang Tumpah Ruah Dalam Acara Mandi Balimau Di Sungai Rokan

“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kami sebagai pengajar dan mahasiswa kepada masyarakat wilayah pesisir di Desa Bajo Indah, serta memberikan edukasi yang kompleks mengenai tindakan adaptasi yang perlu diketahui oleh masyarakat. hal itu juga sesuai dengan visi prodi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan yakni Melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususnya di bidang Rekayasa Infrastuktur dan Lingkungan yang inovatif berbasis sumber daya lokal yang dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat.” ucap Ketua Pelaksana Kegiatan, Rudi Balaka, ST MT.

Baca Juga :  Radio Slawi FM Raih Penghargaan sebagai “Lembaga Media Berpengaruh Tahun 2024”

Masyarakat desa Bajo Indah yang mengikuti kegiatan sangat antusias dan mereka sangat berterimakasih dengan informasi yang telah diberikan.
Kepala Desa Bajo Indah juga menyampaikan rasa terimakasih karena telah mengadakan sosialisasi dan bimbingan mengenai adaptasi dan mitigasi untuk menghadapi dampak perubahan iklim di wilayah Desa Bajo Indah.

Penulis : Khaidir

Share :

Baca Juga

Berita Utama

APH Di Minta Turuntangan Tidak Tegas Bank Mekar Emok Yang Sangat Meresahkan Masyarakat Kecamatan Muncang

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Bersama Wakil Presiden RI Maruf Amin Buka Alumni Connect Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia

Berita Utama

Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Pemuda Pancasila Bersama KADIN Indonesia Kembangkan Seribu Warung Pancasila

Berita Utama

CaBup dan CaWaBup Belitung Isyak-Masdar Gelar Acara Silaturahmi Adat Belitong

Berita Utama

Korban Pembegalan Di Cikulur Mata Dan Mulut Tertutp tali Lakban

Berita Utama

Kementerian ATR/BPN Investigasi Polemik Sertipikat HGB Pagar Laut

Berita Utama

Polisi Bergerak Usut Dugaan ACT Selewengkan Dana Umat

Berita Utama

Benarkah Camat Cibeunying Kidul dan Lurah Pasir Layung Terima Amplop dan Transferan dari Pihak Ke-3?