LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
PIMRED MKN DAN WAKIL PIMRED MKN
DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
KETUM OPAN FWJ INDONESIA
KOMISARIS PT MKN – FATIMAH SULAIMAN.SS
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
BUPATI KAB TANGERANG – H.MOCH.MAESYAL RASYID
GUBENUR BANTEN ANDRA SONI
KAPOLRES TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG SELATAN
WALI KOTA TANGERANG
WALI KOTA TANGERANG

Home / Berita Utama / Nasional

Selasa, 16 Mei 2023 - 00:59 WIB

Presiden Jokowi Pimpin Ratas Soal Perkembangan Investasi di IKN

Mediakompasnews.Com – Jakarta – Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas terkait perkembangan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 15 Mei 2023. Dalam keterangannya, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah ada 209 komitmen investasi atau _letter of interest_ (LoI) di IKN.

“Kita ketahui sudah cukup banyak _letter of interest_ yang disampaikan kepada kami di otorita IKN, jumlahnya per hari ini 209. Dan dari _letter of interest_ 209 itu sekitar 36 sudah menandatangani apa yang disebut _non disclosure agreement_, jadi sudah meningkat pada tahap selanjutnya,” ujar Bambang.

Baca Juga :  Kapolda Dukung Kegiatan Tim Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal di Aceh

Lebih lanjut, Bambang menyebutkan bahwa Badan Otorita IKN diminta untuk mempercepat proses investasi agar dapat direalisasikan sesuai dengan keinginan investor dan peraturan perundang-undangan.

“Ini memang memerlukan waktu tapi tadi kami saya dan Pak Dhony memang diminta untuk lebih mempercepat proses-proses ini agar benar-benar bisa terealisasi apa-apa yang diinginkan oleh investor di lapangan sesuai dengan koridor dari peraturan perundangan yang berlaku,” tuturnya.

Untuk mempercepat proses tersebut, Bambang menyebut bahwa pemerintah juga akan membentuk unit pelayanan satu pintu _(one stop shop)_ yang akan menindaklanjuti kebutuhan investor di IKN.

Baca Juga :  Presiden Yakin Kawasan KIPI Jadi Masa Depan Industri Energi Hijau Indonesia

“Jadi tadi diputuskan bahwa untuk masalah-masalah yang berhubungan dengan investasi ini kami diminta untuk membuat satuan _stop shop_ yang akan juga diikuti atau pun ada lembaga kementerian terkait lain itu juga nanti akan berada di dalam _one stop shop_,” ucap Bambang.

Dalam rapat tersebut juga diputuskan bahwa pemerintah akan membentuk satuan tugas khusus untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di bidang pertanahan. Dengan demikian, diharapkan tanah yang akan ditawarkan kepada investor sudah matang.

Baca Juga :  Presiden Akan Luncurkan Food Estate di Gresik hingga Serahkan Sertifikat Tanah di Sidoarjo

“Kita ketahui harganya sehingga mereka bisa langsung menghitung berdasarkan kondisi topografi, kondisi geologi, akses, dan sebagainya,” lanjutnya.

Selanjutnya, Bambang mengatakan bahwa pihaknya akan mengumumkan sejumlah proyek swasta dalam beberapa bulan ke depan sebagai tahap pertama dari pembangunan IKN.

“Dalam bulan-bulan ke depan kami akan segera mengumumkan istilahnya beberapa proyek yang memang sudah matang oleh para pelaku usaha yang nonpemerintah non-APBN. Di situ misalnya ada satu rumah sakit internasional, kemudian ada juga fasilitas pendidikan, dan sebagainya,” tuturnya.

Source : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

(A Hidayat)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Wapres: Mantan PM Shinzo Abe Berjasa Jadikan Indonesia Mitra Strategis Jepang

TNI/POLRI

Terciptanya Situasi Kamtibmas Yang Kondusif, Polsek Losari Laksanakan Patroli Cegah Kejahatan Jalanan

Berita Utama

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Rutan Kelas I Tangerang

Nasional

Menteri PPPA RI Resmikan Dua Desa di Indramayu Sebagai Pilot Project DRPPA

Berita Utama

Kombes (P) Ikhwan Lubis,SH,MH Semakin Eksis Perjuangkan Hak Kaum Duafa dan Anak Yatim Piatu Batubara

Berita Utama

Heboh RSUD Dilaporkan ke Pusat Pengaduan Pegawai RSUD Adjidarmo

TNI/POLRI

Arahan Tegas Kapolri di Rakernis Bareskrim Polri

Berita Utama

Kejari Kabupaten Bekasi Menangkap Kades Cantik Lambang Sari Atas Pungutan PTSL