DPPPA KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANGERANG MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H
DIREKTUR UTAMA DAN WAKIL PIMPINAN REDAKSI MEDIA KOMPASNEWS COM

Home / Berita Utama

Selasa, 20 Desember 2022 - 08:02 WIB

Pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT) Desa Pematang Panjang Diduga Tidak Tepat Sasaran  

Mediakompasnews.comSumatera Utara, – Batu Bara,Desa Pematang Panjang yang di pimpin oleh Pejabat Sementara Desa yakni Musfufah. SPd, yang mana, beliau di kenal juga sebagai selaku kepala sekolah SD negeri 04 Titi Merah Kecamatan Lima Puluh Pesisir.

Desa Pematang Panjang Kecamatan Lima Puluh Pesisir Kabupaten Batu Bara, melaksanakan pembangunan Turap Penahan Tanah (TPT), yang di laksanakan pekerjaannya oleh TPK Desa yang bernama katan, yang bersumberkan dana dari Dana Desa Pematang Panjang sebesar Rp 34.000.000, dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama 30 hari kalender (1 bulan), yang berlokasi di dusun ll pematang panjang, yang mana dengan volume nya sepanjang 200 meter terbagi kiri 100 meter dan kanan 100 meter.

Baca Juga :  Kelurahan Rengas Gelar Dzikir dan Sholawat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H

Ada dari hasil pantauan dari awak media ke lokasi pekerjaan tersebut yang sedang dilaksanakan, menemukan bahwasanya, pekerjaan TPT tersebut di duga bahwasa nya tidak tepat sasaran, yang mana pekerjaan tersebut di bangun di lokasi yang jauh dari permukiman rumah masyarakat desa tersebut.

Salah seorang dari tokoh masyarakat yang sempat dikompirmasi oleh awak media, nama dan inisial nya yang tak ingin di sebutkan mengatakan, “kami sangat kecewa sekali, yang mana dikarekan pembangunan itu sangat sangat di sayangkan, di karenakan oleh, pada saat ini kami sering banjir, dan tergenang air, jadi ini harus di bantu untuk suatu solusi nya, bukan membangun yang kepentingan pribadi”.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Tanah Air Usai Lakukan Kunjungan ke Kawasan Asia Timur

“Pembangunan TPT tersebut di realisasikan di lokasi dari perkebunan masyarakat yang tanpa ada nya rumah dari masyarakat, ini terkesan sekali dari pemborosan anggaran, yang mana dari anggaran tersebut bisa di gunakan untuk kegiatan yang lainnya, yang bisa guna untuk masyarakat banyak, bukan masyarakat tertentu, khusus nya untuk manfaat lahan kepala dusun saja”, ujar dari salah seorang tokoh masyarakat saat di kompirmasi oleh awak media.

Baca Juga :  Kolaborasi dan Sinergitas Pemberantasan Narkoba, Polda Banten Bersama BNNP Banten dan Kanwil Kemenkumham Banten Gelar Penandatanganan MoU

Yang mana, pada waktu beberapa hari yang lalu, Kabupaten Batu Bara mengalami banjir di beberapa kecamatan, termasuk dari Kecamatan Lima Puluh Pesisir itu sendiri, dan sebahagian nya di kecamatan lain.

“Jadi kami selaku atas nama dari masyarakat sangat kecewa sekali kepad PJ desa yang kurang nya transparan terhadap masyarakat, beliau sangat mementingkan dari kebutuhan dari kepala dusun nya, bukan masyarakat nya, bukti nya terlihat dari pekerjaan yang dikerjakan saat sekarang ini, ini menjadi suatu bukti”, tandas nya. (Albs70).

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Dasar Hukum Seorang Jurnalis Dalam Laksanakan Kegiatan Jurnalistiknya

Berita Utama

Kasad Dampingi Menhan RI Buka Pameran Indo Defence 2022 Expo and Forum  

Berita Utama

Jalasenastri Armada III Ikut Serta Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Bawah Laut

Bandar Lampung

Kelurahan Way Urang Gelar Musrembang Tahun Anggaran 2024

Berita Utama

Dorong Potensi Desa, Forum Aktivis Cikeusal Gelar Pertemuan di Ciakar

Berita Utama

Istighosah Kebangsaan Bersama TNI – POLRI Wujudkan Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh

Berita Utama

Rakernas Asisi Nusantara Ke 1, Tingkatkan Skill di Era Digitalisasi Serta Akan Launching Aplikasi Asisi

Berita Utama

PKSPL-IPB University dan Konsorsium FOCUS Dukung Inisiatif Penggiat Konservasi Pesisir Batang Menghadapi Rob dan Abrasi