LOGO MEDIA KOMPASNEWS.COM
KETUM FWJ INDONESIA

Home / Banten / Bantuan Pemerintah

Jumat, 15 November 2024 - 15:37 WIB

PARAH NIE RSUD DRAJAT SERANG : Salah Satu Pasein  Bernama Melinda di Tolak Forwatu Banten Akan Aksi dan Lapor Ombudsman

Mediakompasnews.com – Banten – Melinda Saputri balita anak perempuan dari pasangan Bapak Ridwan dan Ibu Masni adalah Korban Kecelakaan Tunggal jam 3 dini hari saat ikut berdagang dengan kedua orangtuanya. (15/11/2024)

Kepala Melinda Saputri robek terlihat tulang, saat kejadian tersebut keluarga Melinda segera membawa ke Rumah Sakit terdekat. RSUD Drajat Serang menjadi pilihan pertolongan pertama oleh Ayah Melinda.

Namun informasinya Melinda ditolak karena tak miliki dana padahal punya BPJS.

“Setelah dihitung anggarannya besar Pak! Sekitar 80 jutaan katanya untuk operasi, makanya Anggaran BPJS ga ckup kata pihak RS!” ungkap Ridwan.

Baca Juga :  Dirbinmas Polda Banten Laksanakan Subuh Keliling di Daerah Hukum Polda Banten

Kunjungan Forwatu Banten di Jumat pukul 14.00 WIB di kediaman Orangtua Ridwan (Ayah dari Melinda) untuk memberikan santunan dan memastikan anak tersebut diobati agar tidak terjadi gejala penyakit lainnya.

“Atas laporan Wakil Ketua Sekretaris 2 Mohammad Haqiqi Annazili, Saya ajak Pengurus untuk Kunjungi Melinda, dan benar saja Melinda Saputri tidak ditangani dan kini cukup diobati seadanya oleh keluarganya di rumah nenek Melinda.” Riswanto Sekretaris Forwatu Banten.

Baca Juga :  Kampanye Akbar Bersahaja pasangan Calon No.1 ,M. Hasbi Jaya Baya dan H. Amir Hamzah, Calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak

Menanggapi soal tak dilyaninya Melinda Saputri oleh Pihak RSUD Drajat Serang, Presidium Forum Warga Bersatu Banten akan datangi phak Rsud Drajat dan meminta klarifikasi soal laporan informasi dari Ridwan.

Ombudsman RI sebagai lembaga pengawas penyelenggaraan pelayanan publik turut mengawal dan mengawasi pelayanan yang diberikan oleh PT Jasa Raharja dan kepolisian dalam mengoptimalkan pelayanan terkait perlindungan korban kecelakaan lalu lintas dan peningkatan keselamatan masyarakat.

Baca Juga :  Organisasi KKPMP Pererat Silaturahmi dalam Acara Halal Bihalal

“Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2009 mengatur tentang pelayanan publik. UU ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dalam hubungan antara masyarakat dan penyelenggara pelayanan publik!” Papar Arwan.

“Jika tak rasional, Forwatu Banten akan Lapor ke Ombudsman dan siapkan Aksi di RSUD Drajat dalam waktu dekat!” Tegas Arwan.

“Siapkan suratnya! Kita segera Turun!” Tutup Arwan dalam pernyataannya di depan keluarga Pasien. Ujarnya

 

(Tim Forwatu Banten)

Share :

Baca Juga

Banten

Deni Hartana Resmikan Balai Warga RW 06 Di Perumahan Puri Dewata Indah

Banten

Ruang Staf di Lantai 3 Polda Banten Sempat Terbakar, Wakapolda Banten Berikan Penjelasan

Banten

PT. JN Fery Siap Layani Arus Libur Nataru 2022 Di Pelabuhan Bakauheni – Merak

Banten

Posko LPK-MP KKPMP III Relawan Mudik Grogol Sudah Terbentuk Untuk Membantu Masyarakat Yang Akan Mudik

Banten

Kunker Safari Ramadhan Pangkostrad Ke BRIGIF 14/MY Dan YONIF 318/AY

Banten

H-6 Lebaran, Pemudik Ferry Tujuan Sumatera Mulai Ramai

Banten

Dandim 0601/Pandeglang, Pimpin Langsung Acara Halal Bihalal

Banten

Ketua FWJI DPD Banten Akan Bentuk Korwil di Kabupaten Lebak